JanexLia Answered #2.

Kamis, 10 Desember 2020

Kretek..kretek.. *bunyi cangkang retak*. Ola man-teman semuaaa! Peri kecil nan imut hadir kembali setelah hampir 1 minggu hibernasi 🀣. Oke, bukan hibernasi sih, tapi ngebut baca buku The Poppy War sampai seluruh fokusku ke sana dan nggak mood ngerjain yang lain karena bukunya seru dan menegangkan banget 🀣. Sekarang karena udah selesai bacanya, aku jadi bisa kembali ngerusuh di blog man-teman πŸ€ͺ. Harap disiapkan lapaknya sebab aku akan segera meluncur HAHAHA.


✨🧚🏻‍♀️πŸ„




Sebelumnya, aku ingin berterima kasih untuk teman-teman yang udah meninggalkan pertanyaan untuk dijawab oleh Ci Jane dan aku di kolom komentar JanexLia Answered beberapa saat lalu. Terima kasih yaaaa bagi yang udah menyempatkan diri memberikan pertanyaan-pertanyaan tersebut πŸ₯°πŸ€—✨. Terima kasih Kak Endah, Kak Andy, Kak Zam, Kak Kal El, Kak Reka, dan Bayu πŸ™πŸ». Nah, sekarang saatnya kami untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. 


And here we go!


1. Adakah tempat khusus untuk membaca?

A: dibilang khusus sih nggak, tapi aku paling suka membaca dalam kondisi ruangan yang hening, nyaman dan sejuk. Biasanya aku bisa mendapatkan suasana seperti ini di KAMAR HAHAHAHA.


2. Untuk menandakan buku, lebih suka bookmark atau kertas random?

A: bookmark. Setiap mau baca buku, aku pasti ambil bookmark dulu untuk antisipasi πŸ™ˆ


3. Kalau lagi baca terus pengin berhenti, berhentinya seketika itu atau nunggu ganti bab atau nunggu halaman sekian dulu? Lebih suka baca lompat-lompat atau berurutan? Membaca seharian atau berhari-hari?

A: aku nunggu halaman sekian atau saat ada bagian yang dijeda. Why? Sebab kalau berhenti di tengah paragraf, kadang suka lupa udah baca sampai mana dan jadi nanggung juga πŸ˜‚. Lebih suka baca berurutan dan dicicil seharian wkwkwk.


4. Bagaimana cara menyisihkan waktu untuk membaca?

A: biasanya aku baca saat senggang, bangun tidur dan sebelum tidur. Nah, biasanya aku ambil durasi 30-60 menit untuk baca dan selama durasi itu, kalau bisa nggak diganggu 😁.


5. Waktu baca, apakah suka sambil ngemil atau minum? Adakah cemilan khusus atau minuman khusus buat nemenin baca?

A: berhubung keseringan aku baca buku di kamar, jadi hal ini nggak pernah aku lakukan πŸ˜‚. Terus aku kurang suka sambil ngemil sambil pegang barang lain karena nanti barangnya jadi kotor πŸ˜‚. 


6. Apakah kamu tipe pembaca yang sambil dengerin musik, suara TV, atau hening?

A: #TimHening 😝. Kalau lagi berisik banget, baru pakai headset dan pasang musik instrumental hahaha.


7. Apakah kamu tipe pembaca tanpa suara atau bersuara?

A: tanpa suara. Kecuali, bukunya sulit dimengerti, baru deh dibaca pakai suara πŸ˜‚.


8. Apakah kamu suka menulis di buku? Apakah kamu suka menandakan quote-quote favorit?

A: umm... Nggak πŸ˜‚. Kadang kalau nemu quote bagus, langsung aku foto aja sih πŸ™ˆ


9. Bagaimana cover yang membuat kamu tertarik? Ilustrasi yang simpel kah atau bagaimana?

A: ilustrasi yang gemes dan yang warna-warni, tapi nggak terlalu ramai *nah lho, gimana tuh?*


10. Apakah pernah membanggakan sebuah buku lalu menceritakan nya kepada teman? Bahkan dengan cara terbaik agar dia tertarik untuk membaca buku yang  direkomendasikan. Apa judul bukunya?

A: hampir setiap buku yang aku selesai baca dan aku suka, selalu aku banggakan dan ceritakan ke Si Prikitiew 🀣, juga di blog 😝. Salah satu bukunya adalah Na Willa dan buku Ziggy Z. πŸ™ˆ


11. Apakah pernah terjadi sesuatu hal yang sama terhadap kisah/cerita pada kehidupan nyata kakak setelah beberapa banyak buku yang kakak baca?

A: umm.. belum pernah. Karena aku kebanyakan bacanya fantasi dan misteri, jadi belum ada kejadian yang sama πŸ˜‚. Malah takut kalau jadi kenyataan karena seremmm πŸ˜‚.


12. Dari sekian banyaknya buku yang pernah dibaca, adakah buku yang bergenre sci-fi? Kalau ada, apakah judulnya? Siapakah pengarangnya? Karya lokal atau non lokal?

A: ada. Aroma Karsa dan Supernova Series. Karya pengarang lokal, yaitu Dee Lestari. Hayuuk dibacaaa! Bagus lho, beneran nggak bohong πŸ€ͺ.


13. Misalnya jika suatu saat kamu menulis buku fiksi, di mana lokasi cerita berada dan kenapa?

A: WAW PERTANYAANNYA NGGAK ADA YANG LEBIH SUSAH? HAHAHA. Sejujurnya aku belum pernah kepikiran untuk menulis buku fiksi, jadi sulit menjawabnya πŸ˜–. Mungkin lokasinya akan di Jakarta, karena hanya Jakarta yang paling aku lumayan ngerti akan wilayahnya πŸ˜‚.


14. Siapa tokoh fiksi yang bisa membuat kagum? (dilihat dari sifat/ kepribadiannya)

A:  Luhde dari buku Perahu Kertas. Seorang perempuan asli Bali, berusia di bawah 20 tahun, namun pemikirannya dewasa sekali dan dibayanganku, sosok Luhde ini orangnya kalem dan tenang banget, tipe yang nggak pernah marah gitu. Mirip perempuan-perempuan asli Bali bayanganku😁. Yang udah pernah baca buku ini, setuju nggak denganku? πŸ˜†.


