Rabu, 25 Desember 2019

Jaman dahulu, kita mungkin bakal panik banget kalau ketinggalan dompet, sedangkan di jaman sekarang, kita bakalan panik banget kalau ketinggalan handphone.

Begitu penting keberadaan handphone dalam kehidupan manusia jaman sekarang, dari mulai komunikasi sampai transaksi pembayaran, semua bisa dilakukan hanya dengan melalui handphone. Nggak heran kalau orang jaman sekarang lebih memilih untuk ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone.


https://pin.it/77l3tyvubh76vu

(Illustration credit : 
https://pin.it/77l3tyvubh76vu)

Karena keseharian kita yang hampir selalu terikat dengan handphone, maka beberapa orang  mempunyai screen time yang sangat besar.

Ketika kita bangun tidur, maka hal yang dicari pertama kali pasti handphone. Ketika ingin tidur, pasti handphone adalah hal terakhir yang dilihat. Rutinitas seperti itu banyak terjadi terhadap orang-orang di jaman sekarang, terutama Milenial. 

Coba deh cek screen time kamu, berapa lama dalam sehari kamu menghabiskan waktu untuk bermain handphone? Apakah kamu termasuk orang yang kecanduan karena screen time kamu lebih dari 6 jam/hari? Lalu, bagaimana cara mengurangi screen time tersebut?

Berikut adalah beberapa tips dari aku :

1. Matikan notifikasi
Notifikasi adalah salah satu alasan kenapa kita sering mengecek handphone kita. Ketika ada notifikasi pesan masuk atau sekedar notifikasi dari aplikasi yang sudah lama nggak kita gunakan, itu semua bisa menimbulkan keinginan untuk kita mengecek handphone. Dan hal yang sering terjadi adalah pada awalnya hanya sekedar ingin mengecek notifikasi yang masuk, lalu berlanjut dengan scrolling Feed sosial media, dan tiba-tiba sudah 2 jam berlalu. Dan hal ini terjadi pada banyak orang.

Maka dari itu, cobalah untuk mematikan notifikasi untuk semua aplikasi atau hanya sisakan beberapa aplikasi yang paling sering kita gunakan. Cara ini bisa mengurangi keinginan kita untuk sering mengecek handphone sehingga screen time kita-pun berkurang.

2. Membatasi durasi penggunaan aplikasi
Banyak dari kita yang bisa menghabiskan waktu 2 jam lebih hanya untuk scrolling IG Feed, menonton video di Youtube atau bermain game. Dengan membatasi durasi harian penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut, kita bisa banyak mengurangi screen time kita. 

Pembatasan durasi harian ini bisa didapatkan melalui aplikasi yang ada di Playstore atau bisa juga diakses dari pengaturan yang ada di handphone kalian yang bertuliskan "digital wellbeing" lalu pilih "set timer" pada aplikasi yang diinginkan. Jika timer sudah terpasang, maka setiap kita membuka suatu aplikasi dan durasinya melebihi durasi yang sudah ditentukan, maka aplikasi tersebut tidak akan bisa dibuka kembali selama sisa hari tersebut. 

3. Menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas
Tips ini adalah tips yang paling ampuh untuk mengurangi durasi screen time kita. 
Sebagai contoh, kita bisa memulai pagi hari dengan berdoa dan dilanjutkan dengan melalukan rutinitas pagi hari yang produktif, (ada banyak video di Youtube yang membahas tentang hal ini), kemudian kita bisa memasak untuk makan siang atau sekedar membaca buku yang menginspirasi, pokoknya menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan sehingga kita lupa dengan handphone kita dan otomatis mengurangi durasi screen time kita.

Semua tips di atas sudah aku terapkan dalam kehidupan sehari-hariku, dan aku sudah merasakan perubahan pada screen time-ku. Sekarang rata-rata durasi harianku sekitar 4 jam lebih. Masih tergolong tinggi tapi ini sudah jauh lebih baik daripada sebelum aku menerapkan hal-hal di atas. 

Semoga tips-tips di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang ingin mengurangi screen time kalian. Oh iya, kalau kalian ada tips lain dalam hal mengurangi screen time, bisa isi di kolom komentar ya!

Terima kasih sudah membaca sampai sejauh ini.


See you!
With love,
The dreamer.

Rabu, 18 Desember 2019

Apakah aku tidak salah baca dengan judulnya? Tidak! Sama sekali tidak! Judulnya betul kok yaitu "Live without social media" alias "hidup tanpa sosial media". "Hah! Yang bener aja! Masa jaman sekarang nggak punya sosial media? Mustahil!"

Senin, 09 Desember 2019

Hai hai, aku kembali! Semoga nggak bosan ya baca blog aku 😁. Kali ini aku mau bahas salah satu produk dari brand lokal yang baru rilis di awal tahun 2019 ini. Brand lokal ini didirikan oleh Ci Pamela Wirjadinata dan Ci Monica Tan, nama brandnya adalah SYCA. Kalian pasti tahu mereka karena mereka cukup terkenal di Instagram. 

