Blogging Journey.

Kamis, 27 Agustus 2020




Hari ini, tiba-tiba teringat akan perjalananku dalam dunia blogging, yang ternyata kalau di-flashback, sebenarnya keberadaanku udah cukup lama di dunia blogging ini. 
 

Selama perjalanan blogging-ku, tentunya aku seringkali pindah-pindah alamat rumah maya. Awalnya di Blogspot, lalu punya rumah juga di Tumblr, kemudian fokus kembali ke rumah utama di komplek Blogspot, lalu pindah ke perumahan di Wordpress, dan kemudian berlabuh kembali ke komplek Blogspot.  

Widih, pindah-pindah mulu kayak kutu loncat.


Blogspot

Rumah maya pertamaku adanya di Blogspot. Rumah maya yang dibangun ala kadarnya. Nama rumahnya juga amburadul mengikuti syarat dan ketentuan dari developer alias sekolah.

Ketika pelajaran komputer di sekolah, guruku mengajarkan kami mengenai cara membuat email dan Blogspot ini. Hal yang diajarkan-pun tidak detil, hanya bagaimana cara membuat blog dan cara membuat entri. Sisanya, selamat figure it out by yourself deh πŸ˜‚.

Alhasil, nama email hasil kompakan dengan sekelas. Menggunakan nama email yang ada embel-embel nomor kelasnya di belakang nama, juga blognya ala kadarnya 🀣. Pakai template juga bawaan Blogspot, nulis sembarangan, bahkan nggak tahu cara otak atik sidebar. Lah, orang istilah "sidebar" aja nggak pernah dengar, gimana mau otak-atik 🀣.

Jadi, tampilan pada rumah maya pertamaku sangat ala kadarnya dan isinya hasil copy paste artikel dari Google dan Yahoo untuk tugas sekolah 🀭. Setelah selesai SMP, blog ini aku tinggalkan begitu saja. Nggak pernah ditengok sama sekali karena nggak kepikiran mau buat apa blog ini πŸ˜‚. 
 
Lalu, beberapa tahun kemudian, kembalilah aku mengaktifkan blog lamaku yang amburadul ini. Dengan modal pengetahuan otak-atik kode html yang minim, akhirnya aku bisa memperbaharui rumah mayaku di Blogspot. Bagaimana dengan isinya? Meskipun kepenginnya fokus di bidang Beauty tapi nyatanya kebanyakan isi blogku adalah postingan personal. Karena masih anak kuliahan pada saat itu dan uang jajan yang pas-pasan, nggak memungkinkan buatku untuk setiap hari beli kosmetik atau skincare baru. Selain itu, pengetahuanku akan skincare juga tidak terlalu dalam, untuk berdandan-ria juga nggak ahli-ahli banget. Jadi, blogku pada saat itu, lama-lama isinya kebanyakan postingan personal tapi tetap reading list-nya adalah blog-blog beauty πŸ˜‚.
 
Pada tahun kesekian, kira-kira tahun 2016, akhirnya wafatlah blog amburadul sekaligus rumah pertamaku di Blogspot. Aku memutuskan untuk menghapusnya dan berpindah ke komplek perumahan lain. Nggak sayang? Ya..sayang sih.. tapi baru ngerasa sayangnya setelah udah dihapus wkwk. Dasar bocah labil.

Eh, tapi memang dasarnya semacam berjodoh dengan komplek yang pertama, maka di akhir tahun 2019, aku kembali ke komplek Blogspot dengan rumah maya Words of The Dreamer ini sebagai rumah tinggalku hingga saat ini. Semoga, ini rumah tinggal terakhirku yang umurnya bisa sangat-amat lama πŸ˜†.


Tumblr.

Keberadaan Tumblr cukup lama menemani hari-hariku. Jika dihitung-hitung, aku berada di peredaran Tumblr sekitar 10 tahun. Tidak ingat persis mengenai alasan aku membuat blog di Tumblr, anggap aja alasanku saat itu untuk mengikuti trend 😌.

Awal-awal saat memiliki Tumblr juga nggak ngerti apa-apa. Nggak tahu kalau akun di Tumblr ini disebut juga "blog". Nggak tahu juga cara otak-atik tema dll. Lalu, lama-kelamaan, baru ngerti cara penggunaannya dan bagaimana cara mainnya yang dari hasil pengamatanku, kebanyakan akun yang ada di Tumblr isinya hanya foto-foto  hasil repost dari post orang lain. 

Oh, jadi mainnya begini.

Aku jadi hanya mengikuti alur aja saat main Tumblr. Main ke blog orang lain, repost foto sebanyak-banyaknya, lalu membuat Queue List sebanyak-banyaknya jika ingin pergi liburan tapi tetap ingin ada post yang masuk di blog. 

Meskipun nggak banyak orang Indonesia pada saat itu bermain Tumblr dan kesannya nggak seru karena kegiatannya cuma repost foto aja, tapi nyatanya, aku sangat amat niat mendandani blog Tumblr-ku. Aku pilih tema yang cantik, dipasangi musik-musik kalem, kursornya warna warni, ada snowflakes yang bertaburan di berandaku. Aah, pokoknya secantik mungkin karena memang trend saat itu ya seperti itu 🀭.

Tema blog di Tumblr-ku juga sering berganti-ganti. Awalnya, aku hanya memposting hal-hal random dan personal, lalu aku beralih ke tema pastel, ini masa dimana semua foto yang aku repost bernuansa pink, pastel, kalem, sampai tema blogku juga pink pastel hahaha. Pusing nggak lihatnya? Girly banget pokoknya 🀣.

Setelah itu, masa-masa pastel ini berlalu, berganti dengan tema "Luxury" yang kebanyakan diisi dengan foto-foto barang branded, tapi tampilan warna foto dan tema-nya putih, atau putih hitam dan kunci utamanya harus pakai filter yang "bersih dan cerah". Kalau sekarang, mungkin masuk kategori foto ala-ala minimalis? πŸ€”.

Tema terakhir dari blog aku, adalah foto apa aja tapi nuanasanya Vintage. Kebayang nggak sih maksudnya? Pokoknya, foto-foto yang kemudian sering disebut "Tumblr Style" gitu deh 🀭. Ini juga tipe foto mula-mula yang hits di Instagram, seingatku.
 
Dari kehidupanku di Tumblr, aku menemukan banyak teman-teman baru yang kebanyakan tinggal di luar Indonesia. Aku seringkali mengikuti group chat yang memuat sekitar 50 orang lainnya dan berasal dari berbagai macam negara. Group chat pada jaman itu juga bukan memakai WA tapi memakai sebuah website yang sejenis Omegle gitu. Pada akhirnya, aku punya 3 orang teman dekat yang tinggal di luar Indonesia, dan saling mengikuti di Facebook dan Instagram. Rasanya senang sekali bisa berteman dengan orang luar negeri, keren aja gitu kesannya 🀣.
 
