Penipuan.

Zaman sekarang, modus penipuan tuh banyak banget dan semakin canggih-canggih 😀. Kita benar-benar harus ekstra hati-hati dimanapun berada terutama dengan penipuan-penipuan lewat telefon yang mengatasnamakan bank tertentu.

✨🧚🏻‍♀️πŸ„

Kemarin aku dapat video sharing yang isinya menceritakan percobaan penipuan. Orang ini dapat telefon dari 0211500888 yang mengatakan bahwa kartu kreditnya sedang ada transaksi mencurigakan, lalu ada sms kode OTP masuk ke hp sang penerima telfon dan penelfon bilang ke sang penerima telefon jika bukan dia yang sedang melakukan transaksi mencurigakan tsb, tolong berikan kode OTP yang masuk ke sms kepada sang penelfon untuk dibatalkan transaksinya. Well, untung aja orangnya nggak mengikuti perintah sang penelfon, sebab kalau dituruti, dibobol lah kartu kreditnya πŸ˜….

Dari cerita di atas, hal yang paling menyeramkan adalah sang penipu memakai nomor telefon yang sama dengan call center sebuah bank, bahkan ketika dicoba telefon kembali, nomor tersebut nyambung dan dijawab oleh robot persis seperti kita menelfon ke call center. Wadidaw~ bukankah ini mengerikan sekali?

Untuk membedakannya, nomor call center bank yang sesungguhnya tidak memakai "021" di depan nomor telefon, jadi call center yang asli harusnya bernomor telefon misalnya 1500888 saja. Bayangkan berapa banyak orang yang akan dengan mudah masuk perangkap kalau tidak jeli dan teliti saat menerima telefon penipuan ini ☹️☹️☹️.

✨🧚🏻‍♀️πŸ„

Tepat di hari yang sama, aku sendiri menerima telefon penipuan. Kali ini nomornya memakai nomor pribadi dengan nomor 082133377723. Saat pertama kali dia telfon, aku nggak angkat karena lagi push rank di game LoL Wild Rift—ada yang main juga nggak? 🀣. Selang beberapa detik, nomor yang sama nelfon lagi dan aku angkat soalnya aku pikir mungkin ada sesuatu yang urgent, eh ternyata dia mau nipu 😀. Udah aku rela-relain AFK di game, which is bisa nurunin poin aku, eh dia malah mau nipu 😀 memang situ mau tanggung jawab kalau poin saya di game jadi turun?! 😀😀😀. Untung aku cepat matikan, jadi poin game aku selamat. Wkwk.

Singkat cerita, penipu yang telfon ke aku ini bilang bahwa dia dari bank BTPN dan ingin melakukan pergantian kartu debitku. Lalu, dia bilang kartu yang baru akan dikirimkan ke rumah tapi sebelumnya, dia mau minta data expiry date kartu aku. YAKALI?! Langsung aku matiin aja telfonnya dan dia nggak telfon lagi tuh 🀣.

Dari awal, aku udah indikasi bahwa ini penipuan. Pertama, dia telfon menggunakan nomor hp pribadi dan mengatasnamakan bank. Kedua, dia bilang mau ganti kartu debitku jadi yang baru karena masa berlaku yang lama udah habis—which is udah ketahuan bohong karena aku ingat masa expiry date kartuku kapan akan berakhir. Ketiga, dia minta data expiry date kartuku, lahhh bukannya situ harusnya udah tahu? Kan katanya mau kirimin kartu baru karena yang lama udah kadarluarsa? πŸ™„.

Oiya, nomor telefon tersebut ketika dicari di Google, langsung muncul peringatan bahwa nomor penipuan. Meskipun aku nggak keburu mencari tahu sebelum aku angkat telefon, tapi aku bisa memastikan ini penipuan berdasarkan indikasi-indikasi yang aku sebutkan di atas.

So, teman-teman harus lebih hati-hati dan waspada ya. Semakin canggih teknologi yang ada, penipuan juga semakin canggih dan semakin beragam jenisnya. Teman-teman harus jaga baik-baik data pribadi kalian, apalagi kode OTP dan 3 angka di balik kartu kredit/visa/mastercard kalian, jangan sampai jatuh ke tangan orang lain. Pihak bank nggak mungkin dan nggak akan pernah meminta kita untuk memberikan data-data seperti itu, mau apapun alasannya. Jadi, semoga kita bisa lebih waspada dan berhati-hati kedepannya ya πŸ™πŸ».

Nah, teman-teman, modus penipuan apa yang pernah kalian alami? Coba share di kolom komentar di bawah agar bisa jadi peringatan untukku dan teman-teman yang lainnya.


The dreamer.
🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️

58 komentar

  1. HUAHAHAHAHA Liaaa, gamer sejati yaaa, kakak juga begitu sih, kalau lagi main game nggak mau diganggu, apalagi dari telepon yang nggak jelas (nggak ada nama). Sudah pasti kakak reject daripada nanti game kakak mati saat seru-serunya πŸ˜‚ Memangnya dia mau ganti 'nyawa' game kakak yang hilang (?) πŸ€ͺ

    By the way, modus penipuan by call ini sudah banyakkkk banget, sampai membuat kakak malas angkat telepon kalau nggak jelas nomornya. Tapi sebenarnya nomor kakak termasuk jarang dapat call penipuan, lebih sering call penawaran asuransi, dan penawaran nggak menarik lainnya πŸ™„

    Berhubung kakak pakai fasilitas RM, jadi kalau telepon bawa-bawa bank biasanya langsung kakak tutup, karena urusan bank cuma mau kontak ke RM kakak itu πŸ˜‚ Padahal dulu kakak termasuk rajin angkat telepon meski nomornya nggak jelas, semisal penawaran asuransi pun akan kakak jawab baik-baik walau ujungnya kakak tolak. Sebab kakak berpikirnya mereka ini kerja cari uang, jadi nggak ada salahnya didengarkan. Tapi semakin ke sini, macam dikasih hati minta jantung, semakin menjadi jadi yang telepon hahahahahaha. Jadilah kakak reject massal 🀣

