Last Weekend.

Jumat, 18 Desember 2020

Sabtu lalu, aku dan teman-temanku bertemu kembali untuk jalan-jalan bersama. Lagi-lagi, waktu terasa begitu cepat jika sedang bersama mereka. Hampir 12 jam bersama dan rasanya nggak cukup waktu untuk melepas rindu serta nggak cukup rela untuk melepaskan momen kebersamaan ini πŸ˜‚.

Kami menentukan tanggal 12 Desember kemarin untuk bertemu serta melakukan kegiatan tukar kado. Benar-benar refreshing banget bisa keluar rumah dan jalan-jalan seharian dengan mereka πŸ˜‚.


✨🧚🏻‍♀️πŸ„

Cantik banget lampu-lampunya 😍


Tujuan pertama kami hari itu adalah Astha District 8 yang merupakan mall baru di Jakarta dan sedang viral karena keunikan desain dan latar tempat yang dibangun diantara gedung-gedung perkantoran. Namanya juga kaum milenial, apa aja yang viral, langsung ingin dilihat atau dicoba πŸ˜‚. 

Karena sedang pandemi, di Astha ternyata tidak terlalu ramai. Hanya saja di bagian rooftopnya memang agak padat. Namun, jumlah pengunjung dibatasi oleh security yang berjaga. Jika udah mencapai batas maksimal, maka pintu menuju rooftop akan ditutup dan pengunjung harus antre menunggu giliran 😁.

Di Astha juga ada beberapa tempat makan yang baru aku dengar namanya, contohnya Maison KistunΓ© dan Ben Gong Cha, serta beberapa tempat makan lain yang namanya terasa asing di telingaku πŸ˜‚. Hampir semua tempat makan ramai pengunjung saat itu. 

Ada 1 toko roti yang aroma rotinya wuaaaangggiiii banget sampai membuat aku ngiler hanya karena mencium aromanya, tapi sayang antriannya cukup panjang sehingga aku mengurungkan niat untuk mencoba 😭. Sampai sekarang kalau dicoba ingat kembali, aroma rotinya masih bisa tercium 🀣. Wangi sejenis keju atau butter yang sungguh kencang, sampai jarak beberapa meter aja udah manggil-manggil untuk dibeli πŸ˜‚.

Karena nggak kesampaian untuk beli roti tersebut—yang bahkan nama tokonya aku nggak tahu karena nggak kelihatan—jadi, aku dan teman-teman memutuskan untuk naik dan membeli minuman di Ben Gong Cha, salah satu toko minuman yang menyediakan milk tea, cheese tea dan minuman lainnya. Saat di Ben Gong Cha, aku memutuskan untuk memesan Golden Pearl Cheezo Matcha. Iya, aku anak matcha banget, guys πŸ˜‚


Mejanya warna pink! Lucu πŸ™ˆ


Dinamakan Golden Pearl karena pearl/boba di Ben Gong Cha berwarna coklat terang transparan, berbeda dari warna pearl/boba di pasaran yang cenderung berwarna coklat gelap. Rasa dari Golden Pearl Cheezo Matcha ini ENAK BANGET 😍. Lewat tegukan pertamanya langsung membuatku jatuh cinta dengan rasa dari minuman ini.

Pertama. Rasa cheesenya pas. Tidak terlalu manis, ada sedikit asin dan tidak membuat eneg. Ringan tapi kaya rasa.

Kedua. Rasa matchanya pas. Tidak terlalu kencang, tapi tetap terasa "matcha" di mulut, meskipun udah dicampur dengan topping cheese di atasnya, rasa matchanya masih tetap terasa. Justru perpaduan dengan topping cheesenya membuat minuman ini terasa enak dan menyegarkan.

Ketiga. Tekstur pearl-nya pas. Tingkat kekenyalannya pas dan tidak terlalu manis.

Keempat. Setelah minumannya habis, aku baru sadar bahwa minuman ini nggak mengandung bongkahan es batu, juga nggak terasa "blended" lho. Jadi, nggak tahu kenapa minuman ini tetap terasa dingin meskipun nggak ada bongkahan es batu sekalipun. Keren 😍. 

Karena hal itu juga, aku dan teman-temanku merasa harga yang ditawarkan sangat sesuai dengan apa yang didapatkan. Kami merasa seperti mendapat full experience dari minuman Ben Gong Cha ini, sebab 1 gelas minuman seharga 30rb-an terasa beneran "penuh" πŸ˜†. Namanya juga cuan-cuan lovers, senang banget kalau beli minuman no ice seperti ini 🀣. Salam cuan-cuan 😝.


πŸ„


Setelah puas jalan-jalan mengelilingi Astha District 8, kami memutuskan untuk pergi ke destinasi lain yaitu Little Tokyo di daerah jalan Melawai kawasan Blok M πŸ’ƒ.

Maaf, kalau aku norak, tapi ini pertama kalinya aku menjelajah daerah Blok M dan baru tahu kalau di sini ada lokasi bernama Little Tokyo πŸ™ˆ.

Di daerah Little Tokyo terdapat beberapa restoran Japanese Food yang katanya citarasanya autentik dan desain dari restoran-restorannya juga khas Jepang seperti pakai pintu kayu kayak di Doraemon, duduk lesehan dengan lantai khas Jepang, dsb. Pokoknya semakin "Jepang" banget desain tempatnya, pastinya harga makanannya semakin mahal 🀣. 

Oiya, di Little Tokyo rata-rata pemilik atau kokinya adalah orang Jepang asli, that's why rasa makanannya dibilang autentik 😁. Walaupun aku sendiri nggak tahu benar autentik atau nggak, secara aku belum pernah ke Jepang 🀣.

