1001 Mall.

Minggu, 25 Oktober 2020




Sebagai seseorang yang tinggal di daerah sekitar Jakarta, tempat wisata yang paling sering aku kunjungi, nggak lain dan nggak bukan adalah Mall πŸ˜‚. Mencari tempat wisata berbau alam di sekitar Jakarta itu sangat sulit, lebih banyak Mall dibandingkan tempat seperti itu. Jadi, kalau sedang ingim refreshing atau cuci mata, Mall adalah tempat tujuan utama πŸ˜‚.

Di sekitar area tempat tinggalku saja, berdasarkan yang aku mampu ingat, ada sekitar 10 Mall dan 3 Plaza(Mall skala kecil) yang berjarak paling jauh 30 menit waktu tempuh dengan motor atau 40-50 menit dengan mobil. Banyak banget nggak sih πŸ˜‚, sedangkan untuk area terbuka yang berbau alam, jujur aku nggak tahu dimana yang terdekat, that's why aku suka ngiler melihat teman-teman yang tinggal di daerah yang dekat dengan tempat wisata alam.

Namun, biar bagaimanapun, aku tetap bersyukur bisa tinggal di daerah tempat tinggalku sekarang dan menganggap bahwa hidup di kelilingi dengan Mall sebagai sebuah keistimewaan alias privilege, sebab aku sadar, ketika aku ingin mempunyai tempat tinggal yang dekat dengan tempat wisata alam, di satu sisi, banyak juga orang yang ingin berada di posisiku, dimana bisa sering jalan-jalan di Mall ber-AC dingin dan akses yang mudah dalam segala hal, contohnya bisa mudah ke toko buku dan bioskop (karena biasanya ada di dalam Mall).

That's why, aku ingin berbagi pengalamanku ketika berkunjung ke Mall-Mall ini pada label "1001 Mall", dimana aku akan bercerita mengenai Mall-Mall di sekitar Jakarta yang aku pernah kunjungi agar teman-teman juga bisa tahu bagaimana sih isi Mall-Mall yang ada di Jakarta serta sekitarnya, dan aku juga ingin teman-teman bisa merasakan keistimewaan yang sama seperti yang aku rasakan 😁. Anyway, aku nggak tahu apakah teman-teman ada rasa penasaran dengan isi Mall-Mall yang ada di Jakarta atau tidak 🀣. Namun, aku menulis label ini juga untuk menyimpan memoriku, siapa tahu kedepannya Mall yang aku pernah kunjungi berubah fisik atau diganti dengan bangunan lain, setidaknya aku punya memori yang tertulis di blog ini.

Mall-Mall yang ada di Jakarta ini, meskipun isinya kurang lebih sama, sama-sama ada lift dan eskalator tentunya 🀣, tapi, mereka punya keunikannya masing-masing, mungkin dari segi interior atau dari brand toko yang ada di dalam Mall. 

Semoga kelak teman-teman yang penasaran dengan isi Mall di Jakarta, lewat membaca tulisanku  jadi nggak penasaran lagi 🀭 dan siapa tahu jika suatu hari teman-teman main ke Jakarta, udah tahu ingin berkunjung ke Mall mana saja πŸ˜‰. 


The dreamer.

60 komentar

  1. Duh, gak sabar nih baca update nya Lia label 1001 mall ini. Siapa tau kan, suatu saat aku bisa jalan-jalan ke Jakarta. Terus kejebak macet, akhirnya mampir dulu ke mall buat menunggu kemacetan terurai di luar sana.🀭

    Ngomong-ngomong aku sebenarnya sama seperti kamu, Li. Pengen juga punya rumah yang dekat dengan tempat wisata alam. Jadi bisa puas main-main sambil menikmati keindahan alam.😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aww, terima kasih Kak Roem atas dukungannya 😭
      Wkwkw komentar dari Kak Roem jadi mengingatkan aku dengan adegan-adegan yang ada di film/novel yang kalau kejebak macet, biasanya melipir dulu ke Mall 🀭.