15. Apakah kamu suka membaca Fan Fiction? Kalau iya, biasa baca dalam bentuk buku fisik atau online (Wattpad, forum, dll)? Kalau nggak baca, alasannya kenapa? 

A: aku belum pernah baca fan fiction nih 😭. Mungkin suatu hari nanti, sebab untuk saat ini belum tertarik merambah ke sana πŸ˜‚.


Nah, sekian sesi tanya jawab kali ini. Jangan lupa mampir juga ke tulisan JanexLia Answered #2 versi Ci Jane πŸ˜. Semoga nanti akan ada lagi JanexLia Answered lainnya 🀭.


✨🧚‍♀️πŸ„

CHRISTMAS GIVEAWAY TIME! πŸ’ƒπŸ»

Seperti yang udah pernah Ci Jane spoiler-kan di blognya, pada postingan kali ini, aku dan Ci Jane akan mengadakan giveaway! Asek asek josss πŸ’ƒπŸ»πŸ€£.


Syaratnya mudah sekali. Teman-teman hanya perlu menyebutkan 1 judul buku yang pernah aku tulis di blogku yang teman-teman ingin baca. 1 teman yang beruntung akan mendapatkan buku yang diinginkan πŸ₯³. Giveaway ini akan ditutup tanggal 15 Desember 2020. Jangan lupa ikutan yaaa πŸ˜†.


✨🧚🏻‍♀️πŸ„

Adakah teman-teman yang sepemikiran dengan jawaban-jawabanku di atas? πŸ™ˆ

Let me know!


The dreamer.

🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️🧚🏻‍♀️

72 komentar

  1. Setelah aku baca2 QnA versi Lia ternyata kita cuma sama di bagian genre favorit deh Lia yaitu Fantasi dan Misteri, sisanya beda banget πŸ˜†

    Aku paling suka baca di perpus atau cafe gitu biasanya cari yang sepi tapi gara2 pandemi cuma bisa mendem deh di kamar tapi gak bisa cuma sambil baca doang ntar ujung2nya tidur hahaha harus sambil ngemil dan dengerin lagu walaupun nanti ujung2nya malah karaokean di kamar bukan nyelesain buku 🀣 Tapi, kalo bacaan bukunya agak berat baru biasanya aku pake mode hening dan matiin semua hp supaya makin fokus

    Btw mau ikutan ah giveaway dari Lia dan Mba Jane siapa tau beruntung hihihi
    Dari seluruh buku yang Lia saranin tentu paling penasaran sama Aroma Karsa, apalagi di QnA ini udah disaranin juga dan banyak juga yang nyaranin buku ini. Penasaran banget sih bakal gimana jalan cerita karangan Dee karena dulu baca Supernova cukup pusing. Belom beli sampe sekarang karena halamannya tebel banget! Sedangkan TBR masih numpuk makanya masih ke-pending terus deh sampe sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyiahahaha kita bagaikan kembar tapi tak identik ya, Kak Tika 🀣

      Akutu belum pernah coba baca di perpus atau cafe jadi belum tahu sensasinya πŸ˜‚
      Tapi Kak Tika kalau baca di kamar malah jadi lebih mudah terdikstrasi ya 🀣 lucu banget sampai jadi karaokean dong padahal lagi baca wkwkwkw gimana ini 🀣

      Asik asik! Terima kasih atas partisipasinya πŸ™ˆ semoga beruntung jadi bisa baca Aroma Karsa πŸ™ˆ
      Buku ini page turner banget, Kak. Jadi jangan khawatir meskipun tebal 😁

      Hapus
    2. Waaahhh samaan dengan tika, saya juga suka karaokean, biar kata cuman ikutan lagu di yutub doang wakakakak

      Hapus
  2. Wah akhirnya balik lagi niiiih JANEXLIA, mantap qaqa 😍

    By the way, baca buku memang paling enak di kamar yaaa Li, entah kenapa 🀣 Kakak pun sukanya di kamar, sambil rebahan sampai lama-lama ketiduran. Wk. Oh, dan kita pun sama soal foto quote bagus, biasanya saat ada tulisan yang oke dari sebuah buku yang kakak baca, jika itu buku fisik maka kakak foto, while jika itu e-book akan langsung kakak screencapt πŸ˜† Kakak ada folder khusus isinya screencapt dan foto tulisan-tulisan bagus bahkan 😁

    However, berbeda dari Lia, kakak nggak hobi baca misteri atau yang seram-seram, karena takut kepikiran dan kebayang-bayang πŸ˜… hehehe. Eniho, congrats Lia dan mba Jane, programnya berjalan lancar. Untuk memeriahkan event giveaway Lia dan mba Jane, kakak mau pilih bukunya Ziggy (judul apa saja, nggak masalah) 😁

    Ditunggu episode berikutnya, Liiiii πŸ’•

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah menanti-nanti ya, Boend 😝😝

      Aku juga sama, Kak! Baca di kamar dengan segala posisi dan kadang sambil tengkurap atau setengah rebahan terus ketiduran 🀣
      Wawww~ menarik! Udah berapa banyak foto di folder quote Kakak? Huahahaha. Aku belum sampai ada folder khusus nih πŸ˜‚ mungkin segera berjalan ke arah sana huahahah

      Misterinya versiku bukan yang hantu-hantu tapi ke detektif gitu, kadang memang ada pembunuhannya sih dan bikin kebayang bentar 🀣 tapi seru tahu Kak Eno 😝

      Asikkk! Ada Kak Eno ikutan πŸ™ˆ
      Terima kasih atas partisipasi dan dukungannya πŸ₯°❤️

      Hapus
  3. Hahahahaha.. kali ini lebih fun JaneXlia nya.. Hahahaha.. kayak melihat pinang dibelah palu.. wakakakakaka...

    Tapi bagus jadi terlihat kontras saja antara pemikiran Lia dan Jane. Kalau yang sebelumnya kan perbandingan tidak terlihat karena berbeda, yang ini bagus sekali. Bukan saling melengkapi, tapi saling bertentangan.. hahaha.. bagus Lia..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sulit dong kalau belah pinang pakai palu, Kak 🀣

      Huahahaha memang aku sadar betul bahwa genre bacaan kami jauh berbedaa~ jadi seru bacain pendapat yang berbeda ini 🀣
      Terima kasih Kak Kampret 😝

      Hapus
  4. Habis baca-baca QnA tentang minat baca Lia di Atas ternyata kita punya beberapa kesamaan nih hahah.
    Aku nggak bisa konsen juga kalau baca sambil dengerin musik.Soal sci-fi selera kita sama. Wkwkw bukunya Dee emang paling direkomendasikan untuk dibaca.

