Eps.7 : What We Read In May.


Yuhuuu~ SELAMAT DATANG KEMBALI DI POSTINGAN JANEXLIA! πŸ₯³πŸŒŸ.  Yaampun, aku excited sekali rasanya karena JanexLia bisa kembali hadir di bulan ini setelah 2 bulan hiatus!! πŸ™Œ. Sebelumnya, aku ingin berterima kasih kepada Ci Jane yang bisa segera kembali dari masa cutinya πŸ₯°. Sungguh, aku tak mengira bahwa JanexLia akan kembali secepat ini, tapi ternyata semesta berkata lain πŸ˜†. Seperti biasanya, JanexLia akan kembali meracuni teman-teman dengan rekomendasi buku dari kami dan aku berharap semoga teman-teman ketagihan nggak kesal karena diracunin terus 🀣. 

Nah, pada episode ke-7 kali ini (udah episode 7 dong! 😭), aku akan membahas tentang buku yang sudah selesai dibaca di bulan Mei ini dan yang ingin aku rekomendasikan kepada khalayak sekalian 😁. Jangan lupa untuk main ke postingan Ci Jane juga supaya dosis racunnya lebih lengkap πŸ€ͺ. Sudah siap? Mari kita mulai prosesi meracuninya πŸ’ƒπŸŽΆ~~

 

✨🧚‍♀️🀸‍♀️


The Song of Achilles by Madeline Miller


389 pages (Eng Ver.) | Publisher by HarperCollins

Historical-Fiction, Fantasy, Mythology, LGBTQ


Bercerita dari sudut pandang seorang yang bernama Patroclus, seorang pangeran yang dibuang sejak kecil ke kerajaan dimana Achilles tinggal. Patroclus sendiri adalah anak manusia biasa, tidak punya kemampuan spesial apapun di saat itu, sedangkan Achilles memiliki darah dewa di dalamnya dan sangat hebat dalam permainan senjata serta alat musik Lira. Namun, perbedaan tersebut tidak menghalangi persahabatan erat mereka yang perlahan-lahan mulai terbentuk hingga menjadi perasaan cinta saat mereka dewasa. Yep, buat teman-teman yang kurang cocok dengan buku berbau LGBT, mungkin bisa melewati saja buku ini. Tapi, IMO, romansa LGBT di dalam buku ini tidak terlalu mengganggu, malah selama aku membaca buku ini, aku tidak merasa bahwa Patroclus seorang laki-laki karena gaya bicaranya membuat karakter Patroclus terkesan lebih feminim πŸ˜‚. Kemudian suatu hari ketika mereka berumur 19 tahun, Achilles dan Patroclus ikut berperang melawan bangsa Troy. 

Yang aku suka dari buku ini adalah gaya penulisannya yang indah, baik dalam Bahasa Inggris maupun terjemahannya, keduanya enak dibaca dan mengalir. Buku ini lebih page turner bagiku jika dibanding dengan Circe—buku lainnya dari Madeline Miller. Setiap kisah dalam The Song of Achilles memiliki porsi yang pas, baik itu kisah persahabatan, romansa dan waktu peperangannya. Karakter Patroclus digambarkan sebagai sosok yang mampu melihat karakter seseorang lewat gerak-gerik tubuhnya, juga sangat perhatian dengan orang lain. Hal ini membuatku kagum dengan sosok Patroclus 😍. 

Nah, untuk teman-teman yang suka dengan cerita mitologi Yunani, aku rasa buku ini akan cocok untuk kalian sebab buku The Song of Achilles ditulis berdasarkan referensi dari The Iliad dan The Odyssey. Jadi, bisa belajar mitologi dengan cara yang menyenangkan! πŸ˜†. Buku ini tersedia di Gramedia Digital dalam Bahasa Indonesia dan Kindle dalam Bahasa Inggris.


🌟🧚‍♀️🌟

 

Semasa by Teddy W. Kusuma & Maesy Ang

 

149 pages | Publisher by POST PRESS

Fiction, Contemporary


Coro dan Sachi, sepasang sepupu yang hubungannya sangat dekat sewaktu kecil dan rumah Pandanwangi adalah rumah masa kecil mereka, dimana mereka menghabiskan banyak momen kebersamaan di dalamnya. Suatu hari, ketika mereka sudah dewasa dan harus kembali ke rumah Pandanwangi, mereka seperti dibawa ke masa lalu, ke momen-momen kebersamaan mereka di rumah tsb. Perasaan nostalgia kembali hadir, juga membuka luka lama yang terpendam.

Semasa bagiku merupakan sebuah cerita yang hangat, tapi juga membuat hati terasa hampa sesaat setelah aku menutup halaman terakhir buku ini πŸ˜‚. Aku merasa seperti diajak bernostalgia ke masa kecil dan diajak berimajinasi tentang bagaimana kelak ketika aku sudah lebih tua dan harus kembali ke rumah keluargaku. Well, aku mungkin akan merasakan hal yang sama seperti Coro, Sachi serta kedua orangtua mereka πŸ˜‚.