      Kak Roem, kita senasib ya 😭. Aku iri sekali sama teman-teman yang tinggal dekat dengan tempat wisata alam, yang hanya butuh 10-15 menit ke tempat wisata gitu soalnya aku di sini minimal 1 jam untuk mencapai tempat wisata terdekat 😭

      Hapus
  2. Wah ayo bahas mall-mall di Jakarta, Lia :DDD

    Kakak dulu jaman masih tinggal di Jakarta juga hobinya ke mall. Mau cari hiburan pasti ke mall, mau kongkow sama teman pun ke mall, pokoknya apa-apa di mall. Tbh, di Bali nggak jauh beda (sering ke mall), hahahaha. Jadi pembahasan soal mall bisa bawa kenangan kakak dimasa silam, especially PS, Sency, GI dan PP :"""D

    Ditunggu tulisan serunya, yaaaah :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget Kak Eno πŸ™ˆ. Aku juga sekarang kalau kongkow atau nyari apa pasti ke Mall sebab fasilitas paling lengkap dan dekat ya Mall πŸ˜‚
      Kalau di Bali malah aku hanya tahu 2 Mall aja. 1 di Seminyak, 1 yang Galleria di pinggir jalan raya besar dekat bandara. Selain itu, ada lagi kah Kak?
      Btw, Mall tempat bertandangnya Kak Eno sewaktu di Jakarta itu kelas berat semua yah 🀣.
      Btw lagi, kalau Kakak pernah ke GI berarti kepindahan Kakak ke Bali belum terlalu lama ya. Aku awalnya berpikir bahwa Kakak tinggal di Bali sejak kecil πŸ™ˆ

      Hapus
    2. Di Bali ada banyak mall, Liaaa ~

      Tapi yang paling kakak suka itu Galeria dan Beachwalk (ini dekat Kuta Beach) hehehe. Sebab paling lengkap rasanya dibanding mall-mall lain hehehe. Kalau mau yang agak mevvah terus view-nya bagus ada mall di Nusa Dua dan Jimbaran, tapi nggak komplit :P

      Kakak kalau di Jakarta, main ke mallnya itu-itu saja. Even belum pernah ke Central Park yang terkenal hahaha. Selalu kongkow atau belanjanya di Sency, PS, GI, PP sampai bosan *eh tapi nggak bosan sih sebetulnya -- sampai capek mungkin lebih tepat* :))))

      Belum terlalu lama pindah ke Bali, sayang (meski nggak bisa dibilang sebentar ugha). However, bukan dari kecil hihihi :D

      Hapus
    3. wooow setuju sama Lia. Mall pilihan kak Eno kelas berat semuaaa. πŸ˜†

      Aku kalo ke 4 mall sebutan kak Lia tuh berasa ke dunia lain. Terutama ke PS dan PP sih hahaha

      Hapus
    4. @Kak Eno: oh iyaaa! Aku ingat di dekat Kuta Beach, di depannya persis ada Mall ya. Betul kah Kak? Kalau yang di Nusa Dua sepertinya sejenis plaza kecil gitu kalau nggak salah ingat πŸ€”

      Menurutku, Mall-mall yang Kak Eno sering kunjungi ketika di Jakarta, isinya udah termasuk lengkap. Jadi nggak usah jalan-jalan ke yang lain juga udah cukup 🀭 dan memang capek sekali kalau ngiterin 1 Mall 🀣 habis itu betis pasti pegal-pegal huahahah.

      @Ci Frisca: hiahahah kita sependapat ya, Ci πŸ™ˆ
      Betul! Paling berasa "dunia lain" di PS, PP dan PI. ASTAGAA aku nggak bisa beli apa-apa di sana 🀣. Di PP masih mendingan deh, kalau PS sama PI, pakai baju kaos doang gitu rasanya kayak dilirik secara sinis sama orang-orang di dalamnya 🀣

      Hapus
  3. Wowww... Akhirnya, ide kreatifnya keluar yah....Sukaaaa...

    Saya di blog yang Bogor itu juga bahas Mall dan pertokoan juga Lia dan peminatnya ternyata banyak sekali. Bahkan penjelasan cara menuju ke mall itu juga laku dibaca.

    Jadi, ini sebuah langkah yang baik sekali untuk mengembangkan blog ini. Pesan saja, jangan hanya bercerita tentang mallnya, tetapi beri petunjuk cara pergi kesana, setidaknya kalau menggunakan angkutan umum. Dengan begitu tulisan menjadi lebih "informatif".