    Eniho, terima kasih sudah berbagi pengalaman Li, semoga nggak ada satu pun diantara kita yang kena prank call πŸ™ˆ Dan semoga yang melakukan hal itu bisa segera dapat kerja lain agar nggak ganggu kita apalagi ganggu game kita πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk Kak Eno juga gamer sejati ya 😝. Kesel banget kalau ditelefon saat lagi main 😀 apalagi misalnya mainnya lagi pakai mobile data, langsung disconnect itu gamenya karena ada telefon masuk πŸ˜‚. Gemes aku ditelfonin terus soalnya dia nelfonnya lama banget deringnya terus nelfon lagi. Biasanya aku nggak angkat kalau ada nomor yang aku nggak kenal, aku akan search di google dulu baru aku angkat/diamkan kalau memang dari asuransi atau promosi πŸ˜‚. Kemarin karena lagi main game jadi nggak bisa search jadi aku angkat, eh dia mau nipu 😀

      Aku juga merasa demikian. Dulu aku juga angkat setiap telefon masuk baik asuransi atau promosi, aku dengerin baik-baik dan aku tolak baik-baik. Lama-lama kok ya pihak-pihak ini jadi memaksa banget banget gitu kalau nelfon. Mulai saat itu, aku jadi jarang angkat telefon yang nggak ada di nomor contact aku πŸ˜‚.

      Thank you for sharing pengalaman Kakak 😘
      Amin amin. Semoga teman-teman bisa cukup jeli untuk menghindari prank call atau jenis penipuan lainnya πŸ™πŸ»
      WKKWKWKWKWKWW amin! Hidup gamer 🀣! Cheers 🍼

      Hapus
  2. ini ngeselin sih.. apalagi kemarin ada aturan daftarin nomor KK dan KTP, tapi sepertinya tidak ada efeknya.. penipu masih ada aja, dan kita ngga tau gimana ngelaporin nomor si penipu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu juga yang aku pertanyakan. Setahuku sekarang kalau mau daftar nomor hp harus pakai KK dan KTP tapi kenapa penipuan semacam ini masih banyak bahkan naik level πŸ˜–. Dilaporin 1, beranak 1000 jadi semacam percuma, Kak Zam πŸ˜–

      Hapus
    2. Kan yang mereka daftarkan biasanya KK atau KTP yang tidak benar Lia.. makanya masih bisa terjadi. Kadang yang dipakai bukan KTP mereka sendiri..

      Hapus
    3. Bukan KK atau KTP yang tidak benar pak, tapi biasanya beli kartu perdana yang sudah di registrasi dari sononya, beli di toko online banyak, biasanya satu KTP untuk ribuan kartu perdana.

      Saat pertama kartunya di pasang biasanya suruh registrasi tapi tinggal cancel cancel saja nanti nomor sudah bisa digunakan.

      Kenapa aku tahu, ya karena buat komentar ini aku juga belinya kartu itu.🀣

      Cuma kekurangannya, tiap habis restart atau dimatikan akan ada notifikasi suruh registrasi terus. Kadang tengah internetan juga berhenti, suruh registrasi. Tinggal di cancel terus.πŸ˜‚

      Hapus
    4. Ola Kak Agus. Ternyata begitu caranya! Aku baru tahu kalau banyak kartu yang udah diregist dari sananya. Pantas masih banyak yang bisa nipu dll. Padahal dulu katanya 1 KTP cuma bisa punya 2-5 nomor bukannya? πŸ€”

      Hapus
  3. Apakah gue pertamax?
    Komen dulu dehh baru baca hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya Dodo nomor 3 kali ini 🀭. Maaf anda kurang beruntung, coba lagi lain kali 🀣

      Hapus
    2. Sayangnya tidak, Fernandodo πŸ˜‚

      Hapus
    3. Okey, setelah dibaca ini adalah tanggapanqu.

      Pertama, aku belum pernah sekalipun mendapat telepon serupa. Sejujurnya, pengen sih dapat telepon aneh seperti itu. Pengen ngerjain si penipu. Hahaa. Beda dengan ibu ku, belio beberapa kali pernah dapat telepon aneh. Katanya, bapakku kecelakaan dan sedang di rumah sakit, dan yang menelpon mengaku seorang polisi. hahaa

      Kedua, soal game. Aku saat ini sedang jd guru bimbel buat anak-anak SD. Dan si adek-adek emesh, sering coba ambil hapeku yg ku letakkan di atas meja. Setelah itu, dia lihat hp ku dan ada game Among Us.
      Si bocah kek langsung heboh, "Haaah, kak Dodo udah dewasa kok masih main game."
      Kemudian, dia melanjutkan seperti meledekku, "haa haaa kak Dodo main Among Us. Hihihihii.."
      Dan temannya jg seolah terkejud, "Eh, kak Dodo main Among Us?" dengan wajah keheranan.
      Aku yang heran, kok bocah2 pada heran aku main game sih hahahaa

      Ketiga, mengenai OTP dan sejenisnya. Beberapa waktu yg lalu, aku mendapat email bahwa ada orang yg mencoba login instagramku, menggunakan hp xiaomi. Kok bisa yaa, apa yg mau mereka ambil dari IG ku sih, padahal isinnya gaje semua wkkwkw. Aku kemudian ganti password, dan keesokkan harinya, orang itu masih coba login IG ku, yg berujung gagal. Dari email yg aku dapat dari instagram, jg tertera nomor ponsel orang itu, mungkin dia coba fitur lupa password agar terhubung ke nomor hp baru. Aku coba lacak nomornya pake aplikasi get contact, tidak ada hasil. nampaknya itu dia pake nomor baru.
      Ada-ada aja hahaa