Semasa adalah tipe buku sekali duduk, yang cocok untuk menemani santai sore menjelang senja sambil minum teh atau kopi (anak senja banget, nih?) atau saat ingin merenung sendiri di malam hari. Siapa nih yang suka tipe buku seperti ini? 😁. Ngomong-ngomong, buku ini ditulis dalam Bahasa Indonesia dan bisa didapatkan di Tokopedia Post Press


✨🧚🏻‍♀️🀸🏻‍♀️


Sekian racunku untuk JanexLia bulan Mei ini. Semoga ada 1 atau 2 buku (semua dong?!) yang nyangkut di hati teman-teman 🀭. Di bulan Mei ini, teman-teman ada baca buku apa? Yuk cerita di kolom komentar 😁.

Anyway, mohon maaf lahir dan batin ya, teman-teman πŸ™πŸ». Kalau ada salah-salah kata selama ini, mohon dimaafkan 😭. Terima kasih juga untuk teman-teman yang udah bolak-balik ke sini (PD banget πŸ€ͺ), tapi belum menemukan postingan baru. Yep, Si Peri lagi liburan kemarin, ya walaupun liburannya di rumah aja sih 🀣. I'll be back with another post, soon! Sending virtual hug for all of you πŸ’ž

72 komentar

  1. Sepertinya buku semasa lebih cocok untuk menemani hari hari saya yang belakangan ini lebih ingin menyendiri dan melamun sendiri heheheh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kedengarannya benar cocok untuk Kak Ilham 🀭. Jangan lupa camilan dan minuman ringan buat nemenin saat menyendiri hahaha

      Hapus
    2. Hemmm camilan ya, belakangan ini saya lagi suka banget sama better dan bahkan sepertinya saya lah pelaku utama dari habisnya better di warung dekat rumah saya hehehe.

      Hapus
    3. Wkwk jadi pelanggan tetap di warung dong demi beli Better 🀣. Aku udah bertahun-tahun kayaknya nggak makan Better, sekarang jadi pengin beli 🀣

      Hapus
  2. The song of Hacilles, sepertinya itu asik, terutama bagian peperangannya jika ada, soalnya suka sama kisah2 strategi2 perang, skil2 main pedang lawan pedang dengan sesama punya pedang seru bikin melongo, hihi

    Disana ada disebut juga si Troy, kalau gak salah pernah nonton film jadul yang pemerannya ada yang bernama Troy diperankan BradPit.

    Btw Mitologi itu apa ya mbak? Sejenis kisah nyata kah yang dibukukan πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sewaktu aku baca buku ini, aku juga teringat sama perang Troy yang diperanin BradPit itu 🀣. Tapi aku belum pernah nonton sampai habis, cuma dari sinopsis filmnya yang aku baca, cerita di film dan di buku ini berkesinambungan. Kebetulan si BradPit yang jadi Achillesnya tuh 🀭.
      Namun, di buku ini nggak terlalu banyak ceritain adegan perangnya, lebih ke latar belakang Achilles gitu, Kak Jaey wkwk.

      Mitologi itu bisa diartikan juga sebagai legenda, Kak Jaey hahaha.

      Hapus
  3. Kangeeeen!!! Peluk!!! Liburannya masih lanjut nggak ini? Semoga menyenangkan ya kalau masih di masa-masa liburan🌸

    Aku bulan ini baca dua buku non-fiksi seperti biasa xD mungkin tahun depan nargetin baca fiksi kali ya, kalau semua daftar non-fiksi tahun ini selesai xD banyak tuh racun JanexLia di notes yang belum aku beli semua soalnya yang buku tahun ini belum selesai semua hahaha T.T mohon maaf lahir dan batin juga Li, thanks for the update <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ada yg pelukan, boleh ikutan gak? πŸ˜…πŸƒ‍♂️πŸƒ‍♂️

      Hapus
    2. Kak Endaahhh, kangennn juga!! *Peluk balik* Kakak apa kabarnya? Liburannya udahan kok πŸ˜†

      Kak Endah baca buku non-fiksi apa? Bakalan dibahas nggak di blog? Kalau iya, aku kan menanti πŸ‘€. Wkwk seandainya tahun depan list tbr buku non-fiksinya masih belum selesai, baca fiksinya diselip-selipin aja, Kak πŸ€ͺ. Tapi hati-hati, biasanya kalau udah baca fiksi jadi ketagihan 🀣
      Mohon maaf lahir dan batin juga, Kak Endah πŸ™πŸ» terima kasih udah main ke sini 😚

      @Kak Jaey: wkwkw bukan mukhrim nggak boleh πŸ€ͺ

      Hapus
  4. Selama ada di gramedia digital tak cobanya baca.