    Semangat Liii... Sayang Bogor mallnya dikit euy..hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suatu kebanggaan dan kebahagian bisa dipuji oleh Kak Anton. Terima kasih banyak atas apresiasinya, Kak 😭

      Wah, nggak sangka ternyata tulisan tentang Mall dan pertokoan banyak peminatnya ya 😱. Aku nggak menyangka~

      Huaa iya ya! Okai, aku akan masukan juga petunjuk cara ke tujuannya agar lebih informatif. Terima kasih banyak atas pesannya, Kak Anton πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

      Hahaha tapi Bogor banyak tempat wisata alamnya πŸ™ˆ. Adil kan? 🀭

      Hapus
    2. Sebagai mantan KTP Jakarta yang pindah ke KTP Bogor, saya kangen sekali dengan mall 🀭🀣

      Hapus
    3. Nah kan.. ada konfirmasi dari orang Betawi yang nyasar ke Bogor..wakakakak

      Hapus
  4. paling gampang kalau janjian sama temen di jakarta ya ke mall terdekat.
    meeting di jakarta mainnya ke mall, lah bingung mau main dimana kalo ke jakarta kan ya hehehe
    taman mini, dufan udah beberapa kali juga, ngemall udah adem, banyak makanan juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget, Kak Ainun. Hahaha.
      Kalau di Jakarta mah, dikit-dikit tujuannya ya ke Mall. Habisnya mau kemana lagi 🀣
      Kalau dari daerahku ke Ancol, butuh waktu 1 jam lebih, itu juga kalau nggak macet. Jadi, kalau mau kongkoe lebih sering ke Mall karena lebih dekat 🀣
      Iyaa~ kalau siang-siang ngendog di Mall enak deh, Kak. Soalnya adem banget. Terik/hujan akan terlupakan saat kita di dalam Mall πŸ™ˆ

      Hapus
    2. hahaha iya bener, aku juga gitu, soalnya kalau di mall, kalau pas lagi butuh apa gitu, misal belanja apa, plus makan sekalian, jadi sekali keluar rumah gitu

      Hapus
  5. 🀣🀣🀣 sangat detail sekali kak Lia, 😁ternyata isi mall jakarta gitu ya wkwkwkwkw. Saya yang belum pernah ke jakarta, betapa seriusnya membaca artikel ini sampe penasaran gimana sih, apa sih perbedaan isi dalam mall jakarta dengan yang ada di mall di kota saya, eh kak Lia malah bercanda. Sering-sering ya kak buat orang penasaran dan berakhir dengan kecewa πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­

    Setiap orang pastinya ingin merasakan tempat dan suasana baru,bukan berarti pindah atau bosan, terkadang ada yang pengen rumah nya dekat mall, tapi yang dekat mall pengen ke sebuah wisata alam yang kakak bilang itu, yaaa begitulah hidup kak.

    Tapi memang sulit ya kak nemuin tempat wisata alam di jakarta, apa lagi jakarta sudah banyak dengan gedung-gedung tinggi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahah post ini lebih ke pendahuluan dari apa yang akan aku bahas nanti :D
      Tenang, tenang. Nanti segala rasa penasaran akan terjawab di post-postku kedepannya hihihi.

      Betul banget! Di Jakarta udah terlalu banyak gedung-gedung tinggi, jarang sekali ada lahan terbuka hijau di sini 😭

      Hapus
  6. Mall di JKT yang sudah aku kunjungi:
    FX Sudirman (liat JKT48 hehe)
    One Belpark Mall dan Kemang Village (acara Kompasianival)
    Blok M (mampir pas transit Trans Jakarta)
    Gancit
    Plaza Senayan
    GI
    sama mall deket stasiun senen (aku lupa namanya mbak) hehehe

    menurutku mall di jakarta itu udah kayak jamur mbak banyak banget
    apalagi di Jaksel ya which is itu ngumpulnya anak kekinian wkwk
    dan lumayan pegel juga kaki ini buat tawaf alias keliling
    klo ke sana selain ada acara paling melipir buat dapet AC soalnya jakarta kan panas banget mbak
    paling paling beli es teh
    tapi menurutku paling capai itu ke Tunjungan Plaza di Surabaya
    itu kayak ngelilingi satu kecamatan saking luasnya wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, beberapa Mall yang Kak Ikrom sebutkan, aku malah belum pernah masuk ke dalamnya 🀣. Kak Ikrom lebih gahul nih 🀭. Kalau Mall yang di Senen, maksudnya Atrium Senen bukan ya?