      Hapus
    4. Terima kasih udah datang kembali, Do πŸ™πŸ»

      Pertama. Nanti aku kasih nomor Dodo ke si penipu deh biar Dodo ditelfon? Wkwkwk. Atau coba Dodo yang telfon dan ngerjain si penipu 🀣

      Kedua. Aku juga main Among Us 🀣 tapi lucu sekali adik-adik emesh ini, mungkin mereka nggak nyangka orang "setua" Dodo main Among Us 🀣 sebab biasa dipikiran anak-anak, guru itu umurnya tua, jadi mereka shock karena guru bimbel mereka yang satu ini yang di mata mereka udah termasuk tua tapi kok main game, gamenya Among Us pula πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Ketiga. Apakah itu mungkin salah satu teman Dodo? Sebab sampai udah keesokan hari juga masih coba login. Jangan-jangan mantanmu, Do? 🀭 Orangnya di Indonesia atau di luar negeri? Aku juga dulu pernah kena yang seperti ini. Sepertinya akun kita ingin dibajak untuk dijadikan followers suatu toko yang beli followers πŸ˜‚

      Hapus
    5. Kayaknya mantan Dodo Li... rupanya mau nagih utang traktiran waktu pacaran yang belum terealisasi.. #kabooor

      Hapus
    6. Wkwk aku curiganya juga begitu, Kak Anton 🀭

      Hapus
  4. Dulu banget sih waktu zaman telepon rumah, aku masih SMP apa ya, telepon penipuan menang undian motor terus disuruh transfer uang tebusan. Pada masa itu ibukku masih percaya-percaya aja sampai bapakku yang lagi kerja disuruh pulang hahahaha. Untung pada akhirnya sadar kalau itu penipuan.
    Pernah juga di mall sama temenku waktu masih kuliah semester awal, diajak mas-mas ke boothnya untuk gosok undian, anehnya semua tahap menang, terus temenku itu disuruh bayar sekian rupiah untuk ambil hadiahnya. Untung segera sadar dan cepat-cepat nggak mau. Guess what? Aku pernah ketemu masnya di deket kampus terus dia sadar gitu hahahauhah aku pura-pura gak pernah ketemu biar dia yang tengsin sendiriπŸ˜…
    Kalau modus penipuan terbaru yang sering aku baca di twitter sih pasti tentang kpop yang uang pembelinya dibawa lari sama yang buka PO, rata-rata yang kena fans-fans under 25. Mungkin karena desakan ingin cepet-cepet punya album idola ya jadinya cepet percaya ke orang asing juga. Dan yang buka PO juga sejauh ini yang aku lihat under 25 juga. Semoga cepet selesai urusan yang sama penipu-penipu ini biar nggak berlarut-larut.
    Kalau ditelepon nomor asing aku sering gak angkat hahahahaha, selama dia gak ngirim pesan keperluannya apa dan siapa, aku males angkat telepon yang bukan dari kontakku. Jaga-jaga juga misal itu debt collector kan serem ya, nagih utang temen tapi temen-temennya dia yang dihubungin sama debt collectornya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fiuh~ untung saat itu nggak buru-buru ditransfer jadi selamat. Dulu karena masih minim teknologi, penipuan lewat telefon berkedok undian lebih memakan banyak korban ya, Kak. Sekarang udah mendingan walaupun tetap masih terbilang banyak juga yang kena πŸ˜‚

      Wkwkwk asli ngakak membayangkan jadi si Mas saat ketemu Kak Endah di kampus 🀣 tengsin banget pasti di dalam hatinya. Semoga si Mas sekarang udah mendapat perkerjaan yang lebih benar ya πŸ˜‚πŸ™πŸ»

      Nah iya tuh! Paling mudah memang menipu para fans-fans kpop ini soalnya karena udah terlalu bucin sama idolnya sehingga mudah sekali kena tipu huhuhu kasihan 😭😭 soalnya yang kena tipu kebanyakan anak remaja yang uangnya aja hasil nabung dari uang jajan 😭 atuh kasihan bangettt kalau sampai kena tipu. Semoga bisa cepat diberantas dan para pembeli bisa lebih smart πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

      Wkwkw iya sih, Kak. Biasanya aku juga nggak pernah angkat dan search Google dulu sebelum angkat tapi berhubung kemarin lagi main jadi nggak bisa searching, jadilah aku angkat πŸ˜‚. Nggak apa, jadi tahu ada penipuan modus baru kan wkwkwk
      Itu yang aku takut sih! Dihubungi debt collector teman yang ngutang. Asli, dengar ceritanya aja bikin merinding karena yang nelfon suka mengintimidasi πŸ˜–. Memang baiknya nggak sembarang angkat telefon sih sekarang. Searching dulu sebelum angkat agar aman sentosa hahaha. Seandainya keburu diangkat, yang penting kita jeli aja dalam mendengarkan setiap kata-kata yang dilontarkan lawan bicara.