    Li, ternyata nggak semua di gramedia digital lengkap ya.
    Kemarin penasaran sama buku tak mungkin membuat semua orang senang. Tapi nggak muncul. Aku pikir karena ini buku terjemahan jadinya harus beli meskipun terjemahannya terbitan Gramedia. Iya nggak? Apa karena belum rilis aja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena belum bayar kali Ton πŸ˜‚πŸ˜‚
      Bayar dulu ya.. Bulan ini giliran anda!! *mengingatkan... wkwkw

      Hapus
    2. Iya, nggak 100% lengkap hahaha. Biasanya hanya ada buku-buku terbitan Gramedia aja di sana, tapi iya ya, aku juga bingung kok buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang tuh nggak ada πŸ€”. Mungkin bukunya kurang hitz kali ya, makanya nggak dimasukin ke digital πŸ€”. Tapi kalau mau baca yang sejenis, coba baca Hidup Damai Tanpa Berpikir Berlebihan. Dengar-dengar, ini juga bagus hahaha


      Jangan lupa bayar bulanannya, Toniii. Tuh bapak kos udah nagih πŸ€ͺ

      Hapus
    3. Hi Toni! Mau kupinjamkan nggak buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang milik aku? 😁

      Hapus
    4. Bayu@ hahaha paling gercep kalau soal uang ini anak.

      Lia@ oke la Li. Nnti pas weekend tak coba bacanya. Terimakasih ya

      Mba Jane@ terimakasih banyak mba sebelumnya. Tapi nanti saya pinjam ke Bayu aja. Kebetulan bulan2 ini mau mampir kesana juga. Saya khawatir nanti bukunya rusak, karena di kosan banyak benda tajamnya.. wkwk

      Hapus
    5. Wkwk udah cocok jadi bapak kos ya si Bayu, Ton? 🀣
      Btw di kos-an kok bisa banyak benda tajam? Itu kalau digrebek 86 bisa masuk tipi nih 🀣

      Hapus
    6. Serem Li kalau dilihat. Yakin Lia bakal mabok darat kalau lihat langsung. Wkwk. Rapi si, tapi penuh ruangannya, segala ban motor ada di dalam.. Si Bayu aja kalau udah dikosannya Toni, tangan sama mulutnya gatel nyerocos terus kaya Ibu Kos. πŸ˜‚

      Hapus
    7. Ngomongin orang tuh di depan Ndre.. haha. Tapi masih rapi kan? Selama masih ada ruang buat gegoleran ya nggak papa.
      Makanya bagusnya sebulan sekali si Bayu sidak ke kosan sini biar kita dapat jasa cleaning gratis . Wkwk

      Hapus
    8. Wkwkwk ngebayangin Bayu kayak ibu kos kok lucu ya 🀣🀣, tapi benar itu, mungkin Bayu harus sering-sering mampir ke kos-an Toni biar kos-annya rapih 🀣
      Btw, barang-barangnya kepakai semua kan? Atau pajangan aja? Wkwk

      Hapus
    9. Bayu mah jangan diomong Li. Paling nggak bisa diem kalau ngeliat sesuatu yg nggk sesuai. Wk! Organizingnya keren si menurutku (Nih tak jujur) wkwk.

      Wah barangnya ada beberapa terpakai, beberapa juga pajangan. Kaya mesin Las contohnya Li. Wk! Bela2in beli, Yg sekalinya dicolok satu kosan bakalan anjlok listriknya. Sumpah kocak banget karena daya alatnya yg dibeli kebesaran 1300 watt..

      Hapus
    10. Wihhh, salut sama Bayu! Wkwk. Bayu, ini Andrew nggak mau dijajanin apa gitu karena udah muji-muji Bayu?:p

      Wkwk ngakak! Emang niat awalnya beli mesin las buat apa? Itu sih nggak bisa sering-sering nyalain, nanti yang ada diamuk sama 1 kos-an wkwkwk

      Hapus
    11. Bahahahahahaha 🀣🀣🀣🀣 pagi2 udah dibikin guling2 🀣 makasihhh lo Ndre udah jujur πŸ€— tapi ini nggak seperti Andre biasanya ya.. πŸ˜‚ biasanya kan seringnya aku dibe*o2in, apalagi kalau lagi ngomongin mesin.. πŸ˜‘ wkwkwk. Ntar tak jajanin barbel buat di cemilin dehh πŸ˜†

      Tak bantu jawab ya.. niatnya hanya untuk koleksi Li.. sultan emang.. hahaha πŸ˜‚. Segala mesin gerinda tangan, mesin bor, lengkap lahh πŸ˜‚ semua ada. Ehh tapi mesin lasnya pernah di pakai buat nyambungin pager yg patah ding dulu kalau nggk salah. πŸ€”

      Sebenarnya di suatu malam dia pernah curcol, Li.. kalau salah satu mimpi beliau adalah mau punya motor hasil rakitan sendiri. Jadi mesin2nya rangka2nya hasil comotan dari motor lain dan dimodifikasi gtu. Meskipun aku ngebayanginnya nggak bisa kebayang πŸ˜‚πŸ˜‚ yah.. 🀭 tapi cukup excited buat jadi saksi bisu hasil akhirnya..