Akhirnya, aku dan teman-temanku singgah di salah satu restoran bernama Ramen Restaurant Yuui. Restoran ini terletak di ruko searah menuju Golden Boutique Hotel Melawai. Tempatnya agak gelap, jadi kurang terlihat jika tidak diperhatikan baik-baik. Berhubung temanku udah pernah makan di sini, jadi kami mengikuti rekomendasinya saja, agar semisal rasa makanannya nggak enak, jadi ada kambing hitam untuk disalahkan 🀣. Wkwk.

Kesan pertama saat masuk ke Yuui adalah restorannya kecil, tapi rasanya "homey" bangettt. Seolah sedang makan di dapur rumah teman, tapi ada pelayannya 🀣. Ruangan restoran yang kecil, hanya mampu menampung beberapa orang saja, kira-kira kapasitas maksimal ruangan hanya sekitar 30 orang. Saat kami datang, restoran sedang sepi, jadi semakin terasa private, seperti sedang di dapur rumah teman beneran 🀣.

Menu yang kami pesan di Yuui adalah ramen. Setelah sekian lama aku ngidam ramen, akhirnya kesampaian untuk makan ramen πŸ˜† yaaay! πŸ₯³πŸ’ƒπŸ». Ramennya sendiri terbagi atas beberapa rasa, aku sendiri memilih varian Tonkotsu Sio (garam) Ramen, sedangkan teman-teman memilih yang Shoyu (kecap asin).


Udah ngiler belum lihatnya? 😝


Begitu mangkok ramen kami datang, nggak pakai babibu, langsung kami hajar sampai ludessss 😝. Meskipun aku pesan yang asin garam dan lainnya memesan asin kecap, tapi rasanya ternyata nggak berbeda, sama-sama enak 😝.

Yang membedakan ramen Yuui dengan ramen di luaran lainnya yang pernah aku makan adalah di tekstur mie dan kuahnya. Kaldu kuahnya gurih banget, bukan gurih yang bikin haus ya. Kaldunya seperti udah digodok berhari-hari, jadi kaldunya terasa sekaliii 🀀.

Tekstur mienya enak, kenyal tapi nggak seperti karet saat digigit 🀀. Maap.. mau ngelap iler dulu.. soalnya jadi ngiler pas nulis ini karena kebayang kelezatan kaldunya 🀣.

Oiya, 1 lagi yang membedakan rasa ramen Yuui yaitu ada sedikit rasa jahe di dalamnya. Biasanya jahe ini opsional, tapi kalau di Yuui, ada sedikit rasa jahe di daun bawangnya, menurutku. Not too strong, kok.

Terakhir, ramennya dimasak oleh sang empunya yang adalah orang Jepang asli, jadi asumsiku rasa ramen ini 80% mirip lah sama dengan yang di Jepang 🀣 #soktahu.


🧚🏻‍♀️


Setelah dari Yuui, kami sebenarnya ingin makan sate taichan yang terkenal di daerah Senayan. Namun, berhubung kami nggak tahu lokasi persisnya dimana, jadi sewaktu mengecek di Google Maps sambil melihat tempat yang diarahkan, hasilnya nihil alias nggak ketemu kang jualan sate taichannya 😭.

Jadi, kami pindah haluan dan cari-cari destinasi lainnya. Akhirnya, kami menemukan tempat dessert bernama 21 Factory di sebelah toko es krim Ragusa. Sayangnya, jam 21.00 toko ini tutup dan kami tiba di sana pukul 20.50, jadi hanya ada waktu 10 menit-an untuk memesan dan duduk sebentar.

21 Factory menjual gelato dengan berbagai rasa. Salah satunya yang terkenal adalah rasa Tolak Angin 🀣. Jangan tanya rasanya gimana, aku nggak cobain karena udah kebayang gimana rasanya 🀣. 

Gelato yang aku pesan ada 3 rasa yaitu Rocky Road, New York Cheesecake dan Lotus Biscoff. Ketiganya enak semuuaaaa dan favoritku adalah New York Cheesecake karena rasanya unik, ada manis dan sedikit asin keju 😍. Gelatonya nggak sempat di foto karena udah keburu dilahap duluan 🀣.

Kapan-kapan aku ingin cobain es krim Ragusa, ah. Belum kesampaian untuk mencoba Ragusa padahal toko es krim yang satu ini legendaris banget πŸ˜‚.


✨🧚🏻‍♀️πŸ„


Last weekend, aku senang sekali karena bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman dan menjelajah ke tempat-tempat baru 😍. Semoga pandemi ini segera berlalu agar jalan-jalan berikutnya bisa lebih leluasa dan kalau makan jadi bisa duduk bareng semeja kembali, tanpa pembatas dan jarak melintang πŸ˜‚.



How about you?
Kegiatan apa yang kalian lakukan di akhir pekan kemarin?
Let me know!



The dreamer.
🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️

58 komentar

  1. Setelah berbulan-bulan gak keluar rumah, akhirnya pekan kemarin aku keluar juga, Liiiiii πŸ˜†. Yeaaaay, akhirnya halan-halan jugaaaaaπŸ₯³. Walaupun cuma bentar aja sih. Cuma tiga jam doang muter-muter mall cari kado buat suami 🀭. Ngomong-ngomong aku ijinnya ke suami keluar buat nemenin adek beli baju. Dia tidak tau kalau sebenarnya bukan aku yang nemenin adek, malah adek yang nemenin aku buat cari barang yang aku cari-cari. Muehehehe😜

    Eh, tapi itu bohong ya, Li? Wah, dosa berarti aku ya... 😭

    Lihat Golden Pearl Cheezo Matcha nya bikin aku pengen nyicipin juga 🀀. Tapi sayang, belum ada Ben Gong's di sini 😭😭😭.