    Btw, aku mau ikut giveawaynyaaa... Pengen bukunya Dee yang inteelgensi embun pagi, belum punya :D beberapa waktu lalu udah baca pinjem di ipusnas, tapi blm selesai dan sampai sekarang antrian pinjamnya banyaak.. belom kebagian lagi. Wkwkw..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaaay! Aku senang sekali kalau ada teman seperjuangan πŸ˜†πŸ˜† toss dulu ah sama Kak Rie! πŸ‘‹πŸ»

      Terima kasih udah ikutan giveawaynya 😁 semoga beruntung!
      Lebih enak baca versi fisik, apalagi Kak Rie udah koleksi buku Dee lainnya kan 🀭

      Hapus
  5. Terpaku pada poin "membaca tanpa suara dan baru bersuara bila bukunya sulit."

    Jadi ingat saya kalau bukunya sulit kadang suka menggeram-geram juga sih...πŸ™„πŸ€£ Berisik benar..

    Mantap kolabnya lagi...intip yang lain ahh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Phebie! πŸ˜†

      Menggeram-geram seram dong kayak singa 🀣🀣
      Memang kalau buku sulit butuh konsentrasi dan usaha lebih untuk mencerna ya 🀣

      Hapus
  6. Aku setuju kalau aroma karsa itu buku yang bagus, lengkap, kompleks dan detail banget. Bukunya emang tebal sih, tapi sekali buka ga kepikiran buat nutup. Baru minggu kemarin aku kelar baca aroma karsa. Hampir 700 halaman, aku baca kelar 5 hari. Saking penasaran sama critanya 🀣🀣
    Sedangkam untul series supernova malah belum baca..hehhee

    Aku juga biasa baca buku di kamar. Kadang sambil dengerin musik.

    Lanjutkan kolabnya yaa..keren banget πŸ˜†πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Page turner banget buku Aroma Karsa ya, Kak Rivai 🀣🀣. Seseru itu! Aku juga nggak bisa berhenti baca sampai pengin cepat-cepat habis 🀣
      Supernova juga bagusss, tapi buku pertamanya agak rumit karena pakai istilah-istilah ilmiah. Bisa diskip sih part ini kalau terasa terlalu berat karena nggak ngaruh menurutku.

      Tim baca di kamar mana suaranyaaaa! πŸ’ƒπŸ»πŸ’ƒπŸ»πŸ’ƒπŸ»πŸ€£
      Baca di kamar memang paling nyaman, bisa segala posisi soalnya huahahaha.

      Terima kasih atas dukungannya, Kak Rivai! πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
  7. LIAAA.. NA WILLAnya udah tamat..hahaha.. kemarin beres pas libur panjang pilkada.. bagusss beud.. Whats Next..?? Hahah πŸ˜† The Poppy War ini fantasi kah??

    Baca buku dilompat2 mah nggk seru yah.?? Wkwk jadi nggk nymbung gtu.. hehe

    Samaan kita tim hening.. Tapi kadang demi mendukung suasana.. sengaja setel suara hujan sama petir di speaker buat nambah suasana baca buku pas hujan.. hahah🀣

    Kalau perihal nemu quote yg bagus.. seringnya di foto terus di upload deh di story IG.. wkwk atau di save buat masukin ke gambar nnti..

    Sama saya juga tertarik sama si Ludhe meskipun belum pernah baca bukunya.. apalagi pas dia tau kalau cintanya bertepuk sebelah tangan.. sedih banget.. tapi dia dewasa banget..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bayuuu, terima kasih udah baca Na Willa! Hahahaha. Berarti udah baca buku 1 dan 2 ya?
      Bayu mau direkomendasiin buku berat atau ringan kayak Na Willa? Hahaha.
      Kalau The Poppy War ini fantasi. Kayak lagi nonton film kolosal China versi buku 🀣 tapi ada kekuatan magisnya gitu~

      Iya, nggak seru kalau dilompat-lompat kecuali buku non-fiksi, masih oke untuk dilompat-lompat πŸ˜‚

      Wkwkwk ide bagus juga! Kapan-kapan aku cobain trik Bayu ah. Terima kasih tipsnya 🀣

      Sama-sama tim foto ya kita 😝 soalnya lebih cepat gerakan untuk ambil foto daripada highlight buku wkwkwk

      Bayu nonton Perahu Kertas ya? Atau kena spoiler aja nih? 🀣
      Iya, aku salut sama sikap Ludhe dan pembawaannya itu, dewasa sekaliii. Pengin bisa kayak gitu tapi nggak bisa sih, aku anaknya rusuh soalnya 🀣

      Hapus
    2. Iyah udh buku 1 sama 2... kemarin di shopee udh sepaketan gtu 2 buku...
      Yg ringan aja Li... soalnya kerjaku udh berat..wkwkwk πŸ˜‚

      Iyah udh nnton perahu kertas. 1 dan 2 tapi udh lama banget... lagu soundtrack yg pemeran ludhe nyanyiin juga bagus.. ngena gtu sama scenenya..