      Jangan disebut lagi, memang udah sangat menjamur Mall-Mall di Jakarta. Kalau udah daerah Pusat hingga Selatan, hampir tiap jarak 15 menit - 30 menit, ada aja Mall yang bisa ditemui 🀣
      Dan Mallnya besar-besar, beneran kaki bisa pegal, rasanya kayak habis ikutan lomba jalan marathon kalau keliling di dalam Mall yang ada di Jakarta 🀣
      Karena aku belum pernah main ke Surabaya, aku jadi penasaran seluas apa Mall Tunjungan Plaza ini πŸ™ˆ semoga suatu hari nanti aku bisa main ke sana, jadi bisa membuktikan ucapan Kak Ikrom 🀭 mungkin aku harus sedia koyo juga saat berkunjung ke Tunjungan Plaza, biar nanti kalau pegal, tinggal templok di betis 🀣

      Hapus
  7. Ciyeee ada label baru lagi hihihi
    Sebagai orang yang hidup dekat Jakarta dan kalau main ke Jakarta juga ini info bagus banget Lia! Supaya aku tau mall-mall lainnya dan gak itu-itu aja. Selama ini pasti ke mall yang sama karena udah familiar jadi udah tau lah mau beli apa dimana dan isinya apa aja. Kadang kalau ke mall baru apalagi di Jakarta tuh suka gimana gitu apalagi kalo mall-mall hits ya agak takut (?) aja hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak label baru, tapi nggak tahu bisa diisinya kapan, Kak 🀣.
      Hahaha Kak Tika selama ini suka kongkow di Mall mana di Jakarta?
      Kalau main ke Mall baru, kenapa takut? Takut nyasar di dalam? 🀣. Kalau ke Mall baru, biasanya aku akan searching dulu. Kalau isi tokonya kebanyakan brand mewah, disitu aku takut 🀣

      Hapus
    2. Biasanya sih ke Kokas Lia, selalu kesana aja ujung2nya meskipun mainnya dimana hahaha. Mungkin karena lengkap ya jadi kalo nyari makan enak banget disana.

      Sama kayak Lia! Takut isinya brand mewah gitu hihihi merasa terintimidasi aja ahaha

      Hapus
  8. Wah... sebagai warga baru Jakarta, penting banget nih kayaknya tulisan2 Lia dalam label baru ini.
    *gelar tiker dulu, nungguin*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awww~ terima kasih banyak Kak Hicha atas dukungannya!
      Jangan lupa bawa snack, kacang, autan biar bisa lamaan nongkrong di atas tikernya 🀭

      Hapus
  9. Lho ternyata baru pembukaan,, nungguin isinya ah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi baru introduction biar jumlah post aku semakin banyak Kak Dini #lho
      Terima kasih udah berkunjung πŸ€—πŸ’•

      Hapus
  10. Oke kak siap, saya tunggu the next nya.

    Oh iya kak ada lahan hijau kalo kakak mau, ntar saya kasih alamatnya. Kalo mau sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditunggu ya Kak Andy! 😁

      Wah, boleh tuh. Dimana ada lahan hijau di daerah Jakarta? Siapa tahu aku bisa mampir kalau nggak terlalu jauh 😁

      Hapus
  11. Aku irinya sama yang tinggal di sekitar Jakarta adalah...deket ke bandara internasional T_____T sama kalau ada konser K-pop gitu deket ga perlu bingung akomodasi T_____T

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hal ini, I couldn't agree more, Kak Endah πŸ˜‚.
      Tapi sekarang kalau konser kpop kebanyakan di ICE BSD, jadi jauh huhuhu.

      Hapus
  12. pembahasan yang menarik nie. Smeangat mbak lia. karena saking banyaknya mall yang ada di Jakarta..hahhaaha
    ngomong-ngomong tentang mall di jakarta, aku pernah tersesat ketika di dalam mall (ya tahulah itu mall apa). Niatnya cuma ke gramedia, eh ternyata salah pas mau keluar. Akhirnya muter-muter terus. Tapi akhirnya bisa keluar juga..hahahaa

    kalau mau nulis tentang mall, jangan lupa ditambahi dengan sesuatu yang unik yang bisa ditemui di mall tersebut. Mungkin kulinernya atau mungkin tema yang dipakai di mall tersebut.

    Semangat mbak Lia :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Kak Rivai atas dukungan dan masukannya! Well noted. Ditunggu tulisanku ya πŸ˜‰

      Wah, feelingku kok Mall yang Kak Rivai maksud ini adanya di sekitaran bundaran HI. Benar nggak ya πŸ™ˆ soalnya Mall di sana memang jalannya tricky sekali, kayak masuk piramida, gampang masuk, sulit keluar 🀣

      Hapus
  13. Udah beberapa kali ke Jakarta, namun belum pernah sekali pun mampir ke Mall nya.
    Selama ini mampirnya ke museum dan bangunan bersejarahnya doang.