    Eh iya, aku gak bisa bayangin apa yang dipikirkan sama yang punya 21 Factory ketika membuat varian rasa tolak angin πŸ™ˆ. Padahal aku dan orang-orang rumah di sini gak bakalan minum tolak angin dengan hati gembira, lho, Li. Kita di sini minum itu dengan terpaksa, kalau lagi masuk angin doang. Itu aja minumnya langsung ditelen, biar gak berasa rasanya πŸ˜‚. Apakah mungkin gelato rasa tolak angin itu sama dengan rasa tolak angin yang aku kenal? πŸ™ˆ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yay! Congrats Kak Roem akhirnya bisa yalan-yalan juga 😝. 3 jam aja udah berartii banget dan cukup membuat senang mengingat kondisi yang seperti ini πŸ˜‚
      Huahahahah itu bohong dong 🀣 tapi di mall, adik Kak Roem sempat lihat baju-baju nggak? Kalau iya, berarti nggak bohong, kan memang ada waktu nemenin adik lihat baju 😝.
      Lantas kado paksu udah ketemu belum, Kak? Semoga paksu suka dengan hadiah pemberian Kakak πŸ˜†

      Pukpuk Kak Roem πŸ€—. Semoga Ben Gong Cha bisa segera buka di daerah Kak Roem ya. Atau coba minum matcha dari toko lain untuk menghilangkan ngidam 🀭

      Berhubung aku nggak nyobain, jadi aku nggak bisa bilang sama atau tidak πŸ˜‚
      Tapi dibayanganku rasanya sama dengan tolak angin yang kita kenal hanya sedikit lebih manis wkwkwk
      Cocok buat anak kecil yang lagi masuk angin tapi susah untuk minum obat nih 🀣🀣🀣
      Eh tapii, tolak angin itu satu-satunya jamu yang suka karena rasanya masih enak bagiku πŸ˜‚

      Hapus
  2. Waaaaaa asiknya menghabiskan waktu weekend dengan jalan-jalan bareng temen. Kayaknya aku udah lama banget nih gak ketemu temen-temen lain selain yang di kantor πŸ˜‚

    Liaaa ayok tos lagi! Kita sama2 anak Matcha banget hahaha 🀣 nambah lagi deh kesamaannya. Temen2ku juga udah hapal banget kalo ada rasa Matcha pasti deh aku milih yang itu. Btw aku jadi pengen coba Golden Pearl Cheezo Matcha yang Lia pesen juga deh. Itu menggiurkan sekali, apalagi no ice ya dan masih dingin lagi. Biasanya kan beli boba ada kali hampir setengah itu ice-nya, kalo ga pake malah jadi kurang dingin.
    Thanks udah sharing tempat2 baru Lia, bisa dicoba nih buat jalan2 nanti 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Tika pasti juga rindu dengan teman-teman mainnya! Kapan atuh bisa kumpul bareng lagi? Hahahaha.

      Waw! Ada pecinta matcha juga! Toss! 🀸🏻‍♀️🀚🏻. Kalau minuman, aku suka deh rasa matcha. Suka aja gitu matcha dan greentea πŸ˜‚

      Nah benar banget! Biasanya kalau beli boba, es batunya bisa sampai setengah gelas dan kadang waktu sedot boba-nya, ada bongkahan es nyelip jadi nggak nyaman ngunyahnya πŸ˜‚. Minuman di Ben Gong Cha ini karena no ice, jadi waktu minum bobanya bisa dengan perasaan tenang dan puas, tanpa khawatir ada bongkahan es nyelip 🀣

      Sama-sama, Kak Tika ♥️

      Hapus
  3. Ah review kali ini bikin perut bergemuruh. Isinya makanan semua.😍
    Mba di sana ada kebijakan di resto yg berbeda nggak saat pandemi. Misal dibatasi jumlah orangnya πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi ramennya, Kak Phebie 😝. Aku aja dibuat keroncongan oleh foto ramennya wkwkwk

      Mostly menerapkan 1 meja yang biasa untuk 4 orang, hanya bisa diisi untuk 2 orang. Lalu ada pembatas plastik di meja, dan jam 9/10 udah nggak menerima dine-in. Resto-resto besar atau ruko-ruko yang biasanya nerapin hal ini dan masih menerapkan hingga saat ini 😁

      Kalau di tempat Kak Phebie, bagaimana?

      Hapus
  4. mall baru yang beda dari mall mall di Indonesia pada umumnya, memang bikin orang penasaran nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, apalagi kalau sedang viral, Kak 🀣 gimana nggak semakin membuat orang penasaran 🀣

      Hapus
    2. udah pasti viral sih soalnya zaman sekarang informasi cepet menyerbar

      Hapus
  5. Agak lama juga yah ngga main sama teman. Terakhir saya ingat, pas main sepedaan itu. Ato mungkin ada agenda lain yang tidak ditulis.