      Thank yoi for sharing, Kak Endah 😘😘

      Hapus
  5. Duh makanya tuh aku males ngangkat telpon yang nggak dikenal, Lii. Biasanya setelah MC sekali, aku search tuh nomornya di Google. Kalau hasilnya agen asuransi atau bank, udahlah bodo amat 🀣

    Kalau kasus penipuan yang aku sendiri pernah alami sih agak-agak pait (dan ini baru berani cerita di sini juga Lii, biar teman-teman lain nggak kena apa yang kami alami, cukup di kami aja πŸ˜‰)

    Jadi aku baru tahu ada modus penipuan di Instagram, di mana si penipu online shop nyuri profile dan foto-foto olshop lain yang original, tapi mereka pake nomor WA yang berbeda. Pokoknya dari foto sampai alamat toko tuh kalau dicari di maps Google ada deh. Harga barang yang mereka jual cenderung lebih murah dan yang paling mencurigakan HL testimony mereka semua isinya bukti transferan. Herannya, meski aku sempat curiga tapi ya kok akhirnya ngizinin si kokoh untuk melakukan transaksi (ini judulnya beli barang olahraga).

    Setelah transfer dilakukan, si penipu bilang besok akan dikirimkan. Besoknya, mendadak dia WA bilang truk barang mereka nggak bisa keluar karena alasan protokol covid-19 dan meminta jaminan 8jt rupiah yg akan dikembalikan setelah barang tiba di tujuan.

    Wah sampai di sini aku udah langsung berasa ada yang nggak bener. Si kokoh masih mencoba mencecar si penipu dan RESEK nya adalah si penipu ngancam laporin kami ke polisi kalau kami nggak transfer 8jt dalam waktu beberapa jam. OH HELLOOO. Siapa yang nipu siapa yang mengancam?! πŸ˜”

    Setelah chat terakhir itu, si kokoh langsung block nomor penipu, kemudian mengkonfirmasi ke toko online shop aslinya. Ternyata bener, mereka udah lama berkeliaran di IG dan berganti banyak username. Sedih, kesel, marah semua jadi satu. Aku dan kokoh akhirnya merelakan dah transferan pertama yang kami bayarkan. Anggap aja tuh rezeki buat si penipu biar dia tobat dan mudah-mudahan nggak kena corona hiks

    Jadi buat manteman yang suka belanja online, hati-hati aja ya. Modus penipuan Instagram ini ternyata udah banyak banget. Ciri-cirinya tuh pertama biasa iklannya nongol di IG story kita dengan embel-embel harga yang sangat murah, terus HL story isinya bukti transferan semua. Kalau online shop tsb nggak ada akun e-commerce lainnya, lebih baik nggak usah deh. Terus kita juga bisa cek online shop tersebut pernah berapa kali ganti username. Caranya: klik akunnya, kemudian klik titik tiga di kanan atas, cari About This Account. Kemudian klik former usernames. Kalau jumlahnya 0, berarti cukup trusted. Kalau udah diganti berkali-kali, fix dia nipu πŸ˜‘

    Jadi panjang dehh wkwkwk tapi semoga jadi pembelajaran kita semua yaa. Selalu hati-hati aja deh bertransaksi online πŸ˜‰

    Thank youuu Lia for sharing too yaa! πŸ’–

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ci, sama banget! Begitu tahu kalau agen asuransi atau promosi cc, biasa nggak aku angkat soalnya kalau diangkat, besok-besok bisa ditelfon lagi πŸ˜‚

      I'm sorry for your loss, Ci Jane 😭 terima kasih udah mau berbagi cerita di sini πŸ™πŸ»πŸ™πŸ» semoga teman-teman yang baca dan bisa lebih teliti dalam transaksi online lewat pengalaman yang Cici bagikan πŸ™πŸ»

      Penipu zaman sekarang sungguh ekstra niat ya, Ci 😭. Bahkan sampai berani pasang iklan? Niat banget 😭. Modus bilang harus transfer uang karena kena cegat polisi/beacukai udah banyak sekali berkeliaran, tapi langkah awal menjaring korbannya itu lho, makin mahir ya 😭😭 Kadang harga jual yang jauh lebih murah dibanding official shop tuh patut dicurigakan sih.

      Sekarang jauh lebih baik belanja lewat marketplace aja karena lebih terjamin uang kita ya, Ci. Aku udah nggak berani beli langsung lewat personal chat gitu sekarang karena baca banyak kejadian penipuan πŸ˜‚
      Testimoni banyak udah nggak jadi jaminan 😀.
      Terus aku baru tahu trik melihat pernah berapa kali berganti username itu! Thank you so much for sharing, Ciiiii!! πŸ₯ΊKudu wajib dicek dulu kalau gitu sebelum transaksi.

      Nggak apa~ aku sangat berterima kasih karena Ci Jane mau berbagi pengalaman di sini. Terima kasih ya, Ci πŸ™πŸ» semoga Cici digantikan berkali-kali lipat atas kehilangan ini dan jangan lupa doakan sang penipu agar bisa segera dapat pencerahan πŸ˜‚

      Hapus
    2. nyangkut ke sini karena baca postingan ci Jane hahaha... #kepo

      makasih ci jane info buat cek berapa kali ubah username
      aku juga baru tau loooh

      betull bgt dah jaman sekarang nipunya suka banyak caraaa. Itu yang diceritain Lia malah ada juga loh yang pakai nomor yang kalo muncul di layar tuh tulisannya jadi nama banknya gitu. Pas kita telepon ke nomor itu, nyambung ke call center banknya.
      Tapi mintain kode OTP! Itu uda aneh bangettt

      terus ada juga yang nipunya dengan cara dikirim SMS berisi bahasa thailand dan ada 6 digit angka dalam SMS tersebut. Terus ga lama masuk WA yang mengaku bahwa dia salah kirim kode vocer game dari thailand dan meminta kebaikan hati kita untuk screenshoot SMS berbahasa Thailand tersebut. Ternyata itu SMS berisi kode OTP untuk login WA kita gitu loh. Jadi kalau kita kasih ss SMS itu, yang ada WA kita langsung dihack sama si penipuuu! Pernah tuh kejadian di temennya temen kantorku. Tapi untung cepet ketauan karena si temennya itu langsung komplen ke pihak WA untuk balikin akunnya lagiii