Menurutku, masa-masa paling aktif dan berjayanya Tumblr adalah tahun 2011-2012. Saat itu, Pinterest belum ada atau mungkin belum terkenal ya, jadi banyak orang mencari foto lewat Tumblr. Dashboard di Tumblr nggak pernah sepi dari foto hasil repost teman-teman, setiap hari juga selalu ada aja yang mention atau inbox, ada juga kegiatan lain seperti Tumblr Awards, Following List, Promote List, dll. Seru banget pokoknya! 🀩. Namun, setelah memasuki tahun 2013, teman-temanku satu per satu mulai sibuk dengan kegiatan sekolahnya, termasuk juga diriku yang memasuki masa-masa kuliah, sehingga kehidupan di Tumblr mulai perlahan-lahan ditinggalkan 😒. Apalagi, tidak lama kemudian, media sosial memasuki era baru yaitu era Instagram dan Pinterest. Orang-orang mulai beralih ke sana dan kehidupan di Tumblr-pun makin lama makin sepi. Blog Tumblr milikku, pada akhirnya aku tinggalkan begitu aja.


Wordpress

Bukan Lia namanya kalau nggak gampang tertarik akan sesuatu dan kalau udah tertarik, pasti akan segera mencoba. Wadaw, jangan coba-coba nawarin produk apapun ke aku setelah ini ya! Tak hajar lho! 🀣.
 
Wordpress inilah yang membuatku menutup rumah maya yang amburadul di Blogspot dan berpindah ke Wordpress. Perpindahan ini juga disebabkan oleh salah satu Youtuber yang sangat aku sukai, sebut saja MarziaPie, istri dari Pewdiepie, yang membuka blog personalnya di Wordpress. Saat aku berkunjung ke blognya, aku sangat terkagum-kagum dengan penampilan dari blognya dan font tulisannya yang cantik, yang pada akhirnya membuatku memutuskan untuk membuat blog di Wordpress lalu menghapus blog lamaku.

Iya ya, kenapa blog lamaku harus dihapus? Padahal saat itu bukan pakai domain TLD.
Padahal nggak memindahkan semua isi postingan juga ke blog baru di Wordpress.
Padahal nggak ada ngaruh apa-apa juga kalau nggak dihapus.
 
Emang dasarnya labil. Gampang banget mengambil keputusan berdasarkan perasaan. Jadi, ketika aku membuka blog baru di Wordpress, blog lamaku akhirnya aku paksa tutup usia.
 
Aku akui, kenyamanan ber-blogging di Wordpress sangat mantul. Mereka punya aplikasi blogging di ponsel dan aplikasinya juga amat sangat user-friendly dan lengkap fitur-fiturnya. Padahal saat itu, aku hanya memakai Wordpress gratisan tapi fitur yang ditawarkan udah cukup banyak dan memuaskan menurutku.

Blogku di Wordpress itu sepi pengunjung karena memang jarang aku share link ke medsos dan nggak berniat untuk terkenal. Memang isinya hanya untuk iseng menulis aja dan hanya sesekali share ke medsos. Dan, aku-pun nggak menyangka ternyata ada salah seorang temanku yang suka membaca tulisan-tulisanku dan sering berkunjung ke blogku. Hal ini juga aku ketahuinya baru-baru ini 🀣. Dikira saat itu, nggak ada teman yang baca, orang isinya curhatan nggak jelas semua. Kan jadi malu aku karena ternyata ada teman yang baca. Yee, si Malih.. kalau malu kenapa elu share link ke medsos.. Malih..
 

Titik Balik 2019

Tahun 2019 bisa dikatakan adalah tahun reset bagi kehidupan bloggingku. Di saat yang bersamaan  dimana aku menutup akun-akun media sosialku, semua blog milikku yang masih ada pada saat itu (Tumblr dan Wordpress) pun, juga tutup usia. Aku memutuskan menghapus semuanya dan hidup tanpa mengekspos diri ke publik. 

Setengah tahun lebih, aku berhasil menjalani hidup seperti itu. Namun, ternyata, aku menyadari bahwa aku membutuhkan tempat untuk menyalurkan apa yang sering berseliweran di kepalaku. Kadang ketika aku sedang ingin berbagi mengenai suatu hal yang bermanfaat, aku kebingungan harus menulis dimana. Oleh karena itu, ide untuk kembali membuat blog terbesit kembali dan setelah membandingkan sana-sini mengenai komplek perumahaan yang cocok untukku saat ini, kembalilah aku di komplek rumah tinggal pertamaku, di Blogspot, yang sangat disayangkan aplikasi untuk ponselnya tidak secanggih Wordpress πŸ˜“. Semoga segera ada perbaikan untuk aplikasi bawaan Blogger untuk ponsel ya πŸ™.
 
Btw, aku baru sadar, daritadi aku menyebut Blogger dengan sebutan Blogspot ya. Seingatku, waktu pertama kali aku membuat blog, memang Blogger ini masih bernama Blogpspot CMIIW. Maka dari itu, hingga saat ini, aku masih lebih sering menyebutnya dengan sebutan Blogspot dibanding Blogger. 
 
 
 
Begitulah kisah perjalananku di dunia blogging ini, yang kalau disebut sebagai pemula, sebenarnya nggak pemula-pemula banget, tapi kalau disebut senior juga sangat tidak pantas. Lantas, siapakah aku ini? Ya.. Aku si Lia.. Penulis di belakang blog Words of The Dreamer ini. Oh iya, sekalian juga ingin memohon maaf karena nama domainku yang panjang banget, ini juga hasil milih berdasarkan perasaan aja #plakk. Ingin diganti tapi nanti ribet. Ah, ngeselin emang. Nggak lagi-lagi deh milih berdasarkan perasaan *semoga bisa*.


Bagaimana perjalanan blogging teman-teman? 
Sering berpindah-pindah juga seperti aku? 
Atau udah setia dengan 1 komplek perumahaan dari awal?
Let me know!
 
 
The dreamer.

64 komentar

  1. Aku udah mulai ngeblog dari SMP berarti sekitar tahun 2008-an. Belum paham apa-apa yang penting nulis. Isinya lebih curhat-curhatan ala anak labil. Ada masalah apa curhatnya ke blog dan selalu gitu.

    Bener-bener mulai serius blog itu tahun 2018. Tiba-tiba pengen aja nulis lagi, tapi pengennya yang agak penting dan ada ilmunya daripada sekedar bahas hal personal. Karena aku gak pandai bikin tulisan bijak, sempet mandek juga dan isinya cuma lomba blog.

    Gak inget tepatnya kapan, pas blogwalking nemuin blog yang khusus review2 buku dan sejak itu aku mutusin buat serius ngeblog seputaran itu hahaha tapi aku gak pernah kayak Lia sih pindah-pindah rumah gitu. Udah terlalu sayang sama blog yang sekarang hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ya, masa-masa smp sma itu nggak lengkap rasanya kalau nggak nulis curhatan ala anak labil di blog 😝 blog jadi semacam diary online gitu 🀭

      Aku turut senang karena pada akhirnya, kak Tika berhasil menemukan niche blog sesuai dengan apa yang disuka 😁 semoga kak Tika bisa selalu menginspirasi lewat review-review buku dan movienya ya πŸ˜‰
      Btw, sama blog aja setia, apalagi sama pasangan hidup ya? 😝

      Hapus
  2. Halo mbak Lia, seru banget perjalanab ngeblognya. Saya sendiri mulai ngeblog asal asalan dari jaman pitas, multiply, blogger, lalu wordpress. Karena sudah zona nyaman banget malas pindah lagi. Heuheuheu...☺

    Semoga ke depan nanti nggak ada platform yang bikin berpindah kelain hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi kak Phebie, terima kasih udah membaca tulisanku ini πŸ˜†
      Wah, kak Phebie lebih panjang perjalanan bloggingnya nih. Bahkan Pitas dan Multiply aja, aku baru dengar namanya πŸ˜‚
      Untung akhirnya bertemu dengan zona nyaman ya 🀭

      Aminnn. Semoga kita bisa betah di platform terakhir yang dipilih ini ya kak Phebie πŸ˜‰

      Hapus
  3. #sungkem sama Mbah Lia karena ternyata perjalanan bloggingnya puaanjang banget

    Perjalanan saya lebih pendek...Dimula dari kebosanan jadi internet warrior alias berantem dan berdiskusi via online, dari forum ke forum. Kepikiran kenapa nggak menuangkan pikiran sendiri saja di bllog.. daripada sibuk kelua rmasuk forum sejak jaman mailing list masih ada..