      Hapus
    12. Wkwkwk Drew, nih mau dijajanin barbel sama Bayu 😜 jangan lupa ditagih nanti #lho

      Walahhhh, keren sekaliiii, nggak cuma jadi koleksi, bisa dipakai juga itu mesin lasnya 😱

      Huaaa mimpinya keren euyy! Aku rasa Toni bisa mewujudkannya, berhubung memang ada kemampuan untuk merakitnya. Semoga bisa segera terwujud! Dan kalau udah terwujud, boleh lah ya dipamerin hasilnya di blog Bayu 🀭

      Hapus
    13. Amin. Wk! Terimakasih Li doanya.
      Ntar kalau *jadi tak titipnya di Tulisan Andre atau nggak si Gendut..

      Hapus
  5. Wah akhirnya episode terbaru tayang juga....Welcome back JanexLiaaaaπŸ₯³πŸ₯³. Udah nunggu sejak 2 bulan hiatus.

    Aiih semasa itu kok nama tokoh utamanya lucu banget Lii, Coro dan Sachi πŸ˜†. Ceritanya hangat namun setelah selesai hati hampa sesaat? kok jadi penasaran ya.. kayaknya aku belum pernah baca buku seperti Semasa, lekat dengan kehangatan keluarga gitu ya LiiπŸ€”

    Bulan Mei....:Second sister jadi favoritku sejauh ini Lii. Bagus banget ini bukuuu. Anyway aku baru tau ternyata penulis Second sister itu dulunya pernah kerja sbg software engineer, pantesan pembahasan soal program komputer bisa serinci itu πŸ‘πŸ»

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAI KAK REKA! TERIMA KASIH TELAH MENUNGGU JANEXLIA πŸ₯Ί *kirim peluk untuk Kak Reka* πŸ€—

      Iya kan namanya lucu banget πŸ˜† kayaknya aku baru pertama lihat nama orang "Coro" dari buku ini hahaha. Betul bangettt! Tipe yang menghangatkan karena topik nostalgia keluarga, terus entah kenapa ujungnya berasa hampa 😣. Nanti Kak Reka aku pinjemin ajaaa 😝

      Huahahaha setujuu! Second Sister itu bagus + seru 😍. Ayo kita racunin teman-teman lain untuk baca Second Sister 🀣. Oyaaa? Aku baru tahu 😱 pantas aja bisa serinci itu! Tapi aku nggak yakin kalau drone bisa jadi alat penyadap(?)

      Hapus
    2. *tangkep pelukannya* 🀣🀣

      Ayok Lii.. atau mesti buat review khususnya aja nih buat second sister. Tapi kok rasanya ku sedang malas bikin review ya wkwkwkwk. ehbisa deh kayaknya Lii, kalo gak salah drone itu udah terhubung dengan internet. Tapi aku gak paham dan gak kebayang juga cara mengoperasikannya gimanaπŸ˜…

      Hapus
    3. Hiya hiyaaa, kita jadi kayak Teletubies nih, berpelukan 🀣

      Ayok Kak Reka bikin ulasannya πŸ€ͺ *nyuruh-nyuruh*. Mungkin bisa buat ide nanti tulis post di blog πŸ™ˆ. Aku mau bikin ulasan menyeluruh, tapi udah agak lupa-lupa cerita fullnya #plakk
      Nah itu diaaa yang aku nggak paham proses kerjanya gimana 🀣 tapi tetap terlihat keren di mataku, apalagi endingnya saat si N muncul di perusahaan. Itu aku bayangin adegannya kok keren ya wkwk

      Hapus
  6. bener-bener racun, aku jadi pengen baca bukunya juga ni, apalagi yang percintaan lgbt wkwkwk, gak sih, aku lebih suka ke mitologi nya itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Khanif 😁 suka yang berbau mitologi ya? Hahaha. Kalau buku klasik kayak Oddesy gitu udah pernah baca belum? Aku sendiri sih belum pernah, tapi ada ketertarikan untuk baca 🀭

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Tariii 😁 Mohon maaf lahir dan batin ya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

      Hapus
    2. Iya Lia, lahir batin juga. kakak lagi berduka kakak baru kehilangan ayah kandung kakak nih ?

      Hapus
    3. Kak Tari, turut berdukacita :(
      Semoga Kak Tari diberi kekuatan dan penghiburan ya. Semoga amal ibadah Alm, diterima di sisi-Nya.
      Kak Tari, yang kuat ya! *kirim peluk untuk Kak Tari*

      Hapus
  8. Haiiii mba Lia. Apa kabar. Udah lama akhirnya posting juga nihh πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜Š

    THE SONG OF ACHILLES kayaknya cukup berat dan fenomenal yaak, apalagi bahas LGBTQ. Cukup memancing masyarakat Indonesia di sini nih kalo ada apa apa πŸ˜…
    aku jg pernah baca novel di perpustakaan sekolah yg sedikit bertema LGBTQ. tokohnya ada yg menyodomi anak anak, tapi lupa bukunya apa yaa judulnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Dodo! Kabar baik~ Dodo apa kabar? Iya nih, setelah sekian purnama, akhirnya muncul juga ya 🀣. Dodo juga udah comeback kannn, langsung comeback dengan 2 tulisan pula. Hebat πŸ‘