    Kalo sama teman, seberapa lamapun ngga kerasa yak πŸ˜… Apalagi kalo agendanya cuma liburan dan jalan-jalan. Saya senang liat orang-orang yang dengan senang hati menghabiskan waktunya bersama teman. Sebab itulah barometer merekamereka sebagai seorang remaja di muka Bumi. Semoga pertemanannta langgeng kak Lia 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rahul kok masih ingat aja! 🀣. Benar, yang terakhir kali saat sepedahan di bulan Agustus. Setelah itu tidak ada agenda lain sampai Sabtu kemarin πŸ˜‚
      Selain terhalang situasi, waktunya juga sulit jadi begitu bisa ketemuan, rasanya senang sekali πŸ™ˆ

      Benar banget, Hul! Apalagi kalau bisa nginap-nginap bareng gitu, makin nggak pengin pulang 🀣. Jadi saat membaca tulisan Rahul yang suka nginap-nginap bareng teman, kadang aku suka pengin juga 🀣
      Mumpung belum menikah dan punya anak, puas-puasin ya main sama teman-teman huahaha.
      Aminn πŸ™πŸ» semoga pertemanan Rahul dan teman-teman juga langgeng ya 😁. Terima kasih udah membaca tulisanku, Hul πŸ€—

      Hapus
  6. Di tempatku, toko roti yg aroma wuaangiiii banget adalah Roti'O mbak, haha
    Aroma nya aja udah tercium di seberang jalan, ketika kita lewat. Gimana coba, aku curiga, jangan2 emang ada semacam "parfum" yang disemprotkan ke luar jalan yaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eeee, iya ya Do! Jangan-jangan disemprotin parfum wangi roti 🀣 kok aku nggak pernah kepikiran 🀣
      Tapi benar deh, toko Roti'O tuh wuangi banget~ wuanginya tipe yang menggiurkan gitu kan 🀣. Dodo suka makan Roti'O?

      Hapus
    2. Yaak, aku suka makn roti o. Apalagi kalo ada yg beliin wkwkwok.
      Sebenernya, sebelumnya jarang krn Roti O adanya di mall. Tapi skrng, mereka buka toko baru, tidak jauh dari rumahku. Jaraknya hanya sekitar 300 meter dari rumah hahha

      Hapus
  7. Wah asyiknya bisa JJ di akhir pekan.. Tapi jangan lupa untuk selalu berbagi di blog ya biar kami2 yang Kudet dan mungkin hanya bisa membayangkan berada di sana sedikit punya gambaran...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap grak, Bang Ancis! 😁
      Terima kasih udah mampir ya πŸ™πŸ»

      Hapus
  8. Huaaa baca ini rasanya hangat dan bikin kangen ngumpul bareng teman-teman juga, Lii 😊 emang tuh yaa, mau selama apapun ngumpul bareng sohib rasanya nggak pernah cukup. Awal bulan November kemarin aku juga baru ketemuan lagi dengan sahabatku, ngobrol berduaan selama dua jam aja tuh kurang pake baaaaanget. Ini kalian sampai 12 jam dengan agenda makan teruss masih nggak cukuppp?! *lebay* 🀣

    Ben Gong Cha ini awalnya kukira 'anaknya' Gong Cha, ternyata beda brand πŸ˜‚ udah lama banget nggak minum milk tea di mall, dan ini harganya sih standar untuk kualitas deskripsi yang kamu berikan hihi

    Ahhh, beberapa waktu lalu si kokoh juga ngajakin makan sushi di Little Tokyo! Tapi setelah lihat review, memang resto di sana mini-mini yaa ukurannya. Penasaran juga kayak apa karena seperti yang kamu bilang, di sana restonya autentik. Dan kalau lihat dari foto, penampakan restorannya memang mirip seperti di Jepang sana πŸ˜† okay fix. Ini lagi hujan di Bogor terus liat ramen. Perut langsung krucuk krucuk *padahal abis makan bakcang sebiji* 😜

    Glad to hear that you had a great weekend with good friends, Lii! Minggu lalu tuh aku ngapain yaa... oh makan bakmie lagi di Kelapa Gading HAHAHA dan kebetulan hari ini kami ada acara online Christmas celebration dengan teman-teman komsel. Semoga semuanya berjalan lancar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak cukup, Ci 🀣. Teman-teman aja pas mau pulang pada nggak rela 🀣 masih pengin jalan-jalan bareng wkwkwk. Cici ketemu sohib 2 jam aja? Mana cukuppp 😝. 2 jam itu minimal harusnya wkwkwk. Tapi kalau waktunya terbatas, 2 jam aja udah berkah banget ya, Ci πŸ˜‚

      Bukannn, namanya aja yang mirip-mirip, Ci 🀣. Desainnya aja beda sekali, Ben Gong Cha ini desain interiornya kelihatan "berkelas" dan serba gold pink. Lucu deh πŸ™ˆ

      Iyes! Restonya mini-mini, Ci. Ada yang agak luas tapi kayaknya harga makanannya lumayan pricey πŸ˜‚ tapi sesekali cobain ke sini boleh banget, apalagi coba resto yang desainnya ala Jepang gitu. Jepang rasa lokal 😝
      Huahahahaha maaf jadi membuat ngiler, Ci 😝. Tapi ramennya benar enak sih! Dan aku sekarang jadi kruyuk-kruyuk juga + ngidam ramen lagi #plakk

      Thank you, Cici Jane πŸ˜πŸ€—. Wkwkwkwk Cici! Akutu salut ya sama Koko dan Cici karena rela berkendara sejauh itu untuk makan bakmie 🀣. Kalau pergi agak jauh gitu, tiba-tiba pergi atau udah direncanain dari malam sebelumnya?
      Aminnn!! Semoga acara online Christmas Celebrationnya bisa berjalan lancar dan semuanya bisa hepiiii πŸ˜†

      Hapus
  9. Liiii kalo udah ke Ragusa plis tulis reviewnya ya, soalnya di FF Kosan Enam Hari yang aku pernah baca penulisnya jadiin toko es krim Ragusa ini sebagai salah satu latar tempatnyaπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

    BalasHapus
    Balasan
    1. SIAP GRAK KAK ENDAH! Semoga aku bisa segera cobain Ragusa ya, aku juga penasaran banget sama rasanya πŸ™ˆ
      Kalau tempatnya kemarin pas lewat sempat lihat, kayak ruko agak jadul gitu, Kak πŸ˜‚

      Hapus
  10. Waa seru banget bisa ngumpul bareng temen-temen lagi ya Mbak Lia..