      Hapus
    3. Hihihi Ci Frisca langsung melesat ke sini lho padahal udah agak jauh postingannya 🀣

      Nomor telefonnya yang muncul nama Bank? Astaga, seram banget sihhh. Kudu hati-hati banget. Pokoknya kalau sampai minta OTP itu udah ketahuan banget penipuan 😣

      Makin ada-ada aja motif penipuan jaman sekarang ya, Ci 😣
      Ngeri banget kalau bisa sampai hack WA soalnya WA isinya kan teman-teman dan keluarga kebanyakan. Thank you for sharing this, Ci Frisca! Aku baru tahu modus seperti ini nih. Thank you bangett atas informasinya πŸ™πŸ»

      Hapus
    4. Hahaha Kekuatan Kemal..Kepo Maksimal hehehe 🀣🀣🀣

      Iya Lia, kalo ditelpon, nyambungnya ke call center bank gitu. Jadi kan bikin korban percaya ya. Tapi kalau sudah mintain OTP ga boleh kasih apapun alasannya!

      Yes, kalau WA nanti bisa dipake buat chat orang-orang terdekat kan. Terus bilangnya pinjam uang. Wah apes dah sudah... ckckc Sama-sama Lia. Biar sama-sama aware dari tindak penipuan ini.

      Hapus
  6. Modus penipuan seperti itu memang banyak. Makanya, sekarang transaksi sudah sangat dijagain. Misalnya tidak boleh sambil telponan, takutnya kena tipu atau hipnotis. Baru saja beberapa hari yang lalu, saat bayar listrik di Indomaret, salah seorang pengantri dibelakang minta bantuan untuk top up. Saya ajarin meski awalnya ngga tau juga. Saya ijin sebentat ke kasir untuk bayar, terus sama mba-mba kasirnya ditegur,"tolong mas, temannya jangan disuruh nelpon". Saya balik, ternyata yang minta bantuan nelpon orang.

    Saya juga baru kenal beberapa menit yang lalu. Tau namanya saja tidak. Karena uang saya kurang, saya mesti pulang dulu ambil uang. Orang tadi sudah tidak ada, tapi karen itu saya jadi tau kalau sekarang sudah ada larangan transaksi sambil nelpon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rahul, terima kasih telah berbagi 😁. Aku salut sama karyawan yang berani menegur itu. Mungkin karena banyak korban dengan modus hipnotis lewat telefon jadi berlaku peraturan seperti itu ya.
      Tapi di daerahku belum pernah aku lihat orang yang ditegur karena hal tsb. Entah peraturannya belum sampai di sini atau di sini kurang aware. Jadi, aku juga baru tahu kejadian seperti ini dari Rahul hahaha.

      Hapus
  7. hadu ngeri banget mbak
    sekarang memang harus hati hati banget mengenai penipuan ini
    kalau aku nomor ponsel mesti tak cek ke true caller atau mesin pencari biasanya akan ada laporan serupa

    yang bikin sebel itu mereka kok ya dapat nomor kita
    makanya sistem keamanan nomor ponsel banyak yg mempertanyakan huhu

    kode OTP memang jangan sampai kena ke orang lain
    PIn atm dan CVC (3 angka belakang kartu debut jug)
    kalau pas beli apa apa pakai kartu debit aku juka liatin yg jual mbak
    parno aja klo ngegesek lebih dari sekali
    soale temenku pernah kena gitu dan untungnya uangnya bisa balik

    yang sekarang aku males itu mbak penawaran kartu kredit
    ampun merek nelponnya engga kenal waktu udah dibilang engg berminat masih aja telpon terus
    diblokir satu eh muncul lagi nomor lain huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya tuh, biasanya aku juga akan langsung cari ke mesin pencari sebelum angkat telefon. Kemarin kebetulan lagi main game jadi nggak bisa out dan cari di mesin pencari πŸ˜‚.

      Iya. Yang bikin sebal memang itu. Kok mereka bisa-bisanya dapat nomor kita dan nama lengkap kita? Kemungkinan besar ada orang dalam yang jual beli data sih πŸ€”.
      Aku juga pasti lihatin karyawan saat menggesek kartu debit serta nominal yang diinput. Ngeri sekali soalnya salah nominal juga bisa πŸ˜‚.
      Perihal penawaran kartu kredit, aku juga mengalaminya. Udah diblock 1, eh muncul lagi nomor yang lain huhuhu. Semoga marketing kartu kredit bisa menemukan cara penawaran yang lebih ramah bagi customer ya. Terima kasih telah berbagi cerita, Kak Ikrom 😊

      Hapus
  8. bener banget, akhir akhir ini sering banget muncul penipuan pake minta kode OTP, bahaya banget tuh, kudu teliti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Jangan sampai terbuai sama ucapan sang penipu sebab caranya ada saja >.<

      Hapus
  9. Banyak sekarang modus2 penipuan memang dihp aku hampir setiap hari dapat SMS hadiah2 yang nominalnya aneh...🀣

    Dan ada juga yang mengatasnamakan dari toko Online Shoope toko pedia dll...saya malah tidak pernah tanggapi..Lhaa belanja online jarang mana mungkin dapat hadiah 2 M..🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak banget ya kalo bisa beneran dapat segitu wkwkwk

      dunia khayalan

      Hapus
    2. Wkwkwk sama Kak Satria. Setiap hari pasti ada aja sms spam yang masuk πŸ˜’. Dari penipuan sampai spam iklan dan promosi bertubi-tubi huhuhu.

      🀣🀣🀣🀣 Kalau dikumpulin dari sms sebelumnya, mungkin total hadiah yang Kak Satria dapat udah lebih dari 2M kayaknya 🀣🀣🀣

      Hapus
  10. Hahahaha,, dulu saya juga pernah dpet telpon penipuan, tapi penipuan yang hampir banget kena yah penipuan telpon yg mengaku sahabat terdekat.