    Padahal sering takjub liat bangunan-bangunannya yang menjulang tinggi mencakar langit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak, percayalah, pilihan Kak Rudi udah tepat sekali hahaha. Sebab lebih banyak yang bisa diambil dari Museum dan bangunan bersejarah dibanding di Mall. Kalau ke Mall, yang ada malah kita yang diambil, diambil uangnya~ 🀣

      Hapus
  14. Ayo ayo dibahas!
    Walaupun bukan anak mall, penasaran juga kayak gimana. Apalagi interior design nya, menarik nih!
    Jaman SD dulu karena sempat hidup di daerah yang g ada mall nya, jadi punya cita-cita pingin banget ke mall atau plaza gitu. Eh ternyata pas udah gede gini, ke mall cukup buat beli barang kebutuhan aja, bukan buat wisata, hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yay! Terima kasih atas dukungan Kak Pipit πŸ™ˆ.
      Aku akan sedikit bahas tentan interior designya. Sedikit aja karena aku bukan ahli jadi takut dikira soktahu πŸ˜‚.

      Gimana perasaan Kak Pipit saat pertama kali menginjak Mall? πŸ™ˆ. Tapi memang semakin ke sini, akupun kalau ke Mall karena memang ada kebutuhan aja, bukan wisata 🀣. Kecuali ke Mall baru, baru deh itu hitungannya wisata hiahaha

      Hapus
  15. Waah kalau Kakak sudah Jenuh sebenarnya sama yang namanya ngemall dijakarta. Karena semua pernah didatangi, Bosannya pasti bakalan keluar uang kalau hiburannya ngemall doang mah..🀣🀣 Hiburannya paling cuma Godain Spg saja sama yang Neng Lia bilang cuma lihat Eskalator, Lif dan promo2 produk yang lama tak laku dimall tersebut.🀣🀣


    Memang kebalikannya yaa orang desa ngebet pengen ke Jakarta, Lihat gedung2 pencakar langit dan Mall..😊😊

    Orang Kota malah sebaliknya ingin cari suasana segar seperti pegunungan serta laut.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deh Kakak.... ehmm... niru Eno yah... waspada ya Lia kalau Tong Dahlan sudah begini..waspada.. waspada..

      #kabur

      Hapus
    2. @Kak Anton: wkwkwk Kak! Kenapa aku disuruh waspada, aku kayak akan diculik deh 🀣

      @Kak Satria: Kakak mungkin udah gumoh ya ke Mall-mall sekitar Jakarta 🀣. Eee, teteup ya cowok-cowok ni demennya godain spg! Tak laporin ke istri nih! 🀣

      Betul sekali~ manusia memang nggak pernah puas dan suka kebalik-balik ya 🀣. Yang di kota inginnya ke alam, yang di alam inginnya ke kota hahaha.

      Hapus
  16. Wahhh seru banget nih kategori barunya, Li! Jadi kayak semacam mall directory gitu yaa :D

    Ayoo tulis yang banyak! Supaya aku tau setiap mall yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Karena selama ini mall yang aku kunjungi itu-itu aja, kecuali kalau lagi pengen makan apa dan restonya hanya ada di mall tertentu, baru deh ke sana demi makan πŸ˜†

    Btw, mall favoritku sampai hari ini Kota Kasablanka dan PIK Avenue. Apalagi Kokas, kayaknya itu semua yang kucari ada deh. Teman main anak ada, kafe favorit ada, makanan enak ada, supermarket ada, mau belanja baju ada, toko buku ada hahahaha 🀭

    Semangat yaaa Lii nulis kategori ini πŸ€—

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semacam Mall Directory versi mini, Ci 🀭. Siap! Ditunggu tulisan-tulisanku ya πŸ™ˆ terima kasih atas dukungan Cici πŸ’•

      Biasanya kalau udah nemu Mall yang nyaman dan lengkap, pasti cenderung akan terus kembali ke Mall itu-itu aja. Apalagi kalau ada makanan yang disuka 🀭

      Wah, Cici Jane mainnya jauh sekali sampai ke Kokas 😱. Kalau dari Bogor ke Kokas dan PIK Avenue itu kan jauh sekali yaa 😱. Tapi Kokas memang lengkap sekali, hanya sayangnya, toko buku di Kokas bukan Gramedia 😒

      Hapus
  17. Mall di kotaku, tidak sebanyak jakarta mbak. Di Palembang, mall nya tidak sampai 10 biji, berbanding jauuuh sekali dengan Jakarta yang punya 1001 mall (eh beneran 1001 ga sih jumlahnya hahaa)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kalau gitu, apakah Mall di Palembang, ramai sekali akan pengunjung?