Jumat, 29 November 2019

Belakangan ini, brand kosmetik lokal selalu mengeluarkan produk-produk baru yang nggak kalah bagusnya sama brand luar negeri. Harganya juga mulai terjangkau dan kualitasnya nggak main-main.

Nah, kali ini aku mau ulas salah satu lip cream dari brand lokal. Penasaran gimana kinerja produknya? Ayo kita bahas!








Seperti yang kalian bisa lihat hasil swatch di tanganku, lip cream ini bisa dibilang Nude Shade dengan campuran dari warna coklat dan merah. Oh iya, lip cream ini shade nomor 09 Electra Squash.


Sekarang mari kita bahas satu per satu bagian dari lip cream ini!

- warna : yang keluar di bibirku natural banget, jadi memberi kesan My Lip But Better (MLBB). Cocok banget buat dipakai sehari-hari karena warnanya yang natural.

- aplikator : nyaman digunakan karena lembut di bibir dan lentur mengikuti gerakan tangan sewaktu pengaplikasian lip creamnya.

- tekstur : teksturnya creamy, ringan di bibir, nggak bikin bibir kering, hasil akhirnya nggak matte dan nggak glossy, mudah dibaurkan (bahkan aku suka pakai sebagai blush on dan eyeshadow) dan mudah dihapus.

- ketahanan : durasi ketahanannya cukup lama. Asal nggak dihapus, produk ini masih akan tetap menempel di bibir bahkan setelah makan dan minum, paling hanya memudar saja tapi tidak sepenuhnya hilang.

- harga : Rp 110,000,- (di toko fisik)

- rate : 9/10 (aku harap akan ada lebih banyak pilihan warna)

Jadi, gimana? Apakah kalian tertarik untuk mencoba produk ini? Atau kalian sudah mencobanya? Tulis jawabanmu di kolom komentar ya!


See you soon!
With love,
The dreamer.








Sabtu, 23 November 2019

Rasanya kalau ngomongin minuman boba tuh langsung bikin kita ngiler, betul nggak? Kebayang rasanya yang manis, seger dan toping bobanya yang kenyal langsung bikin kita ngiler pas bayanginnya!
Nah, salah satu minuman boba yang terkenal dan sampai sekarang masih ramai banget antriannya adalah XING FU TANG.

XING FU TANG ini adalah salah satu minuman boba yang terkenal dari Taiwan. Nggak heran pas mereka masuk Indonesia, yang ngantri tuh banyak banget karena penasaran gimana rasa minumannya, bahkan sampai sekarang masih ramai lho antriannya.

Berhubung aku suka boba, aku juga penasaran sama rasa minuman boba yang satu ini. Jadi, suatu hari aku berhasil icip minuman boba ini yang bertempat di Lippo Mall Puri. Setelah dicoba, gimana ya rasanya? 🤔




Aku pesan 2 menu yaitu Brown Sugar Boba Milk (38k, kanan) dan Strawberry Boba Milk (30k, kiri).

Signature drink mereka adalah Brown Sugar Boba Milk. Gimana rasanya?
- minumannya enak. Terasa susu segar dicampur caramel, serta ada sedikit rasa roastednya.
- brown sugar bobanya enak. Tekstur bobanya lembut (sangking lembutnya tuh sampai bikin aku keselek hahaha), tingkat kekenyalannya pas sehingga enak pas digigit, nggak terlalu kenyal dan nggak terlalu lembek. Tingkat kemanisan boba dan minumannya juga pas.
- porsinya cukup banyak. Walaupun kelihatan gelasnya kecil tapi dia besar kesamping. Jadi porsinya bisa dibilang cukup banyak.

Rating: 9/10


Selanjutnya, Strawberry Boba Milk.
- minumannya rasa susu strawberry seperti pada umumnya. Mirip salah satu merk susu UHT.
- bobanya dengan tekstur yang sama dengan brown sugar bobanya hanya saja warnanya pink, lucu ya.
- porsinya juga sama seperti Brown Sugar Boba Milknya.

Rating: 7/10



So, is it worth the hype? 
Yes! It is! 
Tapi aku nggak saranin untuk ikut ngantri berjam-jam sih karena sayang waktumu kecuali emang lagi nggak ada kerjaan 😂


Jadi, apakah kalian tertarik juga buat cobain? Atau kalian sudah pernah coba? Kalau sudah, menurut kalian gimana rasanya?
Tulis ceritamu di kolom komentar di bawah ya! 


See you! 
With Love, 
The dreamer.



Hello!
This is my first post in this blog. I have several blogs before and I deleted all of it, but I ended up with feeling that I need to write down something and share it if it's positive or good things. That's why I made this blog. I make it simple, clean and also I have my own domain this time.

In the future, I will write down so many thing in this blog and share any positive thing (I hope) through this blog.
I hope I can manage and keep this blog well enough.
And I hope I can bring something good from this blog for you.

P.s:
Review post will always in Bahasa Indonesia which is my mother language.
Any other post will be in English and some in Bahasa.

See you really soon!
With love,
The Dreamer.
Words of The Dreamer. Theme by STS.