    Akhirnya lahirlah blog pertama sampe sekarang beranak pinak.

    Kira-kira mulai ngeblog tahun 2014, seriusnya. Sebelumnya sih tahun 2011-2012 pernah punya di WP, cuma isi beberapa tulisan ajah terus lupa karena sibuk maen di forum..

    Gitu #mbah Lia

    Btw, bagus tampilannya sekarang...kereennnn hebat simbah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahaha panjang dan sering bermigrasi, berarti sebutan manusia nomaden tuh benar adanya 😝

      Tunggu.. tapi perjalanan panjang kan bukan berarti aku udah lebih tua *menolak tua* 🀣

      Aku baru tahu main mailing list lho kak 🀣
      Itu tahun berapa? Kayaknya aku masih SMP dan belum kenal internet lebih dalam πŸ˜‚

      Perjalanan kak Anton lebih unik lho, sang internet ronin 🀭

      Wah, terima kasih suhu atas pujiannya πŸ™πŸ» masih perlu perbaikan untuk tampilan webnya karena posisi kiri sama kanan masih belum rata jaraknya tapi udah bingung mesti diapain πŸ˜‚

      Hapus
  4. Hallo Mbak lia.. aku kenal blog ya nulis di blogspot juga. Blog pertamaku juga mash aktf dan isinya sangat menjijikkan alias masa-masa kelam wkwkw. Bukan nggak mau hapus, emang gg ngerti wkwkwkw. Blog ini khusus buat aku nyampah juga sih alias curhat dan nggak banyak orang thu #entahya wkwkw. Aku aktif di wordpress sekarang walau biaya lapaknya mayan mahal hiks. Semua punya cerita perjalanan blog masing-masing ya, nggak apa tetap bisa dikenang dan dijadikan kenangan indah ee ternyata perjalanan nulisku kek gini ya bla bla :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi kak Vera πŸ‘‹πŸ» terima kasih udah berkunjung ke blogku 😁

      Menurut komentar teman-teman lain, blog itu bisa diprivate kalau misalnya nggak ingin dibaca orang. Yanggg baru aku ketahui sekarang 🀣 kalau udah tahu dari kemarin-marin mah, blog lamaku nggak aku hapus huahaha.

      Kak Vera pakai self-hosted WP ya? Keren dong 😍 memang biayanya berasa sih, tapi blog di WP berasa banget bedanya.

      Betul sekalii, semua punya perjalanan menulis yang berbeda-beda dan tentunya unik-unik 🀭 dan pada akhirnya, masing-masing punya platform yang bikin nyaman dan betah. Semangat terus untuk menulis kak Vera 😁πŸ’ͺ🏻

      Hapus
    2. sama-sama kakak :) aku seneng baca berbau kek gini. lebih ngena di aku, ngerasa kek punya temen gituu ...

      bener banget, aku pakai wp ngerasa miskin mendadak kalau gg nabung buat perpanjang domain hahaha

      semngatt buat mbak juga :) selalu ditunggu cerita2 nya:)

      Hapus
  5. Lia, aku sama kayak kamu pindah-pindah tapi balik lagi ke blogger. Hehe
    Pernah buat di wordpress, tumblr, blog, blog detik, semuamua deh aku cobain, padahal isinya ngga jelas. Namanya juga anak muda ya kan? hahaha
    Tapi kayaknya bakal menetap di 'rumah' yang sekarang sih. Semoga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyiahahah ternyata kita samaan! Toss dulu dong 😝
      Betul sekali. Namanya anak muda + labil jadi suka pindah-pindah dan coba sana-sini ya 🀣
      Aminnn. Semoga bisa menetap di rumah yang sekarang ya! Tapi kelak misalnya mau pindah, let me know~

      Hapus
  6. Sama, saya juga kebanyakan platform dan akhirnya milih bersetia sama Blogger/Blogspot. Pake tempat lain dengan audiens yang beda tentunya. Yang agak serius, yang dark side (muehehehe), yang curhatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi ujung-ujungnya tetap blogger yang dihati ya kak 🀭
      Sekarang malah punya banyak blog di blogger ya? Keren!
      Btw, bisikin atuh url yang dark side. Jadi aku bisa main-main ke sana, siapa tahu bisa ketemu Batman. Eh, itu sih Dark Knight ya *krik krik*

      Hapus
  7. Wkwkwkw hampir samaan kita, kak! Aku pertama ngeblog juga gara-gara tugas sekolah. Saat itu masih Sma. Untungnya nama emailnya nggak sama dengan teman sekelas πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Dulu kayaknya emang gitu ya, suka coba-coba banyak media. Apa aja dicoba. Aku juga punya beberapa akun Blog, mulai dari Tumblr, WordPress dan Blogspot. Untungnya blogspot yang pertama kali aku buat sampai sekarang yang aku pakai.

    Cuma emang dulu suka nulis-nulis alay, gak jelas gitu. Akhirnya kuhapus juga tulisan-tulisan itu (untungnya blognya nggak dihapus). Kalau diinget ya sayang juga, siapa tahu bisa dibuat bahan tertawaan gitu ya.

    Aku juga sempat vakum nulis di blogspot 4 tahunan, tapi lebih banyak curhat di Tumblr yang sampai sekarang malah kujadikan semacam diary online. Hehe

    Kalau dipikir-pikir perjalanan ngeblog udah lama juga,ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yey! Ada lagi yang senasib dan seperjuangan! Toss dulu kak Rie! 😝

      Kak Rie juga pernah cobain banyak blog ya. Emang dasar ciwik, senang banget coba sana sini 🀭
      Wah, kalau tulisan-tulisan jaman alay masih bisa ada sih, bakal bikin ngakak dan geli sendiri kak saat baca 🀣 aku pun menyesal karena menghapus blog alayku 🀣

      Wah, kak Rie masih aktif di Tumblr sampai sekarang? Keren!! Masih ramai nggak sih yang main Tumblr? πŸ€”

      Nggak disangka, ternyata perjalanan ngeblog kak Rie juga udah lama ya! Semoga kali ini bisa lebih aktif di platform-platform yang udah kak Rie pilih 😁πŸ’ͺ🏻 semangat!!