      Kalau ditulis oleh orang Indonesia, mungkin bisa fenomenal. Berhubung ini buku ditulis oleh orang luar negeri, sejauh ini sih aman-aman aja πŸ™ˆ
      Wadaww, itu lebih sadis wkwk. Kok di perpus bisa ada buku seperti itu? Itu fiksi atau buku kriminologi gitu? πŸ˜‚

      Hapus
  9. Akhirnya yahh Li.. Setelah bertapa di Gua. Rilis juga tulisannya.. 😁. Sekalinya rilis.. ehh yang keluar JanexLia yang selalu dinanti-nanti..
    Oke-oke aku siap dengan racunnya... πŸ˜‚

    Penasaran sama yang The song of Achilles.. Tadi abis cek di Gramedia Digital.. khusus buku ini pakai sistem beli ya.. Aku kira udah satu paket berlangganan.. Hahaha *Yakaliiii 🀣🀣🀣

    Oke dehh masukin List dlu.. Kalau terjemahan judulnya sama juga Li?

    Semasa juga bagus.. Oke masukin dulu.. Hahah :/ Setelah kejadian buku hilang di ekspedisi belum checkout2 lagi.. hahaha *Trauma.. wakakak πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAI BAYU! Huahaha iya nih, sekalinya keluar Goa, langsung JanexLia ya 🀣, sambil menyelam, minum air nih namanya 🀭

      Bayuuu, Song Of Achilles di Gramedia Digital gratis kok. Bayu coba kliknya yang Bahasa Indonesia atau coba carinya "Nyanyian Achilles", tadi aku cek dan bisa didownload kok 😁

      Wkwkwk nggak apa, dimaklumkan kok Bayyy, tapi yang hilang diekspedisi, akhirnya diganti sama seller kan? Udah sampai belum?

      Hapus
  10. Halo, Liaa... sebulan ngapain aja? Banyak yang kangen, nih... 🀣🀣

    Aku sampai sekarang bingung nih dengan LGBTQ. Itu tuh hanya berlaku untuk orientasi seksual atau ada hubungannya dengan cinta juga, ya? Atau memang cinta dan nafsu seksual itu saling berhubungan? *eaa dateng2 bikin Lia pusing 😝*

    Aku juga kemarin itu abis baca buku berhawa 'anak senja' banget. Cuma timing-nya kurang pas, jadi malah banyakan skimming bacanya πŸ™ˆ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Hichaa! Apa kabarnya? 😁. Sebulan kemarin cuma pergi ke semesta-semesta yang dibuat sama buku bacaan aja 🀣. Kak Hicha liburan kemanaa? Aku juga kangen sama teman-teman di blog, terutama Kak Hicha πŸ˜†πŸ˜š

      Wadaw, masih pagi tapi udah dikasih pertanyaan seperti ini. Kepalaku panas Kak 🀣 udah ngebul nih kepala wkwkwk

      Whaaa!! Apa judul bukunya? Kepo dongsss kalau boleh πŸ™ˆ

      Hapus
  11. Yeaay akhirnya JanexLia comeback!! Terus buku yang Lia bahas tuh dua-duanya yang aku pengin baca pula πŸ˜‚

    Aku suka banget sama mitologi Yunani, entah kenapa baca cerita para dewa-dewi atau keturunannya tuh selalu menyenangkan. Banyak yang bilang novel bertema mitologi Yunani dari Madelline Miller ini versi lebih mature-nya dari buku-buku tema mitologi Yunani dari Rick Riordan yang lebih ditujukan ke pembaca muda dan anak-anak gitu..

    Kalau Semasa tentu tertarik karena aku suka baca blognya Kak Maesy Ang dan Kak Teddy W. Kusuma, yang The Dusty Sneakers, cerita-cerita mereka tuh selalu bikin hangat 😊

    Terima kasih racunnya lagi Liaa πŸ’•

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Eyaaa!! 😚😚 Akhirnya kami bisa comeback lagi πŸ™ˆ terima kasih atas dukungan Kakak selama ini ya 😚.

      Berarti racunku kali ini pas ya? 😝. Kalau TSOA bisa baca di GD Kakkk yang terjemahannya.
      SAMA DONG!! Aku juga suka baca fiksi yang berbau mitologi sama dewa-dewi lainnya jugaa πŸ˜†. Rasanya seru + menambah wawasan juga kan 🀭. Betul! Aku setuju sama pernyataan itu. Kalau RR lebih ringan dan memang untuk YA, kayaknya nggak ada adegan cinta-cintaan atau kalau ada juga kayak "crush" aja, dibanding karya Madelline wkwkwk. Tapi karya Madelline paling cuma selipan 1 2 adegan seksual aja, nggak sebanyak his-fic lainnya 🀣

      Truueee! Aku pernah baca beberapa post mereka dan rasanyaaa "aaaah" di hati 🀣. Kalau Kak Eya mau baca Semasa, let me know! Akan aku pinjamkan πŸ˜‰

      Hapus
  12. selamat lebaran, mohon maaf lahir batin! wah, sebuah liburan yang bermanfaat! πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat lebaran dan mohon maaf lahir batin, Kak Zam πŸ˜πŸ™πŸ»
      Wkwk keluar dari Goa langsung sebar racun ya 🀣