      Hahaha nggak kok Kak Dodo. 1001 hanya kiasan aja πŸ™ˆ aslinya mah lebih #lho

      Hapus
    2. Tidak juga ramai sih. Mall yg di pusat kota saja yg ramai. Kalau di pinggir kota tidak terlalu ramai pengunjungnya mbak πŸ˜…

      Hapus
  18. Anak penyuka mall datang! hahaha
    Ayo bahas Lia!
    ini penting banget loh, saya juga pengen masukin about mall nih, karena saya sesungguhnya pecinta mall, soalnya suka krenki kalau gerah di alam terbuka *plak :D

    2 taun lalu ke Jakarta, saking butanya ama mall, saya asal pilih mall aja dong, lalu udahlah waktu terbatas, saya pilih ngemall di Grand Indonesia, astagaaaa, bukannya nemu tempat makan yang familier, malah nyasar di dalam mall hahaha.

    Nah kalau ada yang nulis tentang mall kan, jadinya punya bayangan mau ngemall di mana kalau ke sana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk Kak Rey! Toss dulu πŸ™Œ aku juga suka ke Mall soalnya adem #lho. Hayuk Kak Rey juga bahas soal Mall sekitar tempat tinggal Kakak 😁 pasti seru juga deh!

      Kak Rey, Grand Indonesia itu salah satu Mall yang membingungkan untuk orang yang baru pertama kali datang karena terbagi 2 sisi. Aku pernah juga nyasar waktu awal ke sana 🀣 senasib kita Kak! Hahaha

      Siaaap! Ditunggu tulisanku ya. Terima kasih atas dukungan dari Kak Rey πŸ₯° It means a lot!

      Hapus
  19. Hay mbk Lia, pa kabarπŸ˜ƒ?

    Saya kalau main ke kota seringnya masuk mall juga mbk, tapi cuma buat ngadem karena di luar udaranya gerah banget😁, kalau mau makan atau shopping cari di tempat lain aja. Dulu saya berharap bisa tinggal di kota juga sih, karena enak mau cari apa-apa mudah. Tapi sekarang kayaknya di desa aja lebih pas buat saya yang nggak betah di keramaian lama-lama. Bersyukur tinggal di mana aja, yang penting masih bisa travelling kalau pengen. Wkwk...πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Astria! Halo! Apa kabar? Kak Tria kabar baik? 😁 Kangen euy udah lama nggak lihat Kak Tria πŸ™ˆ

      Hahaha memang AC di Mall mantul banget dinginnya ya, Kak 🀣 walaupun tetap lebih dingin AC bioskop sih πŸ™ˆ.
      Kak~ tinggal di desa lebih enak menurutku. Less stress dan nggak akan pusing akan macet pastinya.
      Tapi aku setuju dengan kata-kata Kakak, mau tinggal dimana saja yang penting bersyukur 😁. Kalau ada rejeki lebih, tinggal jalan-jalan aja keluar kota 🀭

      Hapus
  20. Saking banyaknya, namanya jadi 1001 mall yah? πŸ˜…

    Kalo di tempat saya, mall cuma 2. Itupun satunya sudah jadi semacam pasar. Mall di sini juga tidak begitu besar. Saya sudah jarang main ke sana. Paling kalo mau ke Gramedia, karena tempatnya ada di sana. Kalo nonton, saya lebih polih bioskop yang di luar Mall. Lebih enak dan oldschool. Tapi memang benar, mall tidak begitu banyak tapi wisata alam lumayan lah. Setidaknya dalam 1-2 bulan kita bisa liburan sekali seminggu ke tempat yang berbeda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aww, Rahul! Tebakanmu tepat sekali 🀣.

      Wah! Kalau gitu pengelola Mall di daerah tempat tinggal Rahul termasuk makmur ya, sebab saingannya hanya 1 🀭.
      Nah iya~ karena nggak banyak Mall jadi masih banyak lahan terbuka hijau. Bersyukur sekali Rahul bisa tinggal di daerah seperti itu 😁 aku malah ingin bisa menikmati hal-hal seperti itu tapi di sini sulit 😒

      Hapus
  21. Aku banget nih Lia, awal bgt merantau ke Jkt, tiap weekend wajib ngemall, ngelilingin semua mall yg ada di Jkt hahahha, apalagi kalau lg natalan gitu, byk bgt ornamen natal bagus2, pasti foto2, hahahah kalau inget masa2 itu rasanya norak banget.