      Hapus
  8. What a journey yaa, Li! Aku juga dulu sempat main Tumblr. Sama kayak kamu, isinya cuma repost-repost dari orang lain, kebanyakan quote-quote emo gitu *maklum kan dulu labil juga ehm*. Terus karena senang SNSD, banyak GIF dan foto OOTD mereka juga di Tumblr. Aku main Tumblr pas kuliah karena Blogger di-banned di China, kalo mau ngeblog kudu pake VPN dulu. Ada masanya aku ngerasa ribet musti pasang VPN dulu segala macem, akhirnya berpaling ke Tumblr dulu deh. Tapi kamu aktif banget yaa sampai bisa ikutan grup chat dengan user lainnya :D

    Terus sebelum aktif di Blogger, aku juga sempet punya digital journal di MySpace, isinya ranting semua LOL waktu itu masih SMA, iseng nyobain beberapa platform blogging. Kebetulan MySpace waktu itu jarang ada yang pake di kalangan teman-teman, jadi aku suka ngeghibah di sana HAHAHA 🀣

    Tapi aku selalu setia dengan Blogger, sih. Blog lamaku pas SMP-SMA pun masih ada, hanya aku private. Tadinya mau dihapus, tapi kok sayang. Meski malu karena isinya alay, tapi seru juga melihat cerita masa lalu wkwkwk

    Entah kenapa aku nggak pernah penasaran dengan Wordpress, meski banyak yang bilang lebih okee yaa secara penampilan, user experience dll. Aku malah penasaran dengan Squarespace karena layoutnya keceeee *kayak blognya Ruth :D*.

    Meski demikian, aku masih setia dengan Blogger. Gapapa dia nggak sempurna, aku terima dia apa adanya πŸ™ˆ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Journey yang sangat tak disangka, ternyata panjang juga pas ditulis ya ci 🀣
      Hihihi kebayang jaman ci Jane main Tumblr dan isinya banyak quote emo-emo gitu, kok lucu ya 😝
      Memang agak ribet ya ci kalau harus pasang-pasang vpn dulu πŸ˜‚ di sana memang suka sekali banned-banned aplikasi ya, bahkan hingga sekarang juga begitu πŸ˜‚
      Aku sangat aktif di Tumblr pada masanya πŸ˜‚ bisa online berjam-jam hanya untuk BW dan save post untuk Queue List huahaha.

      MySpace! Aku nggak pernah cobain platform ini πŸ˜‚ kalau nggak salah, dia keluarnya barengan Friendster dan lebih banyak teman-temanku yang pakai Friendster jadi aku lebih sering muncul di sana hahaha. Kalau Myspace sekarang udah gone juga ya ci πŸ˜‚

      Ci, demi apah, aku baru tahu kalau blog itu bisa diprivate 🀣 kalau aku udah tahu dari dulu, mungkin blog lamaku nggak akan aku hapus wkwk.

      Wah, aku juga penasaran banget sama Squarespace karena lihat blog kak Ruth yang cantik banget 🀣 tapi pas aku iseng cek-cek harga Squarespace, aku langsung mental karena harganya ternyata lebih mahal dari WP 🀣 pantas WP lebih banyak peminatnya wkwkwk.

      Awww, cici so sweet sekali :3
      Semoga bisa terus setia dan betah di Blogger ya ci ❤️

      Hapus
  9. Hahaha Liaaa ngakak bacanya, kesannya Lia labil amat ya wahahha. Jahat bet sih gue. Auto bilang dalam hati "Lha kenapa si Lia hapus blogspot-nya kalau mau pindah ke WordPress?"πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Seru sih perjalanan blogging Lia, dipenuhi kelabilan-kelabilan tapi seruuu, hehe. Keren banget Lia sampe punya temen dekat sama orang luar, betewe sampai sekarang masih komunikasi kan Lia?

    Perjalanan blogging aku nggak gimana-gimana banget sih Lia, nggak pindah-pindah juga, malah pengetahuan aku juga minim soal istilah-istilah blogging, cuman sekedar nulis doang dan nggak nyangka bisa kenal sama orang-orang keren, soal template pun aku donlod gratis, hehe. Trus penerapannya di bantu sama senior aku di kampus yang kebetulan ngerti IT, kalau nggak dibantuin mah sampai sekarang palingan templatenya masih bawaan blogspot.

    Eniwei, nice post Lia, lucu jugaa hahaha, masih aja ketawa ya. Sorry Lia πŸ˜‡πŸ˜‡

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asikkk, tulisanku ternyata bisa jadi hiburan bagi kak Sovia 😝 aku terharu lho karena bisa bikin kak Sovia ketawa πŸ˜† it's okay kak! Puas-puasin ketawanya sebelum aku kenakan biaya huahaha.

      Memang terlalu labil, sampai sekarangpun masih labil. Terlalu ngikutin perasaan, jadi suka ambil keputusan tanpa pikir panjang *lah jadi curhat* 🀣

      Sayangnya udah nggak komunikasi lagi semenjak tahun lalu aku off dari dunia medsos kak 😭 tapi someday, kalau aku kembali ke dunia medsos, aku akan cari mereka kembali karena aku masih ingat nama-nama mereka, tapi nggak tahu deh mereka masih ingat aku atau nggak 🀣

      Jadi, kak Sovia juga tipe yang setia dari awal pertemuan ya 😝 aku cuma mau bilang, sama blog aja setia banget, gimana nanti sama pasangan hidup eaaaa πŸ˜†
      Perkara pengetahuan blog masih minim, aku juga sama kak! Pindah-pindah doang, pengetahuan mah minim juga 🀣

      Btw, semoga kak Sovia tetap akan betah menulis di platform yang sekarang ini ya πŸ˜‰

      Hapus
  10. Halo mba lia. Senang sekali membaca blogging journey mba. Seru ya, berpindah-pindah tempat untuk menemukan platform blog mana yang paling nyaman dan cocok.

    Btw, aku juga blogger mba. Masih pemula. Sebenarnya sih mulai nge blog thn 2017 tapi nggak terlalu aktif posting karena kuliah. Seperti mba, saya juga pindah2 platform heheh dari blogspot ke wordpress. Karena wordpress lebih rapi sih menurutku.

    Dan gara2 pandemi mulai lagi deh buat blog baru dan mencoba lebih konsisten untuk nulis. Mampir ya mba ke blog aku heheh

    iamnufa.wordpress.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi kak Nufa, terima kasih udah berkunjung dan membaca tulisanku ya πŸ˜‰ nanti aku akan main-main juga ke sana ya.

      Eh kak Nufa pindah-pindah, malah ternyata lebih nyantol di WP ya 🀭 jujur memang WP lebih rapih dan enak fitur-fiturnya, tapi karena satu dan lain hal, aku memutuskan untuk kembali ke Blogger πŸ˜‚

      Semangat ya kak Nufa! Kak Nufa pasti bisa lebih konsisten lagi, asal ada niat maka jalan menuju ke sana akan terbuka lebar 😁πŸ’ͺπŸ»πŸ˜‰

      Hapus
  11. Hihi, Halo mbak Lia :D

    Main lagi ke sini dong saya, akhirnya kesampean bertamu lagi wkwkk

    Oiya ngomongin rumah bercerita, saya udah pernah nyoba semua platform yang mbak sebutin (Segitu niat juga emang haha). Nah emang sih pertama kali yang dikenal adalah blogspot, tapi bikin aja gk pernah diisi pas masih SMA (jaman baheulak).

    Terus masuk kuliah mulai deh coba-coba, wp saya coba, tumblr juga saya coba, dan akhirnya balik lagi ke blogger. Emang ya, kalo kenal duluannya sama dia, walaupun kita pergi mengelilingi platform lain ujung-ujungnya balik ke yang pertama *eh ada curhat terselubung wkwkkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Reskia! Akhirnya kamu hadir di sini. Kata Dillan, Aku rindu 😝

      Widiw, petarung nomaden juga nih Kia. Suka cobain platform-platform blogging lainnya huahaha.