    Dia nelpon saya, terus pakai bahasa yang asik gitu.. berasa akrab... Dia ngakunya agung, dan yah siapa yang nggak punya temen yg namanya agung. Smpe kita tebak2an agung yang mana... :))
    Udah gitu dia ngomong pake bahasa jawa lagi, udah dehh makin asik.. kita smpe telponan 20 menit coba Lia.. Hahahaha
    Terus ujung-ujungnya dia minta tolong transferin uang 250K.. -__- karena ATM dia ketelen.. Dari situ saya udh curiga... ahahah

    Sampai sekarang sering banget dpet telpon dari mana2..
    Tapi skrang udh pakai aplikasi TrueCaller. Semenjak pakai itu, nomor2 yang sering dilaporin sebagai penipuan bakalan auto reject :) begitu pula SMS2 penawaran bakal di masukkin ke SPAM... hahh hidup saya jadi lebih tenang... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk maaf, aku ngakak, Bayu 🀣. Kok bisa-bisanya telefonan sama penipu dengan asik sampai 20 menit?! Wkwkwkwkw ngakak banget. Memang sih namanya pasaran banget. Jangan-jangan benar teman lama Bayu? 🀣

      Kalau pakai TrueCaller bisa seperti itu ya? Sms spam bisa langsung auto masuk tong sampah kah? Karena aku udah mulai gerah dengan sms spam tapi nggak mungkin blokir satu per satu karena nomornya beda semua πŸ˜‚

      Hapus
  11. hati hati.. ramai orang cari duit cara mudah sekarang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali~ Jadi kita harus lebih waspada dan teliti ya, Kak :D

      Hapus
  12. aku sering banget dapet telepon dari nomor hape pribadi yang mengatasnamakan pihak bank, pernah aku nanya, kenapa nomornya dari hape ya, dia jawab oia ini nomer kantor tapi mbak.
    kadang nih, meskipun bukan telepon dengan maksud menipu, tapi menawari produk bank yang lain, aku males nerusinnya, karena nih temen pernah kena "zonk" dari sekedar ditelpon.
    kayak gini :
    si penelepon mencoba menjelaskan produk bla bla bla, nah temen aku hanya menanggapi iya iya iya
    lahh kok bulan depannya muncul tagihan, padahal maksud temen aku njawab iya iya ini bukan mengiyakan.
    makanya kalau aku dapet telpon penawaran kayak gitu, aku jawab lagi sibuk meeting, mau nyetir.
    salah ngomong aja bisa fatal juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, iya, bisa jadi ya, Kak. Tapi aku tuh udah curiga duluan deh kalau ada orang yang ngaku dari bank dan telefonnya pakai nomor pribadi. Soalnya nggak bisa jamin dia beneran dari bank atau bukan 😣. Waduh, yang kayak gitu seram sih 😣. Apalagi kalau kena tagihannya dengan nominal besar, wadidaw~
      Nah, iya~ Kalau memang ingin mendengarkan promosi seperti itu harus teliti saat mendengar atau kalau takut langsung tolak dari awal ya, Kak Ainun hahaha

      Hapus
  13. Kalau saya sih sudah tidak terhitung menerima panggilan seperti ini. Begitu juga si Yayang.

    Kalau saya sih biasanya, yah saya ikutin saya permainannya. Hahahaha disuruh ini, terus saya diam.. pura-pura melakukan apa yang disuruh, sampai lamaaaa... baru saya matikan telponnya atau saya bilang maaf ga berminat.. Itu kalau sedang ada waktu.

    Kalau nggak ya langsung matikan saja.

    Jaman semakin canggih dan begitu juga para penjahat Lia. Otak mereka bekerja untuk melakukan kejahatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha Kak Anton kalau sedang ada waktu, niat sekaliii. Sekalian buang-buang pulsa gratisan sang penelpon ya? 🀣.

      Benar, Kak. Makin ke sini, semakin canggih juga cara menipu mereka. Yang aku khawatirkan kalau menimpa ke orang-orang yang nggak ngerti, kasihan sekali 😣

      Hapus
  14. Waahhh bener banget Lia, sekarang makin kesini makin banyak banget yang nipu... Aku juga beberapa kali dapet telpon-telpon dari bank gitu. Sekarang kalo nomor ga dikenal aku gamau angkat deh daripada ternyata itu penipu apalagi katanya ada yang bisa hipnotis kan? Makin ngeri deh, kalo penting pasti nelpon lagi dan biasanya sih aku cek dulu nomornya SPAM apa bukan.

    Sekarang udah mudah, udah ada aplikasi yang bisa otomatis cek telponnya SPAM apa engga kan, bahkan kadang HP ku udah nunjukin langsung kalo itu SPAM jadi mudah banget. Tapi, kadang aku angkat trus aku diemin terus aja sampe dimatiin yang telpon hahaha

    Emang sekarang mah harus hati-hati banget, orang-orang makin kreatif aja mau nipunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu. Aku juga ngeri bisa terhipnotis. Jadi kalau memang ingin terima telefon seperti itu, saat sama keluarga atau teman aja atau sama sekali nggak usah diangkat kalau nggak kenal. Ngeriii, Kak Tika.

      Sekarang udah banyak aplikasi cek telefon berterbaran. Sedikit banyak jadi terbantu juga ya orang-orang :D
      Aku belum pernah coba pakai aplikasi tsb sih, tapi teman-teman di komentar atas banyak yang rekomendasiin. Mungkin habis ini akan aku coba lihat-lihat 😁.
      Betul banget, Kak Tika~ Sebab selalu ada jalan menuju Roma. Demikian juga itu menjadi kata-kata motivasi bagi para penipu πŸ˜£πŸ˜‚

      Hapus
  15. Jaman sekarang penipuan emang lebih canggih Kak. Bahkan sekarang mereka bisa tau nama dan alamat kita. Jadi harus lebih hati-hati.