      Hapus
  13. Liaaa... Kayaknya aku lagi kena reading slump. Mau baca aja malaaaas banget rasanya. Huhuhu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Kimiiii halooo πŸ‘‹. It's okay! Just take your time 😁
      Coba nonton series atau film aja buat isi waktu Kak πŸ˜‰ wkwk

      Hapus
  14. rasanya kalau komen artikel collab kalian mesti lagi/abis baca buku. Biar kalau ditanya "lagi baca buku apa?" punya jawaban yang pas untuk ditulis..hiihihi

    aku belum baca buku song of achilles, tapi sudah nonton film troy berkali-kali. Yang menarik sih kisah percintaan yang bisa dua kerajaan perang. Dan strategi yang digunakan untuk mengakhiri perang.

    Kok sama yaa, selalu kepikiran dengan kembali ke rumah masa kecil. Jadi teringat teman-teman yang tiap sore selalu ngumpul bareng, main bola, hingga berantem. Soalnya sekarang mereka banyak yang sudah pindah. Ketemu hanya kadang-kadang. Kalau pas di semarang melihat ada yang lagi ngumpul ikutan ngumpul. ngomongin rumah masa kecil memang selalu bicara tentang kenangan :D

    Selamat liburan mbak lia
    *dari aku yang beberapa kali berkunjung ke sini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahaha nggak harus kok, Kak Rivai, tenang aja, tetap diterima dengan baik kok komentar apapun selama nggak kasar 🀣

      Aku malah belum pernah nonton film Troy tapi aku tahu ada filmnya wkwk. Di buku Achilles ini, strategi perangnya kurang mendetil sih, Kak. Kalau di film, ada yang namanya Patroclus juga nggak?

      Tapi masih pernah ketemu dengan tetangga masa kecil ya? Aku udah nggak pernah ketemu lagi walaupun rata-rata masih tinggal di rumah yang sama πŸ˜‚. Kadang suka kangen juga kalau ingat masa kecil pas sore-sore suka main bareng hikss. Kalau udah nostalgia, nggak akan ada habisnya ya Kak πŸ˜‚ dan entah kenapa selalu aja ada obrolan tentang nostalgia kalau ketemu teman lama wkwk

      Mohon maaf lahir dan batin, Kak Rivai πŸ™πŸ» terima kasih dan maaf udah bikin bolak-balik ke sini πŸ˜­πŸ˜‚

      Oiyaaa, Kak Rivai udah kembali ke Semarang kah?

      Hapus
    2. Patroclus juga ada. Dia temannya achiles. Sering latihan bareng.

      Kadang-kadang sih. Pernah ketemu malah suruh gendong anaknya. Ya banyak yg sdah menikah dan beranak pinak. 🀣🀣

      Belum balik..masih tertahan kerjaan di sini 🀣

      Hapus
    3. Berarti ceritanya mirip wkwk
      Wahh, Kak Rivai ternyata masih nyangkut di sana, lama juga ya Kak πŸ˜‚. Semoga bisa segera selesai kerjaannya hahaha

      Hapus
  15. Yuhuuuu mari kita semangat menebarkan racun buku kembali yaa, Lii pada manteman sekalian 🀣 aku juga senang bangettt bisa nulis JanexLia lagi, selalu semangat kalo nulis konten ini hihi

    Mumpung aku belum tertarik banget dengan cerita mitologi, sepertinya novel Semasa lebih menarik hati deh. Ceritanya sepertinya simpel tapi hangat yaa? Apalagi kamu bilang cocok banget sambil minum kopi hahaha Terus itu nama Coro imut banget sih. Bacanya Co-ro atau Ko-ro? XD

    Aku penasaran sama review buku kamu lainnya nih. Kayaknya masih banyak yang harus dibuka semua di sini bahahaha. Btw, berarti sekarang kamu lebih banyak baca di Kindle ya, Li? Apa masih banyak TBR buku fisik? 😁

    Thank youuu so much untuk review-nya kali ini! Mari kita semangat membaca untuk episode (delapan!!) bulan depan ✨😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAI CI JANE!! πŸ˜† Terima kasih ya karena udah mau kembali secepat ini πŸ™ˆ Akupun juga excited banget untuk kembali menulis JanexLia dan selalu excited untuk menulis segmen ini, rasanya seru sendiri deh 🀣

      Yess! Ceritanya simpel, tapi hangat! Tipis juga isi bukunya jadi bisa dilahap sekali duduk kalau niat 🀭. Imut banget! Aku juga baru dengar nama orang tuh Coro 🀣 sayangnya pelafalan namanya nggak ditulis di buku, jadi aku bacanya "Koro" kayak kacang 🀣. Menurut Cici bacanya pakai C atau K? *Balik nanya*

      Huahahaha masih ada yang lainnya, tapi belum ada yang greget banget gitu Ci 😭. Aku lagi di fase berusaha adil dengan semua bentuk buku 🀣 karena masih ada langganan di GD juga jadi aku bacanya gonta-ganti sampai pernah bingung mau baca yang mana dulu 🀣. Btw, TBR fisikku masih banyak karena jarang tersentuh hiksss, cuma belum niat nambah buku fisik lagi kok πŸ™ˆ

      Yesss!! Semangat juga Cici untuk episode depan dan episode lainnya πŸ™ˆπŸ™Œ

      Hapus
  16. Hy Liaaa, apa kabar nih? Lama juga ya kita nggak saling BW, akupun cukup lama menghilang dari perbloggeran hahahhaha.