      Hapus
    3. Widih, langsung dibabat habis semua sama Bayu 🀣. Syukurlah kalau Bayu suka~
      Kalau gitu, gimana kalau baca Kisah Camar dan Kucing Yang Mengajarinya Terbang? Bacaan yang ringan, tipis dan hangat πŸ₯°

      Nah, aku malah belum nonton filmnya nih πŸ˜‚. Tapi aku coba cari ost-nya deh di Youtube 🀭

      Hapus
  8. baca buku itu sebenarnya ga jauh beda sama hiburan lainnya yang membutuhkan imajinasi, selama yang disajikan dari hiburan itu masih menghibur, sulit bagi si pembaca untuk berhenti. ah memang merepotkan tapi itulah keseruannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul~
      Di situ justru keasikan dari membaca buku, imajinasi kita diajak berkeliaran πŸ™ˆ

      Hapus
    2. haha yang penting jangan sampai lepas kontrol imajinasinya, nanti bahaya, bisa bisa jadi gila wkwkwk

      Hapus
  9. Bener memang kata Mas Anton, gara-gara kolaborasi ini kelihatan banget bedanya Lia dan Jane dalam urusan buku bacaan dan hal-hal remeh lainnya 🀣 Eh tapi bener lho. Biasa aku baca bersuara tuh kalau lagi ketemu paragraf yang sulit dimengerti. Jadi kuulang terus sampai masuk maknanya. Berarti yang dibilang Mba Fanny dan Mba Phebie itu bener yaa hahahaha

    Aku jadi penasaran deh sama Aroma Karsa, tapi mengingat tebalnya buku tersebut aku ciut duluan Lii πŸ˜‚ sekarang lagi baca Meniti Bianglala nih, termehek-mehek akutu 🀧

    Btw, terima kasihhh untuk manteman yang udah submit beberapa pertanyaan untuk kami berdua yaa! Jawabnya kudu mikir 7 hari 7 malam lhoo πŸ˜† dan jangan lupaaa ikutan giveaway-nya yaa ❤️ *pesan sponsor gak boleh lupa*

    Lii, ada yang #3 nggak nih? *kabuuur*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagai pinang dibelah palu kata Kak Anton 😝 karena berbeda jadi lebih menarik untuk dibaca ya huahaha.
      Ah, iyaaa! Aku juga gitu, Ci πŸ™ˆ. Kalau nemu kalimat yang susah, harus diulang pakai suara biar lebih meresap wkwkwk

      Ci, beneran nggak berasa deh baca Aroma Karsa πŸ˜‚. Rasanya kayak baca novel 300hal aja karena dia marginnya juga lebar, jadi kayak makan kertas aja wkwkwk
      Woaaa~~ akhirnya Cici baca buku itu!! Bagus kan, Ci? πŸ˜‰. Siapin tissue buat lap ingusss 😝

      Terima kasih juga Ci Jane karena udah bersedia diajak mikir jawaban atas pertanyaan teman-teman selama 7 hari 7 malam 😝😝.

      Ci Jane, berminat? πŸ€ͺπŸ€ͺ

      Hapus
  10. Haloo mba Lia, setelah cukup lama "berhibernasi", akhirnya terbit lagi tulisan terbaru yaaak..

    Btw aku mau tanya. Boleh dijawab, boleh jg tidak. Tapi pengennya sih, dijawab. Eh, gimana sih. Hehee.

    Berhubung tak lama lagi akan CHRISTMAS (aku copas, krn takut tulisannya salah wqkok), bagaimana tanggapan mbak Lia terkait saudara kaum Muslim yg kerap berdebat tentang "bolehkah mengucapkan selamat hari raya natal". Apakah mbak Lia merasa "perlu" mendapat ucapan seperti itu, atau sebenernya kalo ga ada saudara Muslim yang mengucapkan selamat natal, yaaa tidak kenapa kenapa.

    Tengkyu, mon maap kalo pertanyaan nya dirasa agak "berat" hehehe~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Dodo, apa kabar? Iya nih habis hibernasi dan baru kembali lagi sambil beradaptasi kembali πŸ™ˆ

      Anyway, terima kasih atas pertanyaannya πŸ™πŸ» biasanya aku nggak mau menjawab hal-hal seperti ini karena takut ada yang tersinggung atau gimana hahahaha. Tapi, kali ini aku jawab untuk Dodo 😁

      Aku pribadi, nggak merasa perlu diucapkan, baik oleh teman-teman Muslim dan Non-Muslim sekalipun. Jadi, nggak masalah kalau memang nggak diucapin 😁
      Mau ucapin boleh, nggak diucapin juga nggak masalah. Woles aku, Do~ hahahaha

      Tapi kalau nggak ucapin selamat saat aku ulangtahun, aku akan marah WKWKWKW canda denggg.

      Semoga jawabanku berkenan ya πŸ™πŸ»

      Salam peace, love and gahul~ 🀣

      Hapus
    2. Wokwowwkk...
      Ngomongin ulang tahun, fyi aku baru aja ulang tahun beberapa hari yang lalu. Ultah ke-.... (hayoo tebak wkwkwk)

      Tapi, aku tidak terlalu peduli dgn ulang tahun. Dan aku sejujurnya tidak suka, tidak nyaman ketika ada yg mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. Tidak ada yg menarik dari ulang tahun, tidak perlu diucapkan selamat jg. Hari biasa, sama seperti hari hari lain.

      Satu lagi, aku pun (dulu) tidak ingat kapan ulang tahun orangtua. Ketikaa masih sekolah dan kuliah beberapa waktu yang lalu, kalo ada data yg mengharuskan mengisi biodata orangtua, plus Tempat tanggal lahirnya, aku biasanya menelpon ibuku dulu. Nanya kapan mereka ulang tahun πŸ˜‚πŸ˜‚

      Aku bukan anak yg durhakan, kan? 😬

      Hapus
    3. Ultah ke 24 bukan, Do? 😝
      Kalau gitu~ semangat menempuh hidup di umur yang baru!! Ini bukan ucapan selamat ulang tahun kan? 😝

      Nggak masalah, Do. Beberapa teman dekatku yang pria juga merasa hal yang sama, merasa kalau tidak ada yang spesial dari hari ulangtahun dan aku paham kenapa bisa begitu.

      Nggak durhaka kok 🀣 bahkan kadang ada orangtua yang lupa ulangtahun anak 🀣. Gimana nih kalau kayak gini? Wkwkwk.

      Hapus
    4. Tyda... Saya tyda setua itu. Masih lebih muda dong.. πŸ˜„πŸ˜„

      Hapus
    5. Oke, fix, Dodo jauh lebih muda dari perkiraan 🀣

      Hapus
  11. Kenapa bunyi cangkang retak siih? Apakah Lia tinggal di dalam cangkang telur raksasa? πŸ€”

    Kayak yang aku sebutin juga di komenan Jane, seruuu ini JanexLia Answered yang sekarang, soalnya jawaban kalian beda-beda banget doong hahaha..

