COMPETITION

"Cepat tidak selalu tepat, dan lambat bukan berarti kalah" -Mengejar Ujung Pelangi, Lucia Priandarini.
Dulu, aku selalu merasa bahwa hidup adalah sebuah kompetisi. Aku senang ketika aku menjadi yang paling bisa dalam suatu kegiatan, senang ketika aku lebih dulu mencapai titik tertentu, senang ketika aku lebih unggul. Mungkin ini juga yang dirasakan oleh sebagian orang, ada kesenangan dalam menjadi lebih unggul dibanding yang lain.

Namun, beberapa waktu lalu, aku serasa dipukul oleh sebuah kalimat yang diungkapkan oleh seorang Youtuber kesukaanku, katanya:
"hidup bukanlah kompetisi, hidup adalah komunitas"
Saat itu aku langsung teringat oleh perbuatanku di masa lalu, dimana jiwa kompetisiku tinggi, dimana aku selalu ingin menjadi lebih unggul, lebih mampu, lebih bisa diandalkan, lebih, lebih dan lebih.

Tanpa sadar, rasa ini menimbulkan rasa lainnya yaitu iri. Iri ketika melihat orang lain lebih unggul dibanding diriku dan marah ketika orang lain lebih berhasil. Hasilnya membuat suasana hati cenderung tidak stabil.

Sebenarnya, adanya rasa berkompetisi itu bagus, tapi dalam hal ini, tidaklah bagus bagi diriku. Aku cenderung menyalahgunakannya dan membawa pengaruh negatif terhadap diriku sendiri.

Lewat kalimat tersebut, aku disadarkan bahwa semua yang aku lakukan di masa lalu itu tidak benar. Hidup ini bukan perkara menjadi lebih unggul atau mencapai tujuan lebih cepat.

Hidup ini adalah suatu komunitas, dimana kita harus saling membantu dan mendukung satu sama lain. Lebih menghargai proses perjalanan, bukan hanya tujuannya.


The dreamer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW SYCA LIP TINT RED ROSE

LIFE WITHOUT SOCIAL MEDIA

REVIEW PAC SATIN LIP CREAM NEW COLOR #09 ELECTRA SQUASH