      Iya, emang ya, kalau udah kenal duluan sama dia, terus ditambah rasa cocok dan nyaman, meski kita udah keliling dunia pun, tetaplah rumah kita untuk kembali ya si dia eaaaa asek asek joss! Wkwkwk

      Hapus
  12. Perjalanan 6 tahun ngeblog ternyata tidak ada apa-apanya. Ha ha ha. Hampir semua platform saya cobain, tapi sampai saat ini menurut saya hang paling worth it adalah blogspot. Selain karena fiturnya yang gampang, saya juga sudah terlanjur nyaman di sini. Sekali waktu pernah nyoba Wordpress dan merasa mayan, ngga menutup kemungkinan saya akan coba-coba main ke sana lagi 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perjalanan 6 tahun hidup di dunia blogging itu bukan waktu yang singkat lho. Pasti udah banyak juga suka dukanya kan 😁
      Aku setuju. Sejauh ini, yang paling worth it dan ramah di kantong ya si Blogspot ini πŸ˜‚
      WP pun sangat menyenangkan untuk digunakan, hanya saja untuk self hostednya butuh biaya yang agak besar di awal πŸ˜‚
      Well, kalau suatu hari Rahul mau main-main ke WP, kasih tahu aku ya πŸ˜‰ biar aku bisa kunjung ke sana hihihi

      Hapus
  13. Aku jadi ikut-ikutan ingat masa lalu nih, Li.🀭

    Dulu awal-awal ngeblog juga pas masih SMP. Sama-sama pake blogspot juga waktu itu. Tapi isinya sampah banget. Sungguh gak layak buat dibaca orang lain. Dan karena menyadari itu, aku hapus blognya. πŸ˜‚

    Terus waktu kuliah aku ngeblog lagi. Saat itu pengen ganti suasana, jadi pindah ke wordpress. Isinya tentang review buku karena kebetulan aku suka banget baca buku. Tapi akhirnya aku hapus juga gara-gara udah lama gak aku update. Seharusnya sih gak perlu dihapus kalau yang ini. Toh isinya gak malu-maluin banget🀣🀣🀣.

    Dan sekarang balik lagi ke blogspot. Alasannya gara-gara ternyata menurutku blogspot masih lebih nyaman dan lebih sederhana daripada wordpress. Maklum, aku anaknya gaptek banget, LiπŸ˜‚. Mudah-mudahan aja blog yang ini panjang umur, gak kayak kakak-kakaknya. Sudah terlanjur beli domain soalnya.🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari bernostalgia bersama kak Roem :p

      Kak Roem ternyata juga punya beberapa blog yang dipaksa tutup usia ya wkwkwk. Tapi blog review bukunya sayang sekali ditutup >.<

      Hahaha kalau mau mencari kesederhanaan, memang Blogspot inilah tempatnya. Kamu udah berada di tempat yang benar, kak Roem :p
      Amiinn. Semoga kak Roem bisa bertahan terus di platform Blogspot ini ya :D

      Hapus
  14. Tosslaaaah, main tumblrnya hobinya ganti2nya tema, sampe malah tulisan kebanyakan reblognya yaaa. haha'

    Kenapa dihapus-hapus atuh Li????? padahal eman lho. kalo masih ada sini mau tak baca.

    Aku tuh suka baca tulisan2ku dari jaman jebot, jaman alay, jaman termehek2 dan lainnya. Aku private aja tulisannya, jadi nggak ada yang baca selain aku, huahua

    Itu postingan di blogku yg sekarang, postingan awal2nya itu pindahan dari tumblr yang kemudian di banned kan lalu tak bikin wordpress tak import ke blog yg skrg dan masih ada. Bodoh amat katanya ga seo dan ga enakeun dibaca, yg pntg kenangannya, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. *toss sama kak Ghina* ternyata ada teman senasib di Tumblr :p

      Huahahaha justru dihapus biar nggak ada yang baca kak, malu >.<
      Nah, di satu sisi, aku nggak tahu ada fitur "private" blog jadilah aku hapus aja blognya hiks. Hiburan banget sih ya kak kalau baca tulisan jaman dulu pas masih alay-alaynya huahaha.

      Wah, abis ini aku mau jalan-jalan ke postingan awal-awal kak Ghina ah. Mohon izin ya :p

      Hapus
  15. Halo, Mba Lia. Seneng bisa main lagi di sini.

    Wah, perjalanan ngeblognya ternyata lama juga ya. Hebat!

    Kalau saya, ngeblog sejak 2014 pakai blogger sampai sekarang. Pernah iseng bikin blog di WP tapi nggak tuntas. Ya akhirnya udah nyaman di blogger.

    Oia, dulu pas awal ngeblog saya juga alay banget. Nama domain yang norak, tampilan blink2, hahaha. Setelah masuk komunitas dan ikut workshop akhirnya saya sadar kalau saya norak. Pelan2 saya berbenah.

    Seneng ya Mba bisa berinteraksi dengan teman2 di blog. Rasanya beda dengan medsos yg lain.😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi kak Pipit, Senang bisa lihat kakak di sini :D

      Kak Pipit juga udah lumayan lama ngeblognya ya, malah setia sekali sama blogspot. Keren :D

      Kak Pipit ternyata pernah terjun ke masa blink-blink juga ya :p memang pada masa itu, trendnya begitu sih ya. Untung sekarang udah taubat ya kak wkwkwk.

      Setuju. Memang interaksi di blog ini rasanya berbeda sekali dibanding medsos lainnya. Orang-orangnya sangat suportif dan suka saling membantu satu sama lain. Walaupun phasenya nggak secepat medsos tapi aku sangat enjoy di sini :D

      Semoga kak Pipit bisa betah untuk terus ngeblog ya! ^^

      Hapus
  16. Wah.. Mbak lia udah menjelajah ke berbagia rumah menulis ya😁 dan udah lama juga ternyata. Sayang banget semuanya dihapus. Apa maksudnya mau memulai sesuatu yang baru, dan melupakan yang lalu gitu...
    Saya dulu waktu pertama bikin blog pengennya juga jadi beauty blogger lho mbak, makanya nama blog saya begituπŸ˜‚ tapi ternyata saya nggak bisa pakai banget jadi beauty blogger. Dan kenapa nggak diganti namanya karena udah terlanjur sayang
    Ea..πŸ˜‚
    Semoga kita bisa sama-sama konsisten dan semangat nulis terus ya mbakπŸ’ͺ😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya memang ada maksud seperti itu pas dulu menghapus blogku. Aku bilang "sepertinya" karena udah lupa apa alasannya wkwkw. Yang aku ingat hanya aku terbawa emosional sampai-sampai akhirnya aku hapus blog hiahahaha.

      Eaa kalau udah terlanjur sayang memang sulit untuk berpindah hati ya :p
      Amiin. Semoga kita bisa sama-sama terus konsisten dalam dunia menulis dan betah di rumah terakhir yang kita pilih ini ya kak. Semangat!

      Hapus
  17. Eh kok kita samaan sih, ini lumayan persis loh ceritanya.
    Aku kenal blog juga dari pelajar TIK di sekolah dulu, kayak satu paket gitu, ya g sih? Habis diajarin email ntar bikin blog.
    Btw, email yang aku buat saat pelajaran TIK dulu masih aktif dan jadi email utamaku sampai sekarang.