    Beberapa minggu yang lalu sahabat-sahabatku juga mengadakan staycation di daerah jakarta, tapi nyesek aku ngga bisa ikut.. baca ini aku jadi keinget itu sedih.. πŸ˜…
    Aniwaii, pengen covid ini usai cepet-cepet biar bisa keluyuran tanpa khawatir

    Aku belum pernah ke daerah hits Astha District 8.. kayanya fancy ya mbak haha 😁
    Pernahnya malah ke little Tokyo, makan direstaurant jepang gitu, aku lupa namanya soalnya waktu itu cuman ngikut temen aja haha

    Oiya, weekend kemarin aku habiskan untuk dirumah haha.. krikkrik bingiitss.. kayanya abis covid ini, aku bakalan meledak deh haha πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaa Kak Aqma, I'm so sorry to hear that 😭
      Doaku juga sama. Semoga pandemi bisa segera berlalu agar bisa pergi-pergi dengan leluasa. Aminn. Sebentar lagi, Kak. Semangat!

      Astha ini bisa dibilang middle grade. Agak fancy tapi tidak sefancy Plaza Indonesia πŸ˜‚
      Wahh~ Kak Aqma malah udah pernah ke Little Tokyo! Makan apa Kakak di sini? Sushi atau ramen? Enak nghak?

      Siap-siap meledak ya πŸ€ͺ kumpulin tenaga dulu dari sekarang agar saat pandemi selesai, bisa langsung tancap gas πŸ€ͺ

      Hapus
  11. OMG 12 jaaaaam lama amat Liiiii, hahahaha, puas deh tuuuh pasti, bisa buat menampung rasa rindu for another 6 months maybe 🀣 Secara kakak kalau ketemu sohibul paling lama hanya dua jam kayaknya ~ eh tapiiii waktu seusia Lia, pernah sih sampai seharian hahahahaha. So enjoy it, while it last Liii 😍

    Ikutan happy rasanya baca cerita Lia main sama teman-teman, pasti seru bingits, semoga persahabatan Lia bisa longlast, dan semakin banyak cerita seru yang bisa Lia bagikan. By the way, Maison Kitsune yang di Paris itu, Li? Cabangnya, kah? 😱 hahaha, kakak kurang update sama tempat hits di Jakarta, tapi tau banget yang di Paris itu, keren kalau ternyata cabangnya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaaak Eno πŸ€—πŸ€— 2 jam aja udah berarti banget kalau di usia Kakak ya! Wah, aku benar-benar harus puas-puasin main bareng sebelum pada menikah dan punya anak πŸ˜‚. Nanti waktu kumpulnya pasti akan susah huhuhu.

      Amin!! Terima kasih banyak atas doanya πŸ™πŸ» doa yang sama untuk Kak Eno dan para sohibul ya πŸ˜†πŸ€—
      Anyway, katanya sih iya, Kak. Maison Kitsune yang di Paris itu lhoo dan ini cabang pertama di Jakarta. Pas awal buka sampai waiting list karena hype πŸ˜‚
      Kalau Kak Eno main ke Jakarta, boleh mampir ke Astha. Ini di kawasan SCBD, dekat dengan Pacific Place situu~

      Hapus
  12. Ngumpul bisa sampai 12 jam. Pasti banyak hal yang dibicarakan yaa. Saking kangennya dan lama ga ketemu...hahahha 🀣

    Pagi-pagi di hari sabtu baca artikel yang banyak makanannya, sungguh pilihan yang salah 🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih kurang banyak, makanya kurang puas, Kak Rivai 🀣

      Maaf tidak bermaksud untuk membuat perut jadi keroncongan, hanya bermaksud untuk membuat ngiler aja kok 🀣 *ngeselin*

      Hapus
  13. ngeces gini baca-baca tulisanmu Lia, apapun yang lia tulis dan deskripsikan, aku jadi mau dooong...

    dan memanglah begitu, kalo ngumpul sama temen atau sohib sevibes ,apalagi temen lama yang baru ketemu lagi, sehari ga kan cukuppp...

    weekend ini aku mau ngapain ya?
    hmmm.. setelah berminggu-minggu ini otak ini lelah dengan konten-kontenan, sekarang ada waktu berleha sejenak, aku cuma ingin istirahat aja, nonton film seharian deh biar bisa sejenak 'lari dari dunia nyata ke dunia imajinasi' hehehe..

    Oke deh, biar ga ngeces, hmm.. mungkin pilihanku jatuh kee... ah ini, combro aja deh, hahahaha...


