THE FOUR AGREEMENTS BOOK (BE IMPECCABLE WITH YOUR WORD)

Selasa, 10 Maret 2020

Salah satu buku rekomendasi dari seorang youtuber yang aku sukai adalah buku The Four Agreements yang menurutnya merupakan salah satu buku yang memberi dampak dalam hidupnya. Oleh karena itu, aku pun mencoba membaca buku tersebut dan aku baru saja menyelesaikan bab pertama The First Agreement;be impeccable with your word yang berhasil membuatku merasa bahwa buku ini juga memberi dampak bagi hidupku dan aku ingin membagikan hal-hal baik yang aku dapatkan dari bab pertama ini untuk kalian.


The First Agreement
Be Impeccable With Your Word

Impeccable artinya tanpa dosa/sempurna. Jadi, hal yang pertama yang dibahas dalam buku ini, intinya agar kita berhati-hati dalam setiap ucapan kita. Percaya atau tidak, bahwa setiap ucapan kita menimbulkan efek positif maupun negatif dalam pembentukan pikiran kita.

Menurut Don Miguel, penulis The Four Agreements, pikiran manusia merupakan tanah yang subur, dimana bibit selalu ditanamkan secara terus menerus. Bibit yang dimaksud adalah opini-opini, ide-ide, dan konsep-konsep. Kita menanam bibit, sebuah pikiran, dan itu bertumbuh. Kata-kata adalah bibit dan pikiran manusia itu ibarat tanah sangat subur. Satu-satunya masalah yang muncul adalah bibit yang biasa ditanamkan di pikiran manusia adalah bibit ketakutan. Penting bagi kita untuk bisa memilih bibit mana yang mau kita tanamkan di pikiran kita. 

Jika kita terbiasa untuk menanamkan kata-kata yang baik di dalam pikiran kita, maka ketika kata-kata buruk datang, pikiran kita akan menangkalnya masuk sehingga kata-kata buruk tersebut tidak bisa merusak pikiran kita. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memulai menanam hanya kata-kata yang baik saja untuk pikiran kita. Contoh: setiap hari kita mengatakan pada diri kita "saya bisa, saya mampu, saya cantik, saya hebat, saya kuat, saya pemberani, dll"
Ungkapan-ungkapan positif seperti itu, lama-lama akan membentuk bibit yang bertumbuh di tanah pikiran kita yang subur dan akan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik.

Kita juga harus berhati-hati terhadap kata-kata kita terhadap orang lain. Ketika kita berfikir bahwa kita menyakiti hati orang lain melalui kata-kata kita, tanpa sadar sebenarnya kita juga sedang menyakiti diri kita sendiri. Ketika kita menyakiti seseorang melalui kata-kata kita, orang tersebut mungkin akan menjadi membenci kita dan perasaan dibenci itu akan membuat hidup kita menjadi tidak nyaman, maka dari itu kita harus berhati-hati dalam berkata-kata terhadap orang lain.

Mulailah kita menanamkan dalam pikiran kita "I am impeccable with my word", rawatlah bibit ini dan ketika bibit ini tumbuh, maka bibit ini akan menjadi bibit yang menghasilkan kasih, dan akan menghancurkan bibit negatif yang ada dalam pikiran kita. Gunakanlah kata-kata untuk menebarkan kasih, bukan kebencian, karena kata-kata itu bagiakan sihir, yang merupakan pemberian terdahsyat yang kita dapatkan sebagai manusia.



Posting Komentar