    Sejak merit, ngemall sm suami paling nonton, makan atau foto2 produk doang biar pemandangannya cucmey hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga suka sekali dan selalu ingin pergi ke Mall kalau sedang suasana Natal, Kak 😍. Sebab dekorasinya cantik-cantik, membuat hati rasanya hangatttt sekali. Apalagi diiringi dengan lagu-lagu Natal, huwaaa 😍 nggak kerasa 2 bulan lagi Kak Ursula 😍. Jadi salfok malah bahas Natal hahahaha.

      Kakak udah puas dong menjelajah Mall-mall di Jakarta 🀭. Jadi Mall favorit Kakak dimana?

      Hapus
  22. Wah ada label baru nih tentang mall. Bagus sih menurutku biarpun nanti tidak kesana karena jauh tapi setidaknya jadi tahu tempatnya seperti apa, keunikannya juga apa.

    Kalo di serang ada mall of Serang yang ada bioskopnya tapi sayangnya jauh dari Cikande jadinya malas kesana. Mall yang lain belum ada bioskopnya, paling hanya jualan produk saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih dukungannya Kak Agus! Siapa tahu nanti ada kesempatan main-main ke Jakarta, Kakak bisa mampir ke salah satu Mall yang akan aku bahas kelak 😁

      Kalau fasilitas di Mall hanya toko-toko baju gitu jadi agak malas mampir ya, kecuali kalau memang lagi butuh πŸ˜‚. Semoga kelak ada Mall yang isinya lengkap dan dekat dengan tempat tinggal Kakak, jadi kalau siang kepanasan, tinggal mampir ke dalam Mall untuk ngadem 🀭

      Hapus
  23. Terhuraa saya bacanya kak😭

    Tempat wisatanya mall gitu lo. Saya aja kalau gak kuliah di deket kota, gak bakalan main-main ke mall. Itu pun jarang banget, maklum aslinya orang desa gitu hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku jadi bingung harus bangga atau sedih baca komentarmu 🀣.
      Nggak apa Kia, setidaknya Kia udah pernah mampir ke dalam Mall kan jadi udah ada pengalaman 😁

      Hapus
  24. Liaa menarik banget nih ide tulisannyaaa... sebagai anak mall juga, aku menunggu tulisan-tulisan di label baru ini πŸ˜†

    Aku pas masih tinggal di Jakarta paling sering ke Mall Kelapa Gading, karena itu mall besar dan serba ada yang cukup dekat sama rumahku di Jakarta Timur dulu. Dari jaman SD udah sering main ke sana, dari yang hapal seluk-beluk mall sampai pusing sendiri karena mallnya makin makin besar terus πŸ˜‚ Terakhir ke sana Oktober tahun lalu pas main ke Jakarta, cuma numpang makan siang tapinya huhuhu kangen juga..

    Selain MKG, mall di Jakarta yang aku suka tuh Kokas sama CP, sebenernya ga banyak mall di Jakarta yang pernah didatengin sih soalnya dulu rumahku kan termasuknya di ujung jadi cukup jauh ke mana-mana hahaha, MKG aja terus yang didatengin πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Eya, terima kasih atas dukungannya πŸ˜πŸ™ˆ.

      Kak Eya mantan veteran anak MKG ternyata 🀭. Berarti dari zaman MKG baru 1 gedung, lama-lama merambatpun Kak Eya udah tahu dan mengalaminya ya πŸ™ˆ.
      Sekarang udah sampai MKG 5 sebutannya Kak~ tapi sepertinya udah mentok karena udah nggak ada lahan lagi 🀣. Semoga kapan-kapan kalau mampir, bisa puas-puasin bernostalgia di MKG ya 🀭.

      Kokas sama CP juga bagusss! CP kalau lagi ada event, seru-seru sih cuma jauh juga dari rumahku jadi aku termasuk jarang ke sana 🀣
      Btw, aku juga suka ke MKG, meskipun waktu tempuhnya sekitar 30-40 menit hahaha. Di sana lengkap banget sih, aku jadi suka ke sana πŸ™ˆ
      Siapa tahu nanti kita bisa ketemu ya Kak Eya hahaha.