    Terima Kasih Lia untuk tulisannya yg bikin aku ngecessss,
    ga apa-apa, ga usah tanggung jawab kok, aku sendiri yg datang ke blog ini *apasih dy?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha maaf udah bikin Kak Ady jadi ngiler ya 🀣. Sekarang gantian Kak Ady yang bikin aku ngiler dong #lho

      Benar sekali. Nggak pernah cukup rasanya, kadang meskipun udah nginap bareng berhari-hari juga rasanya nggak cukup 🀣 manusia nggak pernah puas 🀣

      Asik sekali bisa chill dan relax seperti itu! Mager-mageran memang nggak pernah salah ya, Kak 🀣

      Eeee, aku jadi pengin combro! Udah lama banget nggak makan combro huhuhu. Beneran dibalas bikin ngiler nih sama Kak Ady πŸ˜‚. Harus cari combro kemana nih aku wkwkwk

      Terima kasih juga Kak Ady karena udah membaca tulisanku. Untung nggak disuruh tanggung jawab jadi dompetku aman sentosa 🀣

      Hapus
  14. Makin pengen datang ke Astha deehh 😍 mana makanan nyaaa kayanya enak-enaaak semuaa. Duuhh minuman matcha ituu kamu deskripsikan dengan rincii dan bikin tergiuurrr. Karena bukan pecinta kopi, biasanya aku pasti nyari matcha ato coklat dehh. Waah mantep tuuh kalau emang ga pake es. Jadi ga rugi banget beli minuman itu hhhaa..

    Btw es ragusa ituu cukup otentik Li. Dia termasuk es yg mudah cair. Jadi pas uda tiba di meja langsung buru-buru serbuuu. Kalo ga nanti jadi makan air es krim bukan es krim nyaa πŸ˜‚

    Cuma emang tempatnya ga gitu besar dan selalu ramaai. Tapi boleh untuk di coba bareng temen-temen.

    Sepertinya es krim cheesecake pilihan kamu itu jugaa enaak. Sebagai pecinta keju, aku jadii pengen cobain hhha..

    Duhh mateng dehh kalo refrensi kuliner gini kudu siapin space perut agar bisa coba ini dan itu 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ayo kapan-kapan main ke Astha dan jangan lupa cobain minuman matchanya ya, Ci. Beneran enak deh dibanding rasa lain yang aku cobain hahaha dan nggak ngerasa rugi karena nggak ada bongkahan es batunya. Worth to try :D

      Oh yaaa? Pantas tiap kali aku lihat orang makan, selalu disuguhkan di piring. Apakah karena cepat meleleh ini alasannya ya? Atau sebenarnya ada cone tapi aku nggak pernah lihat aja 🀣
      Thank you atas insightnya, Ci. Kapan-kapan aku ingin ke sana hihihi

      Ci, es krim Cheesecakenya enak! Ada asin-asin keju gitu. Jarang nemu es krim cheesecake yang cocok di lidahku, namun yang ini cocok di lidah 🀣

      Huahahaha benar banget, Ci. Selain itu siap-siap perut keroncongan dan ngiler terlebih dahulu sewaktu melihat fotonya 🀣

      Hapus
  15. Kegiatan akhir pekannya seru banget Kak, jalan dan makan bareng teman-teman. Apalagi menunya enak-enak gitu.

    Kalo kegiatan akhir pekanku akhir-akhir ini kondangan mulu, ada beberapa sepupu yang nikahnya berurutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kegiatan akhir pekan Kak Rudi juga nggak kalah menarik! Asik dong pergi kondangan terus, tiap minggu jadi bisa makan enak dan menu bervariasi 🀭
      Yang nggak enak mungkin dompetnya karena cepat tiris kalau pergi ke kondangan terus 🀣

      Hapus
  16. Wah... seneng banget kalau ada minuman yg ga ada es batunya! Pernah beli macha latte di franchise kopi kekinian di kantor, terus milih yg no-ice, eh... literally dikasinya setengahnya doang dongg 🀦‍♀️🀣

    Btw, District 8 ini yg bareng sm apartment juga bukan, Li?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, Kak Hicha. Apa kabar? :D

      I feel you! Aku pernah mengalami juga kayak gitu, beneran dapat setengah cup kalau pilih no ice di cafe kekinian gitu 🀣. Hanya di Mcd atau KFC kalau no ice dapat minumannya tetap full 🀣

      Maaf Kak Hicha, tapi aku kurang tahu. Kayaknya 1 komplek tapi aku kurang tahu segedung atau nggak :'(
      Yang pasti kalau dari Astha, bisa kelihatan apartemen berhadap-hadapan wkwkwk

      Hapus
  17. wih 12 jam mbak itu sampe puas banget ya
    aku belum ketemu sama temenku si soalnya di luar kota semua
    memang coroces ini membuat rasa kangen tak tertahankan...

    ahahaha aku kalau ada toko roti yang bau butter dan sejenisnya juga bakal kesengsem alias pingin
    tapi kadang liat liat dulu si takut kalau harganya mahal hehe

    wah ada ada saja rasa tolak angin itu pasti pas banget buat hawa dingin kayak sekarang
    unik unik banget mbak makanan dan minuman yang kau beli
    jadi bikin mupeng hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Kak Ikrom bisa segera bertemu dengan teman-teman Kakak ya. Amiin.

      Huahahha sama dong. Aku malah punya mindset kalau toko roti yang wangi butternya kencang berarti harga rotinya mahal, jadi sebelum lihat harganya, udah kabur duluan 🀣

      Kalau es krim rasa tolak angin sepertinya membingungkan ya rasanya. dingin tapi hangat di badan, gimana ya jadinya? 🀣 karena aku nggak cobain jadi nggak tahu gimana sensasi rasanya wkwkwk

      Hapus
  18. Wuaah ..., mantap beud nih Liaaa ..., sekalinya keluar rumah tiga lokasi sekaligus langsung dijabanin, hahaaha πŸ˜„!.
    Mana enak-enak pulaaak kulinerannya!.