    Tentang gonta-ganti, aku cenderung setia ya, kayak cintaku padanya. Eeaaa..
    Mungkin karena aku malas ribet. Dulu pernah mau hijrah ke wordpress, but it's not my cup of tea. Akhirnya tetep pake blogspot sampai sekarang. Berarti udah 10 tahun ini.

    Btw, aku juga bilangnya blogspot kok. Mungkin karena alamat dari blogger.com adalah blogspot, jadi kita sering nyebutnya gitu. Kalau bilangnya blogger malah aneh di aku, soalnya mau platformnya wordpress, tetep nyebut mereka blogger juga kan? Blogger = Orang yang nulis blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi samaan dong kak! Kayaknya memang jaman dulu tuh bahan ajarannya sama ya disuruh bikin email dan blog. Btw, kak Pipit keren, masih mempertahankan email yang pertama dibuat itu. Kalau aku sih udah nggak ada semua πŸ˜‚

      Wah, kak Pipit setia banget! Perjalanan ngeblognya juga udah lama banget! Keren.. keren.. 🀩

      Wkwk iya! Pemikiran aku juga sama, dulu seingatku juga urlnya bukan blogger.com melainkan blogspot.com terus sebutan untuk orang yang nulis blog ya Blogger. Jadi kalau sekarang disebut Blogger, agak sedikit rancu di otak aku 🀣

      Hapus
  18. Kalau dibandingin ama aku, Lia jadi seniornya dong yaa wkwk. Aku baru mulai banget yaa tahuun ini, akibat libur yang suuuper panjaaaang. Jadi aku masih penghuni baru di perumahan blogger ini hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha apalah arti senior, ilmu blogging aku aja masih sama seperti blogger pemula 🀣
      Eh, aku senang bacanya! Ternyata kegiatan ngeblog ini masih mampu menarik hati sampai masih ada penghuni baru di sini 🀩

      Hapus
  19. Waaah seru perjalanannya, panjang pula. Aku punya blog pertama itu tahun 2010-2011 kayaknya waktu disuruh dosen matkul TIK terus lupa sekarang alamatnya apa, aku cari pakai nama lengkapku nggak ada, pakai nama panggilan nggak ada wkwk padahal kalau ketemu mau aku hapus aja. Ini blog blogspot btw, aku juga nyebutnya blogspot bukan blogger xD
    Terus tahun 2013 bikin lagi di blogspot isinya tentang korea-koreaan dan sok-sokan bahasa Inggris semua, aku hapus soalnya pingin bikin baru aja, yaitu blog kpop yang sekarang masih aku urus (mulainya tahun 2014). Dulu aku suka marah-marah soalnya gabisa ngatur template dan layout hahaha terus lama-lama ternyata ya cukup mudah dari yang aku bayangkan.
    Aku nggak pernah main tumblr sama sekali, nggak ngerti cara mainnya. Pernah bikin blog di wordpress juga tahun 2014 apa ya, terus nggak keurus sampai sekarang aku lupa alamatnya apa.
    Sampai akhirnya di tahun berapa ya aku lupa, 2016 atau 2017 gitu aku mulai misahin konten non kpop dari blog kpop ke blog personal. Jadi ya sekarang punya dua blog di blogspot akhirnya hehehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk berarti blogspot kak Endah masih berkeliaran ya di luar sana tapi tanpa tuan xD
      Sama dong, aku juga nyebutnya blogspot πŸ˜‚
      Perjalanan ngeblog kak Endah juga udah lama ya, ditambah banyak blog juga yang udah pernah kakak kelola dan masih bertahan hingga sekarang, keren πŸ‘πŸ»
      Semoga konsistensinya bisa terus bertahan untuk waktu yang lama ya kak πŸ˜‰πŸ™πŸ»

      Hapus
  20. hahahaah sama banget.. dari jaman SMU atau awal kuliah ya dulu tuh aku bikin BLOGSPOT dengan alakadarnya sampai lupa namanya apa.

    ada tumblr lanjut tumblr - yg akhirnya aku hapus - banyak kenangan tp harus moveon

    ada wordpress jugaa.. dengan tools yg enak

    sampai akhirnya bikin website sendiri.

    karena satu dan lain hal pun akhirnya aku balik lagi ke blogspot

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi kak Mega πŸ‘‹πŸ»

      Perjalanan ngeblognya juga diiringi dengan pindah-pindah rumah ya 🀭
      Tumblrku juga banyak kenangannya tapi memang harus move-on seperti kata kak Mega πŸ˜‚
      Dan, akhirnya, kita di sini kembali ya, di komplek rumah pertama yang kita pernah tinggali 🀭
      Semoga kali ini bisa awet ya kak wkwk

      Hapus
  21. Liaa kamu tuh produktif banget nulisnya huhu aku beberapa hari ga buka blog ketinggalan postinganmu berapa banyak :((

    Btw seruuu perjalanan bloggingnya! Dan btw lagi, aku masih pakai tumblr sampe sekarang haha tapi udah jarang repost-repost, biasa buat fangirlingan peranimean aja :D

    Sekolahmu seru banget diajarin blogging yaa walaupun cuma dasar tapi jadi tau apa itu blogging dari jaman sekolah :D

    Syukurlah sekarang udah settle sama rumah yang sekarang yaa, mana cantik banget pula ini rumahnya. Semoga Lia selalu semangat blogging yaa dan produktifnya bisa menular ke yang lain :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan lagi niat nulis kak Eya, mumpung niat makanya dikebut terus 🀭
      Semoga kak Eya nggak kewalahan untuk catch-upnya. Nggak usah buru-buru kok kak, tulisan aku ini enaknya dibaca pas lagi santai πŸ˜†

      Aah, masih ada pengguna Tumblr ternyata 😍 masih banyak yang aktif nggak kak? Aku kadang suka kangen dengan kehidupan di sana tapi apadaya udah nggak bisa nengok-nengok karena akunku udah aku hapus huahaha.

      Aah, kak Eya bisaan aja πŸ˜† terima kasih lho atas doa dan pujiannya 🀭
      Semoga kak Eya juga bisa selalu semangat blogging dan produktif ya πŸ’ͺ🏻πŸ”₯

      Hapus
  22. Kalau aku dulu bikin blog gegara lagi gabut pas liburan sekolah, jadi yaudah deh bikin blog. Apalagi, pas zaman itu bukunya Bang Radit yang diambil dari blog pribadinya-judulnya Kambing Jantan-lagi rame banget. Makin penasaran lah aku sama blog.

    Awalnya aku juga nulis curhatan random gitu. Hahaha... kalau dibaca ulang, tulisan-tulisan lama itu bikin ngakak sendiri.