      Hapus
  25. dulu waktu tinggal di Jakarta, mol memang jadi semacam tempat hiburan. makan, ke mol. ketemu temen, di mol. nonton, ke mol. belanja kebutuhan pokok, ke mol.

    tapi aku sendiri biasanya kalo lagi gabut, cari mol yang ada toko bukunya, karena biasanya kalo suntuk, terus ke toko bukunya. atau kalo mau nonton, atau makan.

    bisa dimaklumi karena di Jabodetabek, ruang publik memang terbatas. kalo pun ada, biasanya kondisinya begitu, kurang nyaman, karena berbagai hal. jadi ya lagi-lagi ke mol, yang memang didiesain senyaman mungkin, biar orang betah, dan ngabisin uang..

    sejak pindah ke Berlin, aku malah kayanya ngga pernah ke mol. pernah sih, tapi itu juga cuma pengen tahu saja. kalo boleh dibilang, mol di Jakarta itu JAUH LEBIH WAW FANCY! fasilitasnya lebih lengkap di banding di Berlin! mungkin mol di Berlin bisa dibilang lebih ke "plaza" lah.

    mol terbagus dan termewah di Berlin, yaah.. levelnya jangan dibayangin kayak Plaza Indonesia atau Grand Indonesia.. paling selevel Gandaria City atau Senayan City.. itu pun masih lebih bagus di Gancit/Sency.. πŸ˜†

    terus belanja ke mana? toko-toko sih banyak.. anggap kayak ruko-ruko gitu deh..

    hiburan pun, kalo di Jakarta, biasanya nonton di bioskop. tiap ada film baru, disempatkan nonton. tapi di sini, bioskop ngga selalu ada di mol. dan kalo pun ada, tiketnya juga lumayan harganya. plus rilis film ngga secepat di Indonesia, bahkan bisa tertinggal beberapa bulan dari film baru yang rilis di Indonesia...

    dulu di Jakarta rasanya bakal nyesek kalo ketinggalan film baru, sejak di sini, malah biasa aja.. ngga nonton ya udah, ngga papa..

    di sini banyak taman dan ruang publik gratis, jadi kami jarang ke mol, kecuali ya memang untuk belanja.. jadi hiburannya paling ya ke taman. yang mana banyak banget, bisa lah dibikin episode 1001 taman.. πŸ˜†

    biasanya orang selain olah raga (jogging/sepeda) kalo pas summer banyak yang piknik atau sekadar rebahan cari matahari..

    BalasHapus
  26. Aku termasuk penggila mall pas blm nikah :p. Rasanya kalo hangout Ama temen, pasti mainnya ke mall, abis gajian apalagi. Yg asiknya, Krn dulu aku kerja di kantor cabang pondok indah, yg persiiiis sebelahan Ama mall PIM, jadilah itu mall selama 5 THN jd tempatku menjajah hahahahahha.

    Setelah nikah masih suka ke mall, tp ga segila dulu. Krn suami rumahnya di Rawamangun, mall fav ku udh pasti area kelapa gading, mana lagi kalo bukan MKG :D. Trus baru MOI dan Artha gading trakhir. Yg Deket rawamangun kayak Arion??? Maaaap, ga pernah tertarik kesana kecuali terpaksa wkwkwkkwkw

    Kalo mall daerah selatan kayak GI, PI, sensi aku suka jugaaaa, tp jrg kesana Krn jauh :D. Sesekali aja palingan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaa kelas berat itu PIM 🀭. Rumahku jauh dari sana jadi hanya pernah 1/2x ke sana, bahkan aku udah lupa tapi PIM bagus dan besar Mallnya. Seru pas pertama kali berkunjung, Mall PIM kan Mall pertama yang ada sistem jembatan penyebrangan gitu jadi aku norak 🀣

      Huahahaha Kak Fanny, jangan-jangan kita pernah ketemu di Mall daerah MKG karena aku suka ke sana juga 😝
      Aku bisa ngerti perasaan Kak Fanny akan Mall Arion 🀣. Kecuali untuk ke Mcd, kayaknya daya tarik Mall itu kurang.

      Aku juga sama kayak Kak Faniii. Mall daerah pusat sana bagus-bagus tapi jarang dikunjungi karena jauh πŸ˜‚

      Kak Fanny pernah ke Aeon JGC nggak? Kan dekat juga tuh dari Rawamangun, meskipun nggak bisa dibilang dekat sekali sih πŸ˜‚

      Hapus