    Dari ketiga lokasi yang didatengin, aku ngga paham letak lokasi astha district 8.
    Di daerah Jakarta mana sih itu lokasinya, ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini namanya pembalasan dendam karena udah lama nggak jalan-jalan, Kak Him 🀣

      Astha di daerah SCBD, Kak. Dekat Senopati dan Polda Metro yang besar itu hahahaha

      Hapus
    2. Wuaaah .. iya juga ya, sekalinya 'balas dendam' langsung yuhuu banget jelajahinnya πŸ˜„.

      O, di daerah Senopati dekat Blok M itu ..

      Hapus
  19. Wah enak tuh minuman Ben Gong's Tea nya kak Lia, jadi pengin nyeruput juga, padahal lagi hujan dan hawanya dingin.

    Aku belum sekalipun makan mie ramen, bahkan baru tahu kalo ada little Tokyo di blok M. Aku pernah sekali ke blok M tapi waktu kecil pas jaman presiden Megawati, udah lama ya. Tapi ke blok M cuma lewat terminalnya doang sih, jadi ngga tahu little Tokyo.🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi ingin nyeruput matcha atau air hujan, Kak Agus? 🀣

      Kak Agus, semoga ada kesempatan untuk mencoba mie ramen ya! Kalau kesempatan itu datang, wajib cobain karena nggak akan nyesal :D
      Udah lama sekaliiiii kalau zaman Ibu Megawati 🀣 pasti udah banyak perubahan, kalau sekarang ke sana bisa jadi linglung lihatnya 🀣. Aku juga baru pertama ke sana jadi norak 🀣. Nanti kalau ingin main ke Blok M, ajak Kak Satria karena Kak Satria raja di Blok M wkwkwk

      Hapus
  20. Minumannya dong Lia, saya ngiler :D
    Apapun yang ada matcha-matchanya saya suka, sesuka saya kek cokelat, cuman enaknya cuman saya di sini yang suka Matcha, jadinya kalau ketemu matcha. saya tak perlu berbagi bahahahaha.

    Btw asyik ya main ke mall, saya agak mengurangi lagi dong, saking beberapa waktu lalu si adik batpil dan demam, panik dan parno banget, keingat beberapa waktu sebelumnya kami ngemal, hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaa Kak Rey juga suka matcha yaaa! Matcha nggak semua orang suka, jadi enak kalau kita sendirian yang suka matcha, bisa puas sendirian menikmatinya 🀣

      Huhuhu I feel you, Kak. karena corona jadi parno banget kalau batpil :( Gimana kondisi adik sekarang? Udah sembuh dan sehat kembali kah?

      Hapus
    2. hahahahaha betul bangeeett, senanggg hati saya karena bisa memborong matcha tanpa berbagi *dasar mamak pelit! wakakakaka.

      Syukurlah udah membaik say, sepertinya dia cuman kena debu, abisnya senang banget main di pagar, mana angin lagi kencang-kencangnya :D

      Hapus
  21. Ini berangkat bareng temannya pake satu mobil atau besar kendaraan Li? Aku ngebyanginnya kek konvoi nih soalnya kayak bnykn gt lalu pindah tmpt lagi, pindah destinasi lg itu pasti seru bgt ya ampun. Kapan ya terakhir hangout bareng temen demi buat jelajah tempat makan.. Kok kuliah adalah deh kayaknya. Ini seru bgt pasti. Semua org dapat giliran bercerita yaa. Nggak kebayang hebohnyaa nih.. Hihi

    Aku kenapa ngeliat ramennya lgsg merasa kecewa ya, dikit bgt itu mnrtku, jd kurang kenyang deh. Huhu

    Selamat yaa, akhirnya keluar kandang jg ni Li. Semoga sehat selalu yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kali ini kami satu mobil bersamaan jadi lebih seru karena di perjalanan bisa cerita-cerita dan ngakak bareng 🀣. Kalau konvoi gitu, seru juga sih. Sensasinya beda deh hahahaha
      Huaaa udah lama sekaliii :( tapi aku maklum karena Kak Ghina udah berkeluarga, teman-teman Kakak juga pasti banyak yang udah berkeluarga juga sehingga sulit untuk jalan-jalan bareng seperti ini :(

      Huahahaha kok dari fotonya aja udah bisa kebayang porsinya sih? Kak Ghina hebat karena tebakannya benar. Porsi mienya sendiri sedikit, kalau kuahnya nggak diminum sampai habis, rasanya kurang kenyang sih 🀣. Harus minum kuahnya sampai habis biar cukup kenyang wkwkwk

      Sehat selalu untuk Kak Ghina dan keluarga <3 Happy holiday, Kak!

      Hapus
  22. Tapi btw Li, minuman matcha itu aku masih blm paham di bagian mana yg membuatnya enak, hihi.. Pengen nyoba minum kekinian tp knpa matcha ini kok rasanya aneh ya d lidahku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkw nggak semua orang cocok dengan citarasa matcha. Temanku juga ada yang nggak suka karena kadang ada yang rasanya kayak rumput atau pahit 🀣
      Mungkin Kak Ghina belum menemukan rasa matcha yang pas di lidah Kakak. Kalau ingin, bisa coba greentea dari dumdum thai tea, itu enakkkk deh :D

      Hapus
  23. dulu di Little Tokyo situ tiap tahun diadakan festival Ennichisai. namun pada tahun 2019, festival Ennichisai menjadi festival terakhir..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget, di Little Tokyo terkenal sekali festival itu, Kak Zam. Sayang tahun ini nggak ada karena pandemi :(
      Kak Zam update juga ya soal kejadian dalam negeri hihihi saluttt!