    Kalau aku nggak pindah-pindah sih, dari dulu udah pakai blogspot. Cuman emang sering terbengkalai aja. Sekarang sih udah agak mendingan πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, pengguna lama blog juga nih kak Dewi ya, soalnya udah ada pas Radit masih eksis lho 🀩

      Huahaha lumayan ada hiburan ya kak. Kalau bisa jangan dihapus sih soalnya kenangan 🀭

      Keren! Dari awal udah setia sama blogspot lho! Semoga tetap setia dan bisa konsisten menulis dalam waktu yang lama ya kak πŸ˜‰πŸ’ͺ🏻πŸ”₯

      Hapus
  23. Waaah sepertinya semua platform sudah dicoba sama Lia. Tinggal Multiply dan Friendster yang belum, yah 😍 hehehehehe. Melihat dari perjalanan Lia dalam blogging, kakak bisa merasakan betapa Lia sangat menyukai dunia blogging dan nggak heran kalau one day Lia akan jadi blogger yang diperhitungkan oleh para pembaca πŸ˜†πŸ’•

    Eniho, kakak dulu sempat main Tumblr juga 🀣 jadi ingat, gara-gara Tumblr sampai beli lampu bola-bola (apa sih namanya) yang panjang talinya bisa 30m hahahahahahahaha. Terus pernah pakai koran sebagai background untuk foto-foto. Wk. Ohya, dulu sebelum era ASK.FM etc, kita bisa tanya jawab di Tumblr (Ask Me Anything) meski yang tanya kebanyakan teman-teman πŸ˜‚ too bad akunnya sudah hilang entah ke mana. Jadi rindu Tumblr-an 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal Multiply dan Myspace yang belum aku coba kak 🀣 kalau Friendster dulu pernah punya tapi menurutku, sistem Friendster lebih mirip dengan Facebook jadi nggak masuk hitungan 🀭
      Huaaaa amin doanya kak 😍 aku mau membuntuti jejak kak Eno yang udah duluan diperhitungkan oleh para pembaca 🀭

      Eh, kak Eno juga pernah Tumblr-an toh 🀭 too bad, aku juga nggak tahu namanya tapi sepertinya aku tahu lampu bola-bola yang kak Eno maksud 🀣 yang kayaknya hits lagi di jaman sekarang soalnya aku sering lihat bersliweran di Youtube.
      Oemjii, kak Eno pernah foto seperti itu! Wkwk. Aku sendiri selalu bertanya-tanya orang yang foto dengan background koran itu, fotonya dimana sih. Saking lebih banyak bertanya-tanya, jadilah aku nggak pernah foto seperti itu tapi aku tahu itu hits banget karena teman-temanku dulu juga begitu 🀣
      Oh iya! Aku ingat era itu! Aku malah kayaknya nggak ada yang nanya deh kak #miris. Aku juga jadi rindu masa-masa Tumblr-an πŸ˜‚ sayangnya sekarang udah sepi jadi nggak se-seru masa lalu hiks.

      Hapus
    2. Yg pernah main blog di Friendster, confirm usianya udh di atas 35 ke atas wkwkwkwkwk, Krn aku main disana dulu mbaa 🀣🀣hahaha. Sblm akhirnya tutup usia si FS nya :p

      Hapus
  24. Wah keren Lia, udah nyoba berbagai platform ya. Mulai dari blogger, tumblr sampai wordpress.. Udah lama juga ya Lia mulai nulisnya. Bisa dianggap senior blogger nih, walaupun blog yg ini baru dr 2019. 😍

    Kalau aku pertama ngeblog 2009 di blospot (eh blogger ya nyebutnya sekarang 😁). Sampai skrng masih setia di platform yang sama, url yg sama. Nulis juga masih mood2an yg sama. Suka2 seadanya waktu dan mood aja. Jd walau udah lama ttp aja postingannya blm banyak. Hehehe.. 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahaha umur ngeblognya doang yang bisa dianggap senior tapi ilmunya nggak banyak kak Thessa 🀣 cuma sering coba sana-sini aja karena iseng dan kepo 😍

      Btw, kak Thessa ternyata blogger senior ya 🀩 ehh, lebih enak sebut blogspot juga ya kak 🀭
      Dan, kak Thessa setia bangett sampai semuanya masih dipertahankan. Jarang banget ada yang masih mempertahankan terutama url yang dibuat dari 11 tahun lalu, jadi aku salut sama kakak 😍 keren 🀩
      Semoga kak Thessa bisa lebih semangat menulisnya ya! Aku termasuk salah satu orang yang suka baca tulisan kakak lho 😍 dan aku yakin di luar sana juga banyak yang suka dan menanti-nantikan tulisan dari kak Thessa. Jadii, semangat kak Thessa untuk tetap terus menulis πŸ’ͺ🏻πŸ”₯

      Hapus
    2. Waah makasii ya Lia. Your words really made my day 😍😍 Aku pun berharap begitu, tetap punya semangat buat nulis. Hehehe.. walau hrs banyak belajar lg dr blogger2 lain buat konsistensi menulisnya.. 😁

      Hapus
    3. Aminnn. Biarlah semangat menulis kak Thessa selalu berkobar-kobar ya, jangan lupa disalurkan karena takutnya malah kebakar sendiri :p

      Hapus
  25. Serasa balik ke 10 tahun yang lalu... dulu baca post model begini sih... haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hati-hati nanti nyangkut di tahun 2010, takut nggak bisa balik lagi 🀣🀭

      Hapus
  26. Baca ini saya jadi pengen deactive akun medsos juga rasanya.
    Lalu saya sadar, KAGAK ADA GUNANYA hahahaha.

    Ibarat udah kadung basah, nyebur aja sekalian.
    Foto narsis saya menggoogle, mau tutup akun medsos juga ga guna, karena semua foto itu abadi, kecuali saya hapusin semua satu-satu, which is banyak sekaleeee hahahaah.

    Ya sudahlah, mending saya terusin kenarsisan ini, meski kadang saya merasa lelah dan ingin menyendiri, tapi dimanfaatin aja jadi duit hahaha.

    Btw, kuiriiii sama anak-anak muda, kalian semua dapetin blog di sekolah.
    Saya? bahkan kuliah pun, laptop itu barang mevvah banget, bahkan komputer.

    Saya kenal internet sekalian kenal komputer itu di warnet, sekaligus ngerusak komputer di sana hahaha.

    Kenal blogpun asal ketak ketik.
    Bisa tahu ini itu semua karena klak klik sendiri.

    Dari semua blog, hanya tumblr saya nggak sempat bikin kayaknya.
    Dulu saya juga mulainya di blogspot, dan iyes nyebutnya blogspot ya? hahaha.

    Sayangnya, blogspot pertama saya yang saya buat di tahun 2008 kalau ga salah, saya hapus, cuman tersisa akunnya yang ini saya pakai sekarang.

    Setelah itu saya pindah di WP, dan balik lagi bikin blog baru di blogspot.

    Kalau sekarang? kayaknya semua platform ada akun saya, sungguh kenarsisan saya ini luwaaarrr biasa wakakakakakak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Rey menginspirasi sekali <3 Biarpun lelah tapi tetap bisa mengubah rasa lelah itu menjadi motivasi. Ini sulit banget dilakukan kak >.<

      Ngerusak komputer? Gimana ceritanya atuh kak Rey? Itu komputer jadi kena virus kah? Wkwk.

      Berarti kak Rey hebat sekali, bisa aja nemu platform blog dari hasil klik-klik sendiri >.<
      Kalau aku nggak dikasih tahu dari sekolahan, mungkin aku nggak akan pernah tahu blog itu apaan kak.