    Waaah Liaa kita sama-sama kagum sama Luhde! Dulu pas baca Perahu Kertas juga terkagum-kagum banget, gilaa ini cewek masih remaja tapi pemikirannya dewasa bangeeet mana ikhlas banget ya ampuun πŸ™ˆπŸ™ˆ

    Lia udah berhasil ngeracunin buku apa aja ke si Prikitiew? Wkwkwkwk btw kalian suka baca bareng ga sih?

    Aku mau ikutan giveaway aah, aku pilih Aroma Karsanya Dee karena yaaa aku pengin banget baca Aroma Karsa tapi belum kesampaian soalnya timbunan masih banyak huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku hibernasinya di cangkang telur, Kak Eya 🀣. Rumahku mah bentuknya jamur 🀣

      Hihihi thank you, Kak Eya! Aku tak menyangka kalau jawaban kami akan sangat jauh berbeda lho 🀣. Jadi seru juga bacanya huahahaha

      Kan kan, Luhde benar-benar tipikal perempuan idaman bangettt 😍 bahkan kita yang perempuan aja bisa jatuh cinta sama kepribadiannya ya. Pas bagian dia ikhlas, aku yang nyesek 🀣

      Nggak berhasil meracuni apa-apa karena dia tetap pembaca setia Manga dan Manhua, serta Manhwa dibanding novel 🀣🀣🀣
      Kami suka baca bareng secara tidak sengaja 🀣. Pas dia lagi baca manga di hp, aku lagi baca novel di hp. Jadi ini hitungannya baca bareng nggak? Wkwkwk

      Thank you udah join giveaway ini, Kak Eyaaa πŸ₯°
      Semoga timbunan bukunya bisa berkurang ya #lho

      Hapus
  12. Aku juga tim heniiing. Tooosss πŸ˜†πŸ˜† Bisa sih pas ada suara2, tp asal jngan terlalu bising..

    Klo pembatas buku, aku seadanya aja. Klo ada dipake, klo ga ada terpaksa diinget2 aja. Hehehhe πŸ˜†

    Seruu nih postingannya Lia. Ditunggu JanexLia berikutnyaaa πŸ’–πŸ’–

    Mau nyoba peruntungan giveawaynya yaa Liaa 😁 Aku pengen Na willa. Hehehe. Awalnya pas Lia posting, trus liat Mba Eno juga baca. Apalagi ceritanya tntng sudut pandang anak2, and I Love kids so much πŸ˜†πŸ˜† Ada illustasinya juga lagi kaan. Hehehe.. Kan aku lg seneng bgd jg sama buku2 illustrasi. Mudah2an kuberuntung πŸ’–πŸ’– Makasiii udah bikin seru2an giveawaynya Liaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss dulu dong, Kak Thessa πŸ˜†. Aku juga demikian! Kalau terlalu bising, aku malah jadi pengin nguping wkwkwk

      Btw, aku salut sama teman-teman yang berusaha mengingat halaman terakhir saat membaca. Kalau aku, karena udah kebiasaan pakai bookmark, jadi untuk menghafal halaman agak sulit 😭 kelupaan mulu hikss

      Terima kasih udah join, Kak Thessa πŸ€—✨
      Aku ngerasa Na Willa ini memang cocok untuk Kak Thessa karena genre bacaannya sesuai 🀭
      Wish you luck, Kak Thessa πŸ₯°

      Hapus
  13. Ada giveaway nya hehe baru ketemu aku sama artikel yang ada giveaway nya :D

    BalasHapus
  14. Liaa harus coba baca fanfict. Ngomongin ini aku jadi inget masa-masa aku sekolah dulu #berasatuabanget, dulu waktu kpop jamannya suju, snsd, 2PM, shinee, cnblue dkk itu sedang menjamur dunia fanfict diisi sama cerita mereka semua. Buat fans kpop baca fanfict adl salah satu cara melepaskan kehaluan mereka ���� , aku termasuk korbannya. Cerita nya ringan dan pasti nya asik buat di bawa ngayal. kalo sekarang mungkin di wattpad sudah lebih bagus, kan suka ada tuh di gramedia offstore bagian rak buku yg covernya diisi sama oppa2 wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku sering lihat buku fanfic ini bertebaran di Gramed πŸ™ˆ
      Memang cucok banget fanfic untuk melepas kehaluan ya 🀭
      Someday akan aku coba baca, Kak Reka πŸ˜†
      Terima kasih atas rekomendasinya ya πŸ₯°

      Hapus
  15. Kayaknya untuk 2 pertanyaan pertama, aku sama kayak Lia. Aku juga Tim Hening. Omong-omong, apa boleh aku juga menjawab daftar pertanyaan ini di blogku yang untuk review buku? Jadi pengen ikut menjawab juga.

    Untuk giveaway, aku mau buku Dimsum Terakhir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget, Sella. Silakan kalau ingin menjawab QnA yang sama hihihi

      Terima kasih udah partisipasi di giveaway kali ini 😁

      Hapus
    2. Sudah kujawab QnA-nya di blog ini. Silakan dibaca kalau mau.

      Hapus
    3. Sella, aku udah bacaaa :D Tapi belum meninggalkan jejak wkwkwk

      Hapus
  16. Sumpah ya baru baca intronya aja aku udah ketawa gara-gara cangkang retak T_____T kamu peri kecil apa Jinny oh Jinny sekarang T_____T

    Baiklah mari move on dari intro yang sangat di luar dugaanku itu xD

    Kita punya beberapa kesamaan, di antaranya suka baca di kamar, #TimHening karena langsung buyar kalo baca di suasana yang berisik, dan baca tanpa suara dan baru bersuara kalau bacaannya sulit.

    Duh pingin nulis sendiri deh ini QnA JanexLia biar bisa panjang hahahahahha.

    Anyway coba baca deh ff di wattpad, apalagi suka BTS kan beuh pasti buanyak ff tentang mereka. Army tuh aku lihat-lihat banyak yang kreatif dalam berhalu ria, kamu kayaknya lebih paham dan tau dalam hal ini wkwk. Aku pernah baca yang ff Day6 sampe cerita itu dibukuin terus aku beli bukunya. xD Pernah juga baca ff Day6 tapi ada Yoongi di dalamnya. Jadi lintas grup juga. Banyakan emang romance sih, tapi ada juga yang brotherhood.