    Kalau aku kayaknya lebih memilih Semasa deh, cerita dengan basic tema keluarga, kayaknya kita benar2 akan dibawa ke masa lampau, tapi ga usah buka2 luka yang terpendam sih kalau bisa, yang indah2 aja yg dikenang wkwkwkkw kok malah nawar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Meta πŸ‘‹πŸ» kabar baik dongsss. Kakak apa kabar? Iya nih udah lama nggak saling BW karena aku juga hiatus kemarin itu 🀣. Kakak hiatusnya kemana aja? Wkwk

      Wkwkwk maaf Kak Meta, ini udah harga pas jadi nggak bisa nawar. Coba ke lapak sebelah kalau mau nawar 🀣 *dikata Mangdu kali*

      Hapus
  17. Wuaaa senangnya Janexlia balik lagiii 😍😍 Tadinya aku ngira Lia bakal kasi rekomendasi banyaaaak, krna kan di postingan sebelumny Lia sempat bilang namatin banyak buku. Hehehe..
    Klo buku Lgbt, aku kayanya nyaris ga pernh baca buku tema itu. Paling pernh baca buku ko Alexander Thian. Klo film2 yg nyerempet2 lgbt sih sering, kaya serial2 lucu Modern Family, atau Schitt Creek. 😁

    Nah klo yg Semasa itu aku cukup penasaran. Cukup menghangatkan hati kayanya ya Li?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Thessa! Terima kasih udah kembali membaca postingan JanexLia yaaa! It means a lot for me <3
      Wkwk pengin kasih rekomendasi yang agak banyak, tapi takut ditimpuk massa karena ngeracuninnya banyak banget :p
      Buku Amrazing yang judulnya apa, Kak yang mengandung unsur LGBTnyaaa? Kalau serial kayak Modern Family atau Simpson pasti udah familiar sama hal ini hahaha.

      Kak Thessa harus baca Semasa!! Tapi jujur, perasaan "hampa"nya di aku kok lebih besar dibanding "hangat"nya #plakk

      Hapus
  18. hahaha tau aja aku bolak balik kesini
    semasaaaa, ini buku dengan warna kuningnya sukses membuat mata aku langsung woww gitu, tapi nggak kebeli juga hahaha
    ringan nih ceritanya, dibawa pas keluar kota atau piknik tipis tipis wokelah ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Inun! Maaf ya udah bikin bolak-balik ke sini :( tapi terima kasih juga karena udah sering mampir kemarin-marin hihihi.
      Ayookk baca Semasa, Kak Inun :p
      Benarrr~ Semasa ini tipe bacaan ringan yang bisa dibawa saat berpergian. Apalagi kalau lagi pergi jauh, kayaknya bisa langsung melahap habis isi buku ini deh hahaha

      Hapus
  19. Baru mampir. Ketinggalan sampai mana ini..
    Wihh postingan kolaborasi. Ini komentar perdana berarti ya di postingan JanexLia. Udah episode 7 aja.

    Sepertinya buku Son of Archilles cocok buat my babe (bacanya 'babeh' ya Li πŸ˜›). Beliau suka sama buku2 kisah dewa2.. jadi, inget kemarin minggu pas di jalan beliau ngejelasin buku romawi judulnya apa itu ya. Jakson2 apa itu.. antusias banget nyeritainnya. Sampe ngantuk saya ngedengerinnya. Wk!

    Buku semasa juga sepertinya menarik. Cocok buat anak2 penikmat senja sambil ngeteh atau ngopi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Andrew!! Buruan nyusul, baru sampai Cilegon kok ini keretanya wkwk.

      Oyaaa? Nggak disangka papanya Andrew suka!! Apakah buku yang dimaksud Andrew itu judulnya Percy Jackson? Wkwk. Papanya Andrew suka baca novel?

      Hapus
  20. Wah janelexia tak sangka sudah episode tujuh ya, harus slametan bikin nasi kuning Lia.😁

    Untuk song of archilles sepertinya seru karena membahas tentang mitologi Yunani kuno, tapi sayangnya ada LGBT nya. Kalo ngga salah achilles itu yang mati dalam perang troy ya, kena senjata di kakinya dimana disitu kelemahan nya. Makanya kalo di kaki ada tendon namanya tendon Achilles.πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener jugaaa! Ntar kapan-kapan tak bikinin tumpengan online deh, Kak Agus :p

      Jujur, aku belum cari tahu cerita asli Achilles kayak gimana, kalau di buku sih kalau nggak salah kena dadanya. Kalau di film Troy ceritanya kayak yang Kak Agus sebutin kah? Aku baru tahu wkwk