    Wah... Ternyata Kak Lia gamer juga, bisa nih mabar.
    Tapi saya masih noob. 😣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dia~ mereka bisa sampai tahu nama lengkap lho. Darimana coba hayoooo. Aku sih tidak pernah mengiyakan kalau ditelfon dan langsung ditanya nama lengkap gitu.

      HAHAHHA aku juga noob, Kak Rudi. Kakak mainnya game apa? Siapa tahu bisa mabar 🀣

      Hapus
  16. Adikku pernah ketipu juga belanja online dari Instagram mirip dengan Ci Jane. Waktu itu jaman awal nyari masker medis susah dan mahal banget. Nah, dia dapat dari Instagram yang harganya masih okelah dan katanya langsung ambil dari pabriknya. Trus akun nya itu aktif dan sering banget ngepost jadi bener-bener meyakinkan. Bahkan terkadang dia suka insta stroy testimoni baru dari pembeli yang belanja.

    Ehh uda di transfer dan di janjikan akan dikirim esoknya, ternyata ga di lakukan. Adikku kan minta resi, ga taunya nomer adikku di block. Temen aku juga hampir kena tipu dari Onlineshop tersebut. Pas dia share di grup kalo ketemu toko yang menjual masker dengan harga terjangkau, aku ngerasa kok mirip tokonya sama adikku beli disitu. Ga taunya bener sama tokonya, bahkan temen aku baru chat dan di bales sama adminnya. Sedangkan adikku chat malah ga deliverd.

    Ga taunya pas cek rekening tsb di Google, uda banyak orang yang laporin rek tsb dengan kasus penipuan. Rekening nya bank BTPN juga. Pas cek google banyak penipuan yang terjadi dengan rekening Bank BTPN. Jadi kalau belanja online dan rekeningnya Bank BTPN katanya perlu hati-hati. Cek dulu di google apa rekening tsb pernah di laporkan kasus penipuan atau ga.

    Sekarang emang uda makin canggih yang nipu. Kalau dulu biasanya cuma dapat SMS mama minta pulsa. Eh.. sekarang malah sampai minta kode OTP segala ckckck...

    BalasHapus
    Balasan
    1. I'm sorry to hear that, Ci Dev :(
      Benar-benar niat sekali menipunya ya! Huhuhu. Siapa juga bisa terkecoh kalau seniat itu. Sampai upload testi setiap hari, siapa yang nggak akan percaya dan terkecoh? Lebih baik next selalu beli via marketplace aja, Ci. Like Tokped/Shopee. Lebih terpercaya dan terjamin, menurutku.

      Oyaaa? Aku baru tahu! Terima kasih atas informasinya, Ci! Berarti harus lebih waspada kalau transaksi selain di bank besar. Padahal BTPN daftarnya juga nggak mudah-mudah banget, tapi kok banyakan yang memakai rekening tsb untuk menipu ya 😣

      Hapus
  17. aku juga pernah hampir ketipu :(
    dan aku hampir percaya :(
    ngaku ngaku XL mau kasih aku 2 juta, waktu itu aku masih SMP :(
    aku disuruh transfer ke dia, aku hampir mau percaya, tapi langsung dicegah sama mama temenku, kebetulan waktu penipu nelfon lagi di rumah temen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaa untung sekali saat itu Farah lagi di rumah teman jadi ada yang bantu peringatkan >.<
      Sekarang cara penipuan udah semakin beragam dan bicaranya udah semakin berbelit-belit dan lihai. Harus lebih hati-hati kita ya, Far >.<

      Hapus
  18. Itu artikel aku yang dulu soal dapat hadiah dari toko online ya karena seminggu sebelumnya dapat telpon dari penipu. Katanya nanti dapat hadiah sekian juta dari toko online.

    Pertama sih aku ikuti apa keinginan nya, lalu tinggal di langkah terakhir aku kerjain dia sampai marah marah dan ngancam akunku katanya mau diblokir.

    Silahkan saja aku bilang, terus aku bilangin akan laporkan ke polisi, langsung dimatikan tuh telepon.🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya aku masih ingat akan artikel yang Kak Agus maksud hahaha. Sejenis seperti itu tapi penipuan yang aku terima mengarah ke penipu akan memakai kartuku untuk transaksi pfft.

      Wkwkwk masa dia yang lebih galak? Tapi takut juga saat dibilang akan lapor ke polisi 🀣. Kak Agus besok-besok boleh tuh direkam saat ditelfon, lumayan jadi konten? 🀣

      Hapus
    2. Iya juga ya, harusnya direkam dan dibuat konten agar viral.🀣

      Hapus
  19. Ntah aku beruntung ato gimana, tapi smpe saat ini aku tuh blm pernah loh dapat telp penipuan gini. Apa nomorku udh ketahuan pernah kerja di bank yaaa hahahahaha. Jd para penipu udah males duluan kalo mau coba2 nipu orang bank mungkin. udh pasti ketahuan :p. Dan akupun juga pake fasilitas RM kayak mba Eno, jd aku ga bakal mau ksh data2ku kalo bukan si RM yg minta :p. Kalo sampe ada penipu yg mau coba minta data2 gini, mungkin aku suruh utk bicara lgs ke RM ku :p.

    Naah kalo telp penawaran asuransi, aku jg ga sering dapet. Sesekali ada, tp ga sampe mengganggu. Krn ada temenku yg tiaaaap hari pasti ada yg nelpon. Sampe pusing sendiri dia :p. Mau ganti nomor tapi itu udh dikenal di mana2. Repot juga yg ada :p.