    Mau ikutan giveawaynya!!! Aku pingin buku Recehan Bahasa karena ingin bertaubat dari jalan yang salah wkwkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHAHA kalau aku Jinny, nanti aku nulis sambil godek-godek kepalanya 🀣

      Toss dulu dong, Kak Endah! Ternyata yang memberi pertanyaan juga tim hening 🀭

      Huahaha gimana kalau Kak Endah jawab QnA ini di post Kak Endah aja? Aku akan sangat senang membacanya πŸ˜†

      Wah~ udah beberapa orang nyaranin banget baca FF nih!! Someday akan aku coba baca deh πŸ™ˆ. Thank you Kak Endahhh!

      Terima kasih juga atas partisipasi giveawaynya πŸ₯°
      Semoga beruntung jadi bisa kembali ke jalan yang benar 🀣

      Hapus
  17. Ternyata baru muncul gara-gara fokus baca. Ha ha ha. Saya jarang sekali fokus pada membaca karena biasanya waktu ini bukan hal yang prioritas, kecuali memang bukunya benar-benar bagus dan bisa buat saya tidak sabar untuk menyelesaikan.

    Untuk hal berhenti, kayaknya hampir semua orang melakukan hal yang sama. Kecuali kalo memang lagi keadaan yang benar-benar genting, macam pas baca, disuruh beli gas sama Mama πŸ˜…

    Untuk poin 4 5. dan 7, ternyata kita ada kemiripan kak Lia. Waktu baca saya (dulu pas masih aktif πŸ˜…), pagi setelah bangun dan malam sebelum tidur. Itu memang waktu emas sekali. Disaat pagi, pikiran masih fresh. Disaat malam, suasananya sudah mendukung. Baca Dilan 1990, hujan, sama susu hangat dan indomie telur. Dan benar sekali, saya cenderung diam saat membaca. Kecuali kalo memang kalimatnya sulit untuk dimengerti, baru saya baca secara keras dan biasanya ini membantu saya untuk lebih mudah mengerti (biasanya).

    Untuk poin 10, kayaknya saya salah satu orang yang terus kena racun kak Lia untuk baca Ziggy. Meskipun belum baca, saya selalu tertarik dengan buku itu. Makanya, saya mau ikut giveaway untuk judul buku itu. Saya mesti dapat baca fisiknya 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah~ kemarin aku begini karena bukunya bagus dan nggak sabar untuk cepat selesai. Apalagi ini trilogy, jadi udah penasaran sama ending seri ini. Makanya cepat-cepat selesaikan buku ini πŸ˜‚

      HAHAHA kalau beli gas sih urgent banget ya. Kalau ditunda-tunda, nanti Emak bisa marah 🀣

      Setuju dengan Rahul! Pagi dan malam paling enak karena suasana dan kondisi paling mendukung di saat-saat seperti itu πŸ™ˆ
      Wadaw~ baca Dilan pas di luar hujan, pasti menambah suasana jadi syahdu banget wkwkwk.
      Benar! Aku juga demikian~ kalau baca kalimat yang susah, cenderung akan mengeluarkan suara agar lebih mengerti. Lucu ya otak manusia kok bisa begini 🀣

      HUAHAHAHA aku terharu bacanya πŸ˜‚. Buku Ziggy memang bagus-bagus, apalagi Di Tanah Lada dan Semua Ikan di Langit. Semoga Rahul beruntung yaaa! 😁
      Terima kasih atas partisipasi dan sharingnya, Hul πŸ˜‰

      Hapus
  18. Yes, no. 11 hehe

    Wah giveaway, asyik... 4 hari lagi... Oh iya kemaren kak Lia pernah tulis buku di blog nya,tapi saya lupa πŸ™ƒπŸ™ƒπŸ™ƒ mesti harus scrool old post ni.. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Andy, masih ingat ya dengan pertanyaan yang Kakak berikan 🀭. Terima kasih ya udah bertanya waktu itu 😁

      Hayuuu dilihat-lihat ke postinganku lainnya. Bisa langsung lihat di kolom kategori > Books. Kalau udah tahu ingin buku yang mana, balik lagi ya ke sini πŸ™ˆ

      Hapus
  19. samaan Lia, aku lebih milih di kamar buat baca, kadang sampe termehek mehek wkwkwkwk, apalagi kalau baca malem tiba tiba sesenggukan, takut kedengeran dari luar kamar.
    sukses terus collabnya bareng mbak Jane, nggak nyangka bisa berlanjut sampe sekarang dan semoga sampe nanti nanti

    aku tentunya nggak mau ketinggalan ikutan giveawaynya, tim hura hura aku hahaha
    dari sekian banyak review buku di blog Lia, sepertiya buku aroma karsa dan Na Wila memang menarik.
    ohh harus satu ya, hehehe, aroma karsa dulu deh :)


    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha sama dong, Kak Ainun. Aku juga kalau baca suka termehek-mehek makanya baca di kamar itu lebih enak soalnya nggak ada yang lihat pas muka beler 🀣.

      Aminnnn. Terima kasih banyak atas doanya, Kak Ainun πŸ€—
      Terima kasih juga atas partisipasinya dalam acara giveaway kali ini 😘
      Karena budgetku terbatas, jadi hadiahnya hanya bisa pilih 1 dulu ya wkwkwk

      Hapus
  20. lagi lagi kalo baca soal QnA, aku sekaligus bisa nyuri nyuri rekomendasi buku yg patut untuk kubeli, hehehe...

    Lia pernah baca buku kumpulan flash fiction gak?
    dulu di twitter pernah ada akun namanya @fiksimini kalo ga salah (ga tau deh skrng masih aktif atau engga twitternya) itu isinya orang-orang yg nulis fiksi tapi hanya dengan 128 karakter sesuai batasan twitter waktu itu, sependek itu tp bisa ngebayangin full story

    nah derajatku dalam minat baca ternyata kembali lagi ke sependek flash fiction, padahal dulunya penyuka novel harry potter yg tebel-tebel itu, pun pernah cepat baca buku dee yg perahu kertas dalam waktu kurang dari seminggu.

    Tapi dengan aktifitas blogwalking seperti ini, minta bacaku pelan-pelan nambah banyak,

    so, rather than writing a fiction story, mungkin kepikiran bikin flash fiction?

    Liaa... maaf ya kalo komenku agak melenceng dari tema QnAnya

    Pokoknya aku selalu senang dan mengagumi para pembaca hebat seperti Lia dan kak Jane!

