Selasa, 24 Maret 2020

Banyak orang suka melupakan perawatan untuk area mata mereka, padahal area mata adalah area yang paling sensitif dan tanda-tanda penuaan dapat sangat mudah muncul dan terlihat di area ini. Untuk merawat area mata, kita dapat menggunakan eye cream sebagai salah satu treatment untuk area sensitif ini.

Banyak sekali brand-brand yang mengeluarkan produk eye cream ini dan salah satu brand lokal dengan produk eye creamnya yang terkenal adalah Avoskin. Kali ini, aku mau mengulas pengalamanku setelah 3 bulan memakai produk Intensive Nourishing Eye Cream dari Avoskin.











Kemasan
Kemasannya berbentuk jar kecil dan ringan yang pastinya travel-friendly.

Tekstur 
Teksturnya bukan tipe krim kental. Sedikit watery sehingga mudah menyerap.

Klaim 
- Menjaga kelembapan area mata hingga 24 jam
-  Membantu mengurangi lingkaran hitam pada mata
- Mengurangi kantung mata
- Menjaga area kontur mata agar tetap sehat dan lembap
- Membantu memperhalus area kontur mata

Harga
Rp 149.000,- Di Shopee


Pengalaman Pemakaian
Selama 3 bulan ini, aku cukup rutin menggunakan produk ini pada area mataku, aku pakai saat pagi dan malam. Produk ini cukup terbilang awet karena sampai saat ini, aku baru menghabiskan 1/4 dari isinya. Jadi, jangan kaget saat melihat kemasannya yang kecil karena pada kenyataannya, kita hanya membutuhkan sedikit produk untuk kedua area mata kita.

Aku merasakan area mataku menjadi tambah halus dan lembap, garis-garis halus pada area bawah mata juga terlihat memudar, sesuai seperti klaimnya.
Untuk efek mencerahkan lingkaran hitam dan mengurangi kantung mata, masih belum terlihat padaku.

Satu hal yang agak mengganggu dari produk ini adalah adanya sensasi tingling dan agak perih kalau dipakai terlalu banyak. Sensasi tingling ini aku rasakan dari saat pertama pemakaian sampai saat ini jika aku menggunakan produknya terlalu banyak. Tapi, secara keseluruhan aku suka sama produk ini karena manfaat melembapkannya terasa sekali.


Nah, itu dia pengalamanku memakai produk Intensive Nourishing Eye Cream dari Avoskin. Bagi kalian yang sedang mencari produk eye cream lokal dengan manfaat melembapkan dan menghaluskan area mata, aku rekomendasiin produk ini untuk kalian.

Jadi, kesimpulan untuk produk ini,

Plus (+)
- melembapkan dan menghaluskan area mata
- tidak membuat area mata jadi berminyak
- kemasannya kecil dan ringan sehingga mudah dibawa berpergian

Minus (-)
- efek mencerahkan lingkaran hitam kurang terlihat
- kemasannya kurang higenis
- ada sensasi tingling jika dipakai kebanyakan

Overall
4/5


Sampai jumpa di post lainnya!

See you!
The dreamer.



Selasa, 10 Maret 2020

Salah satu buku rekomendasi dari seorang youtuber yang aku sukai adalah buku The Four Agreements yang menurutnya merupakan salah satu buku yang memberi dampak dalam hidupnya. Oleh karena itu, aku pun mencoba membaca buku tersebut dan aku baru saja menyelesaikan bab pertama The First Agreement;be impeccable with your word yang berhasil membuatku merasa bahwa buku ini juga memberi dampak bagi hidupku dan aku ingin membagikan hal-hal baik yang aku dapatkan dari bab pertama ini untuk kalian.


The First Agreement
Be Impeccable With Your Word

Impeccable artinya tanpa dosa/sempurna. Jadi, hal yang pertama yang dibahas dalam buku ini, intinya agar kita berhati-hati dalam setiap ucapan kita. Percaya atau tidak, bahwa setiap ucapan kita menimbulkan efek positif maupun negatif dalam pembentukan pikiran kita.

Menurut Don Miguel, penulis The Four Agreements, pikiran manusia merupakan tanah yang subur, dimana bibit selalu ditanamkan secara terus menerus. Bibit yang dimaksud adalah opini-opini, ide-ide, dan konsep-konsep. Kita menanam bibit, sebuah pikiran, dan itu bertumbuh. Kata-kata adalah bibit dan pikiran manusia itu ibarat tanah sangat subur. Satu-satunya masalah yang muncul adalah bibit yang biasa ditanamkan di pikiran manusia adalah bibit ketakutan. Penting bagi kita untuk bisa memilih bibit mana yang mau kita tanamkan di pikiran kita. 

Jika kita terbiasa untuk menanamkan kata-kata yang baik di dalam pikiran kita, maka ketika kata-kata buruk datang, pikiran kita akan menangkalnya masuk sehingga kata-kata buruk tersebut tidak bisa merusak pikiran kita. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memulai menanam hanya kata-kata yang baik saja untuk pikiran kita. Contoh: setiap hari kita mengatakan pada diri kita "saya bisa, saya mampu, saya cantik, saya hebat, saya kuat, saya pemberani, dll"
Ungkapan-ungkapan positif seperti itu, lama-lama akan membentuk bibit yang bertumbuh di tanah pikiran kita yang subur dan akan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik.

Kita juga harus berhati-hati terhadap kata-kata kita terhadap orang lain. Ketika kita berfikir bahwa kita menyakiti hati orang lain melalui kata-kata kita, tanpa sadar sebenarnya kita juga sedang menyakiti diri kita sendiri. Ketika kita menyakiti seseorang melalui kata-kata kita, orang tersebut mungkin akan menjadi membenci kita dan perasaan dibenci itu akan membuat hidup kita menjadi tidak nyaman, maka dari itu kita harus berhati-hati dalam berkata-kata terhadap orang lain.

Mulailah kita menanamkan dalam pikiran kita "I am impeccable with my word", rawatlah bibit ini dan ketika bibit ini tumbuh, maka bibit ini akan menjadi bibit yang menghasilkan kasih, dan akan menghancurkan bibit negatif yang ada dalam pikiran kita. Gunakanlah kata-kata untuk menebarkan kasih, bukan kebencian, karena kata-kata itu bagiakan sihir, yang merupakan pemberian terdahsyat yang kita dapatkan sebagai manusia.



Words of The Dreamer. Theme by STS.