    Tapi sayangnya masih banyak yaaa yg sampe ketipu Ama gaya2 tipuan gini. Ga ngerti juga kenapa bisa begitu. Apa segitu kurangnya info kalo yg namanya OTP , CVV, no kartu dan segala data pribadi jgn sampe diksh ke orang2 yg ga jelas. Kasian kalo sampe ada yg ketipu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi karena udah ada data Kakak pernah kerja di bank, jadi nggak ada yang berani nelfon Kak Fanny karena buang-buang waktu kesannya 🀣. Sepertinya juga karena pakai fasilitas RM sehingga data Kak Fanny nggak banyak bertebaran di luar sana hahaha. Kalau yang tidak memakai RM, pasti datanya udah bocor dimana-mana πŸ˜‚

      Astaga~ kasihan sekali teman Kak Fanny πŸ˜‚. Pasti gerah banget dapat telefon penawaran terus setiap hari. Mending langsung telefon ke kantor pusat dari agen penawaran itu dan minta nomornya dicabut dari list penawaran karena udah sangat mengganggu. Aku pernah coba cara ini dan berhasil.

      NAH ITU KAK! Entah infonya yang kurang luas atau masyarakat yang tutup mata jadi nggak ngerti apa itu OTP dan CVV. Apalagi yang masih mudah ketipu dengan sms hadiah gitu. Kasihan sekali 😣. Penyedia layanan sepertinya harus lebih gencar saat menginformasikan.

      Hapus
  20. Nipu ya...ah, banyak cerita sih.
    Biasanya yg hipnosis-hipnosis begitu..tahu-tahu ada orang nangislah di ujung..
    Itu cara mereka untuk membuat kita masuk ke gelombang tertentu..
    Biasanya sih malah kita ketawain ya,
    Yeee...nangis ya? Nangis yaaaaaa...hahaha kasian deh...
    Pengalaman lain yang rada koplak mengorganisir bala bala sekampung untuk siap menggetok penipu yang lagi menunggu korban di mobil...sayang gagal karena ada bala-bala yg gak tahan maju duluan tanpa komando. Lari deh penipunya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Phebie~
      Kakak pernah sampai ingin menggetok penipu?! Wadaw~ berani sekali Kakak dan bala-bala sekampungnya >.<
      Akutu ngerinya sang penipu bawa senjata tajam gitu lho, Kak.

      Hapus
  21. wah pernah juga nih aku di telpon kek gini
    saking seringnya kadang aku sampe bilang, "udahan ya mas/pak nipunya saya lagi capek" dengan suara capek bin males beneran 🀣

    kalo nipunya telpon ke aku langsung sih aku biasanya udah langsung tahu
    tp yang bikin kesel adalah kalo ortu yang di telpon dan bawa2 anak
    pernah tuh dulu pas aku lagi kuliah mama telpon aku nggak aku angkat karena emang aku silent di kalo kelas
    begitu kelar kuliah aku telpon balik mama, katanya papa dapet telpon dari orang ngabarin kalo aku jatuh dari tangga sekolah (sma) dan harus segera di operasi
    papaku yang shock berat nggak bisa mikir dong
    untung aja mama nggak ikutan panik πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🀣🀣🀣 sepertinya trik seperti itu bagus juga, Kak Dea. Jadi sang penelponnya ikutan iba gitu 🀣

      Waktu zaman sekolah, banyak banget telefon seperti itu! Guru-guru kadang sampai ngecek ke siswanya langsung karena ortu nelefon ke sekolah menanyakan kabar anaknya karena baru ditelefon penipu. Huhuhu jahat banget sih yang seperti ini. Takut kena ortu yang jantungan 😣
      Untung papa Kak Dea nggak kenapa-napa dan masih ada mama yang nggak ikutan panik jadi nggak kena jebakan πŸ˜‚.
      Kedepannya harus infokan ke papa mama Kak Dea agar lebih hati-hati terutama yang menyangkut bank ya.

      Hapus
  22. Jewer dia Lia! JEwerrrrr!
    Beraninya nipu, gangguin orang ngegame aja, wakakakaka.

    Btw, masalah penipuan kayak gini kayaknya sulit menembus diri saya.
    Soalnya saya punya aji-ajian buat nggak ketipu kayak gitu.

    Yaitu..







    KAGAK MAU ANGKAT TELPON DARI NOMOR YANG ANEH! HAHAAHAHAHAH!

    Etapi, bahkan dari nomor yang saya kenal, saya males banget angkat telpon sih, even dari bank, kan ada email.
    No phone! chat only hahahaha.

    Tapi ini memang dari diri saya sendiri sih, saya males nerima telpon, bukan karena takut ditipu, tapi kalau ternyata yang nelpon ngajak ngerumpi 3 jam, saya nggak tahu cara memutus rumpiannya, bsia-bisa ikan goreng saya gosong dong Li, wakakakakka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau tak jewer tapi nggak tahu alamat si penipu dimana 🀣

      Wkwkwk Kak Rey, aku ngakak baca alasan terakhirnya 🀣. Kak Rey baik banget jadi nggak enak untuk tutup telefon ya πŸ˜‚. Kalau ditelefon sama asuransi, Kak Rey bisa menolak nggak? Semisal kalau telefonnya terangkat πŸ˜‚

      Hapus
    2. Naaahhh... itu juga alasannya, mengapa saya malas angkat telpon, karena even agen asuransi yang ngomongnya kayak ngerap pun, saya sungkan nutupnya, biar kata akhirnya saya tolak, saya tetep dengerin juga wakakakakaka

      Hapus

Words of The Dreamer. Theme by STS.