    Terima kasih karena sudah berbagi!

    can't wait to read your next story, Liaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Kak Ady :D
      Jadi, udah berapa banyak rekomendasi buku yang didapatkan oleh Kakak? Hihihi.
      Aku belum pernah baca flashfiction sebelumnya. Barusan aku cek FiksiMIni di Twitter udah nggak aktif, Kak >.<
      Sepertinya menarik membayangkan membaca cerita dalam jumlah kata yang terbatas ya. Nanti aku coba cari-cari, siapa tahu ada tempat atau akun lain yang menyediakan FiksiMini. Terima kasih atas rekomendasi dari Kak Ady ya :D

      Sepakat dengan Kak Ady. Dengan melakukan BW, minat baca kita seperti diasah kembali, tanpa disadari. Hebat ya kekuatan BW hahahha.

      Benar! Kayaknya flash fiction bisa dicoba nih. Eh tapi aku harus lihat dulu kayak gimana contohnya sih wkwkwk.
      Nggak masalah, Kak Ady. Komentar dari Kak Ady tidak melenceng sama sekali. Malah aku jadi mendapat insight baru dari Kakak :)

      Terima kasih udah berbagi dan meninggalkan komentar di sini ya, Kak Ady :D

      Hapus
  21. Eh, aku juga mau ikut giveaway-nya, siapa tahu dapett...
    sebagai penyuka filosofi kopi dan dengan cepatnya membaca perahu kertasnya Dee
    aku ingin Aroma Karsa-nya Dee Lestari

    semoga dapet semoga dapet semoga dapet, pengen banget baca tp blm kebeli :D

    hehehe...

    Thank you sooo much for Lia dan kak Jane!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk ketinggalan ya, Kak :p

      Baik~ Aku hitung Kak Ady masuk ya.
      Semoga beruntung!! :)

      Hapus
  22. Waahh cerita Lia & Jane lagi..Orang yang berbeda tetapi hasilnya klop kalau aku bilang mah..😊😊

    Kalau aku suka baca buku diteras depan rumah, didalam kamar juga suka sih...Intinya tergantung keadaanlah..Karena buku juga jendela informasi dunia apapun bentuknya.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak atas apresiasinya, Kak Satria :D

      Aku belum pernah baca buku di teras depan rumah soalnya banyak nyamuk, aku tak tahan wkwkwk
      Tapi baca buku dimanapun, nggak masalah karena setiap orang punya preferencenya masing-masing ya hihihih

      Hapus
  23. aku malah khusyuk baca buku kalau lagi di bus atau kereta api mbak
    kalau di kamar malah engga khusyu gatau kenapa hehe

    kalau masalah jeda, aku usahain pas pindah bab juga soalnya kalau di tengah selain lupa feelnya jadi engga kerasa heheh
    eh perahu kertas aku juga suka
    tapi karakter yang dibangun oleh V Lestari aku selalu suka
    padahal kadang engga masuk di logika karena ada unsur mistiknya cuma gatau kenapa aku suka aja mbak hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Ikrom sama seperti temanku! Lebih bisa menyelami buku saat sedang di kendaraan umum. Kalau di rumah, malah nggak dapat moodnya hahahaha. Kalian orang-orang antimainstream nih :p

      Benar sih~ kalau putus di tengah bab, seringkali feel bacanya hilang huhuhu. Kalau pindah babnya hanya tinggal beberapa halaman lagi, aku usahakan berhenti saat pindah bab, tapi kalau masih panjang, aku cari yang terdekat hahahaha.

      Setuju :D
      Semua karakter buatan Dee Lestari sangat menarik dan ceritanya juga demikian. Perahu Kertas yang genrenya di luar genre Dee yang biasa, hasilnya tetap bagus dan laris di pasaran. Keren banget lah Dee Lestari :))

      Hapus
  24. Hmmm sepertinya aku ketinggalan cerita soal Si Prikitiew, kelamaan hiatus dari dunia blog. Ada cerita di post-post sebelumnya kah? Aku intip intip ya xixixixi.

    Btw Lia, buku yang pernah kamu baca dan kamu ulas dan aku sangat tertarik adalah Na Willa. Sejak rescue Miko, kucing kecil yang pinggulnya patah, ada moment di mana aku kayak induknya Miko wkwk. Aku merhatiin banget tingkah laku Miko, suka godain kalo dia ngambek, terus suka kelonin sambil kerja. Cerita Na Willa sepertinya bakalan menghangatkan hatiku, kayak pas aku main sama Miko.

    Kamu sehat sehat yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahaha ada sekelibat-sekelibat aja, Kak Justin. Belum dibuat post khususnya >.<

      Awww. Jadi seperti ada keterikatan batin layaknya ibu dan anak dengan Miko ya, Kak >.<
      Buku Na Willa cocok banget untuk menghangatkan hati! Isinya fun dan membuat kita diajak mengenang masa kecil kembaliii :D

      Sehat-sehat juga Kak Justin dan Miko! Terima kasih udah mampir dan ikutan giveaway ini, Kak :D

      Hapus
  25. Kalau saya baca buku ngga lihat tempat atau suasananya yang penting ada niat buat bacanya di pinggir jalan pun jadi.

    Dari lima belas poin di atas hanya poin kesebelasan yang ada kesamaannya

    Kali aja lagi mujur mau ikut giveway ah, saya pernah lihat blog ini menulis tentang buku Nikah Muda karya teman blogger, mbak Thessa kalau bisa sih saya dapat giveway buku itu..(ketawa sambil nyengir)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah~ Salut sama Kak Herman! Aku nggak bisa kalau baca di luar karena terlalu berisik, jadi nggak fokus :(

      Hihihi terima kasih udah ikutan giveaway ini, Kak! Jangan lupa ikutan giveaway novel Nikah Muda yang ada di blog Kak Thessa sang penulis :D

      Hapus
  26. Waktu saya kecil, tempat baca favorit saya di... mana aja, hahaha.
    Kadang sambil jalanpun saya baca.
    Jatuh karena keserimpet apaaa gitu, nggak peduli :D

    Sekarang, tempat baca favorit saya, di mana aja juga sih, meski ya jarang bacanya, nanti main ke blog-blog yang bahas buku, atau kelihat pamernya Mba Fan baca buku di medsos, baru saya mulai ambil buku.