      Wkwk kak Rey itu eksis dimana aja ya, bukan narsis lah tapi memang banyak penggemarnya jadi 1 platform aja mana cukup untuk menampung seluruh penggemar kakak :p

      Hapus
  27. Asik bacain blog story Mb Lia nih. Pada akhirnya berlabuh ke rumah pertama ya. Sempet juga dulu punya tuh Tumblr isinya pun dominan cuma repost quotes doank, ada sih nulis tipis-tipis gitu tapi nggak ada maknanya. Masih ada tuh akun aku di situ. Nggak pernah kubuka lagi. Hehehe semnagat nulisnya mb^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, terima kasih kak Navia :D
      Betul sekali karena ternyata yang paling pertama yang paling bisa membuat nyaman :p
      Wah, jangan dihapus ya akun Tumblrnya. Sayang itu, buat kenang-kenangan hahaha.

      Terima kasih! Semangat untuk terus menulis bagi kita :D

      Hapus
  28. dari awal kemunculan wadah sosmed seperti friendster udah langsung joint, dulu facebook belum ada ya, jadi rasanya friendster ini udah paling canggih aja
    multiply sempet punya akun juga, tapi lupa waktu itu aku isi apa ya hahahaha
    nah terus tahun 2008an 2009an kalau ga salah, lagi booming nya toko online shop, aku sampe belain beli buku soal cara bikin olshop ini, dan kok kebetulan buku yang dibahas bikinnya di blogspot. keinginan pertama bikin olshop, tapi saat itu masih belum tau produk yang ingin dijual, jadilah aku bikin blog personal isinya.

    nama yang aku buat dulu alay bener pokoknya, seingatku akuunique.blogspot. sampe sekarang kayaknya bisa dibuka tapi kalau diketik itu akan di redirect ke alamat yang sekarang.

    pas asik asik ngeblog, temen kantor bikin juga tapi ada yang pake wordpress, aku cuman blum melirik wordpress aja waktu itu, karena udah terlanjur punya di blogspot

    nah pas beberapa bulan terakhir ini aku buat akun WP, tapi buat BWan aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, pada masanya Friendster ini udah paling canggih dan sangat booming saat itu hahaha. Kalau Multiply, aku malah baru dengar dari teman-teman di blog ini kak >.<

      Ternyata motivasi kak Ainun buat blog malah untuk online shop ya pada awalnya, tapi akhirnya malah terjun ke personal blog sampai sekarang. Berarti pejuang lama juga dong kak Inun! (Eh enakan panggil kak Ai atau kak Inun sih? >.<)

      Btw, url blog lamanya lucu sekali! Wkwk.
      Semoga bisa terus bertahan menulis ya kak Ainun. Semangat :D

      Hapus
  29. Tumblr, pinterest, pernah denger tp aku ga main di situ :D. Jd ga terlalu ngerti cara kerjanya.

    Gpp sering pindah2 rumah Li, namanya aja rumah dunia Maya, wajar kalo bbrp kali pindah, anggab aja kayak rumah beneran 😁

    Aku ga terlaku ribet sih perjalanan bloggingnya. Krn dari SD memang suka nulis diary, jdnya pas kuliah aku ganti nulis di blog kepunyaan Friendster, ntah kamu kenal medsos yg 1 ini ato ga :p. Dulu FS ada features blog juga, tp yg bisa baca cuma si owwner deh kalo ga salah. Jadi yg aku tulis kebanyakan cerita2 curhat :p.

    Ndilalah Friendster ditutup, dan matilah blog pertama dunia mataku :D. Trus pindah ke multiply. Nulis segala macam, dan blm fokus ttg kuliner dan traveling. Lagi2 multiply ditutup huahahahaha. Aku sempet ga pgn nulis lagi, mikirnya capek aja kalo ditutup Mulu :p.

    Tapi pada dasarnya ga bisa kalo ga nulis, akhirnya aku buka account di Blogspot. Dari situ aku udah planning utk memilih Niche traveling. Karena udah mulai suka jalan2.

    Sempet lama di sini, trus ada komunitas traveling yg pengeeeen banget aku ikutin. Aku daftar, tapiiii ditolaaaaak dunk, hanya Krn dianggab tidak sesuai Ama kriteria mereka. Sakit ati sih sbnrnya. Blogku dulu murni ttg traveling, ga ada tulisan di luar itu. Ga tau apa alasan detil kenapa ditolak, tp aku pikir Krn blogku msh yg gratisan, dan terlalu simple banget. Akukan gaptek soal menghias2 blog :p

    Gara2 ditolak itu, aku hubungin temen yg bisa mendesign website gitu. Minta dia utk bikinin aku design blog , dengan domain dan hosting sendiri. Dan jadilah blog Dcatqueen yg skr :D. Sampe skr blm niat utk pindah lagi, msh pgn di sana. Tp pastinya, komunitas traveling yg tdnya aku pgn join, udh ga bikin aku tertarik. Even si owner komunitas ada follow bbrp medsosku, tapi udh ga sreg join Ama komunitas yg sok ekslusif gitu :p.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, maaf, aku nggak tahu kalau FS ada fitur blog kak >.< Dulu aku juga sangat gaptek jadi hanya tahu seputaran hal-hal utamanya aja pas main FS dan sekarangpun aku udah lupa ada fitur apa aja di dalamnya. Terus pas FS tutup, aku ikut sedih juga padahal udah lupa akun aku di FS namanya apa yang pasti namanya alay banget wkwkwk.

      Kak Fanny berarti pejuang lama dalam dunia ngeblog nih. Pada dasarnya memang udah suka menulis ya, jadi walaupun platform sana sini ditutup, tetap aja kembali menulis :p

      Untungnya sekarang kak Fanny udah punya rumah sendiri, bahkan udah pakai hosting dan domain sendiri yang pastinya nggak akan kehapus kecuali kakak sendiri yang mau udahan, tapi aku harap kak Fanny bisa terus menulis sampai kakak lelah :D
      Wah, sayang banget saat itu kak Fanny ditolak sama komunitas itu. Tapi, kalau nggak ditolak, mungkin saat ini kak Fanny nggak akan punya rumah sendiri seperti sekarang ini kali ya? :p
      Dan, sekarang kak Fanny udah jadi blogger yang dapat diperhitungkan, yang menolak kakak dulu pasti sedih hahaha.

      Hapus
  30. Sekali lagi tulisan lia menarik perhatianku. Anyway kalau inget2 journey blogging, aku pun juga punya pengalaman yg mirip kayak lia. Dulu waktu jaman SMA punya tumblr tapi isinya foto oppa2 kpop dan gak banget isinya cuma ngereblog postingan orang aja πŸ˜‚.

    Pun sama dengan wordpress, aku punya satu blog wordpress yg isinya bikin semacam tulisan2 yg kalo orang bilang “anak indie” hahahaha. Alhasil yg bertahan lama ya cuma sama Blogspot aja, inspirasi pertamaku bikin blog itu dari kakakku sendiri hehe.

    Lagi, kalo mgunjungin blog lia selalu pengin cerita ini ituπŸ€“ nice posting liaaa:))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, kak Reka! Terima kasih udah main sampai jauh ke sini πŸ€—

      Tim Tumblr juga ternyata kak Reka hihihi toss dulu dong 🀭 aku juga dulu isinya reblog post orang aja *nggak kreatip*

      Istilah "anak indie" ini aku baru dengar. Maksudnya gimana itu kak?
      Tapi akhirnya berlabuh di Blogspot ya 🀭 semoga tetap bisa setia dengan Blogspot sampai umur yang lama hihihi.

      Thank you for sharing kak Reka 😍 nanti main-main ke sini lagi yaaa.

      Hapus