      Hapus
  24. Waahh Neng Lia lama nggak keluar rumah.. Sekalinya keluar bawa pasukan kaya orang mau demo..🀣🀣🀣 Semua cafe dan Mall yang ada diJakarta didatangi..😊😊

    Hingga terakhir ke Little Tokyo Blok-M yang belum pernah sama sekali katanya..🀣🀣🀣

    Yaa ampun Tolong belum pernah ke Little Tokyo Blok-M.πŸ₯΄πŸ˜³πŸ˜³ Sama dong aku juga cuma lewat doang kalau ke Little Tokyo Blok-M ...Makan dan masuk kesana belum pernah..🀣🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🀣🀣🀣 benar juga, kayak mau demo aku 🀣 apalagi hanya pakai 1 mobil untuk angkut segitu banyak orang. Pas keluar dari mobil, orangnya seperti nggak habis-habis 🀣

      IYAAA AKHIRNYA AKU KE BLOK M, KAK SATRIA!! YAAAY! Setelah sebelumnya bilang ke Kak Satria kalau aku belum pernah ke Blok M 🀣. Kak Satria tukang mengambulkan impian orang ya? Wkwkwkwk

      Aku nggak percaya kalau Kakak belum pernah ke Little Tokyo 🀣. Secara Kak Satria kan rajanya Blok M, pasti udah belasan kali ngiterin Little Tokyo. Hayo ngaku! Wkwkwk

      Hapus
  25. 12 jam berasa kurang memang Lia kalau udah kumpul sama temen, aku pernah seharian dari pagi sampe malam jam 6 atau 7 aja kayak kurang. padahal kalau jam kerja rasanya kok lama hahaha
    kumpul sama temen dan pindah pindah lokasi plus masih ditambah chit chat hahahihi yang bikin lama tapi menyenangkan, tau tau udah malem dan berpisah lagi dengan mereka. Rasanya singkat banget

    tempat astha ini menarik juga, dominan kaca gitu, plus tatanan lampu yang cantik, tempatnya juga bersih dan minimalis. kumpul sama sohib udah pasti betah nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Inun, aku setuju banget! Kalau hari-hari biasa, 6-7 jam rasanya lama banget, tapi kalau sama teman-teman, mau 2x24jam juga nggak berasa karena bawaannya happy dan excited 🀣

      Banyak tempat duduk juga di ruang terbukanya, jadi bisa kalau hanya ingin nongkrong aja di sini hahahaha

      Hapus
  26. Mbak lia, saya ngiler juga nih liat ramennya. Kayaknya ini cita-cita terpendam saya pengen banget makan ramen, biar kayak naruto yang suka ramenπŸ˜‚ hu..hu... Jadi pengen ke sana, tapi jauh banget. Ya sudahlah tak ada ramen mi instan pun jadi.
    Saya last wekend di rumah aja kayak hari biasa, rebahan sambil nonton film. Pengen banget sih main sama temen tapi kok belum nemu jadwal yang pas gituh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Astria πŸ€—
      Apakah di daerah kota dekat tempat tinggal Kak Astria belum ada yang berjualan ramen? Nanti aku buka kedai ramen di sana agar Kak Astria bisa makan πŸ˜†

      Kakak sepertinya banyak stock film nih ya 🀭. Ayo tonton yang banyak agar bisa mengulas lebih banyak film lagi πŸ™ˆ. Bisa rebahan sambil nonton film itu berkah lho, Kak πŸ₯Ί aku aja ingin bisa seperti itu #plakk

      Hapus
  27. Aku penasaran loh Ama toko roti yg wangi banget itu :D. Kapan2 mau main ah ke astha, nyari toko rotinya :D. Aku selalu tertarik Ama toko roti, mungkin karena papaku pengusaha bakery. Jd setiap ada toko roti enak di JKT, rasanya selalu pgn ksh ato cerita ke papa ttg tekstur dan rasanya :D.

    Ramennya menariiiik Li, dari kuahnya kliatan bgt itu enaaak :D. Aku jarang sih main ke daerah selatan Krn jauh. Tp pas msh kos di selatan, aku slalu suka Ama kuliner2 sana dibandingin timur :D.

    Gelato rasa aneh2 gitu aku udh ga tertarik juga. Trakhir nyobain gelato rasa rempah2 kayak sereh, itu lgs ga kemakan hhahhahaha. Eskrim ato gelato paling enak ttp yg manis daaah. Ga ush coba2 yg rasa bumbu ato obat :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak salah, namanya "Baker Man". Kalau Kakak ke Astha, cobain yaaa :p
      Btw, apa nama toko bakery keluarga Kakak? Wah, pasti asik sih punya toko bakery >.<

      Kuahnya mantep banget kaldunya, Kak. Berasa nggak kaleng-kaleng walaupun tekstur mie-nya mirip bakmie ayam 🀣. Kapan-kapan kalau main ke Selatan, cobain ya, Kak.

      Oemjii rasa rempah-rempah gimana itu? 🀣. Aku pribadi cenderung cari rasa-rasa yang aman di lidah karena niatnya memang ingin menikmati bukan menyiksa diri dengan yang aneh-aneh 🀣. Kalau yang aneh-aneh, cukup jadi tester aja karena kalau beli 1 scoop pasti nggak kemakan wkwkwkwk

      Hapus