      Hapus
  21. Aku lebih naksir buku yang pertama karya Madeline Miller.
    Seru sih ada adegan Achilles dan Patroclus ikut berperang ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Himaaa! :D
      Lumayan seru walaupun cerita perangnya cuma di bagian akhir hiksss. Kak Him pernah nonton film Troy nggak? Kurang lebih begitu isi bukunya (kayaknya, soalnya aku belum pernah nonton wkwk)

      Hapus
  22. Eh kayaknya udah lama banget nih gak liat ada update-an dari Lia nih... apa ini perasaan aku doang yak hmmmm πŸ€”

    Btw, aku udah sempet baca dikit tuh yang TSOA karena rata-rata orang lebih nyaranin baca TSOA dulu daripada Circe, karena diawal agak bosenin aku mencoba mencari semangat deh dengan baca review2 orang siapa tau kalo bagus-bagus kan jadi semangat baca lagi eh baru ngeh kalo ada LGBT nya... akhirnya aku drop deh karena kayaknya belom siap untuk merambah dunia itu wkwkwk

    Eh semasa kayaknya asik ya buat buku selingan karena tipis dan isinya kayak healing gitu tentang masa kecil... boleh nih jadi bacaan kalo capek baca yang berat-berat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Tikaaa! Wkwk benar kok, bukan cuma perasaan Kakak aja wkwk hampir 1 bulan aku nggak nulis dan ini tulisan terbaru sekalian comeback JanexLia 🀭

      Oyaaa? Berarti aku antimainstream ya, karena aku lebih menyarankan untuk baca Circe dulu sebab ada nama anaknya Circe di TSOA 🀣. Wkwk butuh kesiapan mental untuk baca hal-hal yang seperti ini, untung Kak Tika cek review + TWnya dulu, takutnya ntar udah baca malah shock di tengah jalan 🀣. Tapi overall ceritanya bagus, hanya mungkin menurut Kakak agak membosankan karena alurnya slow πŸ˜‚

      Hapus
  23. Mohon maaf lahir dan batin juga ya, Lia, kalau aku ada salah ke kamuuuuu. πŸ™πŸ½πŸ€­

    Aaaaaah, emang deh. Lia ini jago banget ngeracunin kita-kita kalau urusan buku πŸ˜†. Dan yes, setelah baca ulasan singkat dari Lia aku pengen baca buku yang sama juga. Terutama yang semasa. Karena kayaknya aku gak kuat kalau baca yang TSOA. Soalnya nganu. Ehehehe 🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Roem, mohon maaf lahir dan batin juga πŸ™ Kalau ada hal yang nggak berkenan selama ini di hati Kakak, tolong dimaafkan ya πŸ™

      Wkwk jujur, aku sempat kaget pas lihat Kak Roem masukin TSOA ke TBR Kakak di Goodreads karena aku tahu Kakak kan nggak kuat baca buku yang ada adegan uhuk-nya 🀣. Ehiya aku baru ingat, sepertinya Kak Roem kurang aku rekomendasikan untuk baca buku-buku Murakami karena katanya hampir di semua buku Murakami ada adegan uhuk πŸ˜‚

      Hapus
  24. Itu kenapa namanya coro yaaa :D. Agak sedikit geli jadinya hihihi..

    Tp sejak baca buku nawila aku JD suka Ama buku2nya Teddy ini. Ringan, enak dibaca saat santai yaa Li. TRUS lagi ada perasaan hangat memang setiap kali baca buku mereka.

    Yg mitologi Yunani jujurnya aku blm baca. Kalo ketemu buku fisiknya pasti aku beli. Makluuum yeee, aku bukan penggemar kindle ATO ebook :p

    May ini aku happy, aku lagi baca buku bagus. Daaaan dari sekian banyak buku yg udh aku baca THN ini, akhirnya Nemu tulisan yg isinya bisa naikin adrenalin, dan emosi kayak dulu aku baca Gone with the wind dan Scarlett.

    Udh lama aku ga Nemu buku yg bisa bikin begitu. Ini buku karangan Philip Shelby. Judulnya this far from paradise. Ga sabar mau bikin reviewny Minggu besok di IG dan FB :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk aku pas lihat namanya Coro malah ngakak, sebab aku tahu arti lainnya apa 🀣

      Betullll banget, Kak! Aku semenjak baca Na Willa juga jadi penasaran sama buku-buku terbitan Post lainnya karena kesan "hangat"nya itu lhooo.

      Achilles ada buku fisiknya di Gramedia harusnya Kak wkwkwk

      Barusan aku cek di Goodreada untuk reviewnya, padahal blurbnya menarik tapi kenapa yanh review cuma sedikit 😒. Aku jadi penasaran karena Kak Fanny bilang bagus wkwk. Coba ya aku cari di app baca, ada yang gratisan bisa dipinjam atau nggak 🀭

      Hapus
  25. The Song of Achilles itu pengen banget baca, tapi apa daya TBR dari tahun lalu masih menumpuk. Mudah-mudahan bisa segera kebeli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin. Semoga bisa segera kebaca ya, Kak Zuzu 😁

      Hapus

Words of The Dreamer. Theme by STS.