    Masalahnya, buku di samping meja saya memang berat-berat, teori semua, jadinya bikin ngantuk, coba gitu kalau ada novel yang fiksi pasti saya baca dengan senang hati hihihi

    Btw, judul buku yang saya ingat banget ada di blog ini, banyak sih.
    Yang paling ingat, bukunya mama Thessa , yang Nikah Muda ya kalau nggak salah, soalnya saya liat di FB Mba Fanny, dan baru ngeh kalau itu bukunya Thessa, astagaaahhh..
    Dan kukepo pen baca, cuman sampai detik ini, baru sebatas angan, ckckckckck.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waw! Salut juga sama Kak Rey >.< Bisa baca dimanapun, even di jalan sekalipun! Sulit banget buat aku seperti itu, Kak karena nggak fokus dan jadinya malah kuping ini kemana-mana huahaha.

      Wkwkwk memang butuh dorongan dan mood lebih besar untuk membaca buku teori non-fiksi gitu, Kak >.<
      Kalau ingin mengembalikan mood, coba baca buku dari comfort genre Kakak dulu aja. Fiksi juga nggak masalah~ Nanti kalau udah dapat moodnya, baru dilanjut baca buku teorinya hahahaha.

      Komentar dari Kakak akan aku hitung sebagai entry giveaway ya :)
      Semoga beruntung! ^.~
      Btw, jangan lupa mampir ke blog Kak Thessa juga karena Kak Thessa sedang bagi-bagi novel Nikah Muda di sana~ hihihi

      Hapus
    2. Bahahaha, iyaaaa Pas banget tau nggak!
      Padahal udah kepo banget, saya mah selalu kepo ama buku dari penulisnya dulu, apalagi kalau penulisnya sering nulis di blog, kan jadi pengen tahu, apakah bukunya juga ditulis seperti gaya bahasa di blog?

      Sungguh mamak Rey suka kepo yak hahahaha

      Hapus
    3. Huahahaha kalau kepo untuk hal yang baik, nggak apa dong 😝

      Hapus
  27. Aku bukan tipe orang yang suka baca buku, jujur banget nih aku Li wkwkwk,
    tapi ada tapinya, sejak melahirkan aku jadi demen banget beli buku2 parenting & MPASI, semuanya aku baca dengan penuh semangat hihihi, sampe skrg yg aku baca cuma buku2 parenting aja li, tempat bacanya paling enak di kamar aja pas si bayik bobo hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kejujurannya, Kak 😝

      Good to hear that! Jadi suka membaca buku parenting karena ada baby πŸ˜†. Dan kamar memang tempat ternyaman untuk membaca ya, Kak 😝

      Hapus
  28. waaah rata-rata jawaban kita sama, Li 🀣

    aku pun tim hening, tapi kadang kalo lagi bagian yang seru suasana se rame apa pun aku bisa nggak dengar saking fokusnya 🀣 berasa punya dunia sendiri haha

    kalo bookmark aku asal ambil yang ada di sekitarku. bahkan kadang uang biar bisa kalian jadi tabungan uang kaget haha

    btw, mau nambahin pertanyaannya dong hehe
    lebih suka baca buku cetak atau digital, Li?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Dea, aku kadang begitu juga, tapi lebih seringnya nggak bisa fokus saat baca kalau lagi berisik 🀣

      Wkwkwk ngakak! Kalau bookmarknya pakai uang, kadang kalau lupa, jadi senang dong nemu uang kaget? 🀣

      Aku lebih suka buku cetak, Kak πŸ˜†
      Tapi aku juga baca digital. Kalau lagi di luar rumah, aku seringnya baca digital. Kalau di rumah baru bacanya fisik.
      Kalau Kak Dea lebih suka yang mana?

      Hapus
  29. Jujur aku jarang baca novel tapi kalo buku kadang-kadang sih, biasanya baca buku tema kelas tiga SD karena perlu baca biar anaknya mau belajar, jangan main hape terus seperti bapaknya.πŸ˜‚

    Tapi kalo misalnya baca novel, aku pilihnya yang suasananya tenang, bukan ramai seperti pasar. Terus biasanya kalo lagi baca terus suruh berhenti maka aku cari bagian yang sudah ngga bikin penasaran.

    Karena itu kadang kena omel dulu waktu baca komik, katanya sebentar tapi tahu tahu sudah tengah malam.πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk aku ngakak baca komentar Kak Agus 🀣. Aku pikir kenapa Kakak malah baca buku anak SD, ternyata demi sang anak 🀣

      Setujuu! Aku juga demikian! Kalau ingin berhenti, aku cari bagian yang udah nggak bikin penasaran 🀭. Kalau masih penasaran, lanjut terusss~ kalau baca komik, benar-benar nggak bisa berhenti sebelum komiknya habis 🀣 kenapa komik bisa seru gitu ya, padahal kadang isi per babnya beda-beda tapi bisa terus bikin penasaran πŸ˜‚

      Hapus
  30. Untuk beberapa poin kita samaaaa ;). Aku juga LBH suka ngeluarin suara pas baca buku yg sulit :D. Soalnya kalo ga, malah ga nangkep ini maksudnya apaaa :D. Kadang2 suami sampe nanya, kamu lagi baca ato ngapal sih? πŸ˜„.

    Kalo tempat, skr aku udh bisa di mana aja Li:D. Kalo dulu iya harus liat tempat. Sebisa mungkin nyaman dan sepi. Skr sih ga. Walopun kalo ada pilihan, aku ttp LBH suka baca di tempat nyaman dan sepi

    Aku udh beli buku Ziggy Z tau. Tp masih dalam antrian baca :D. Apa aku jadiin penutup bacaan di akhir tahun yaaa :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. WKWKWK berasa lagi mau ujian ya, Kak Fanny. Tapi memang begitu adanya, kalau baca buku yang sulit harus sambil ngeluarin suara, sebab nggak masuk-masuk ke otak kalau cuma dibaca dalam hati 🀣

      Kalau baca di tempat ramai, gimana cara Kak Fanny menghalau distraksi? Aku masih nggak bisa baca di tempat ramai karena jadi mudah ke distraksi dan nggak ada yang masuk ke otak jadinya 😭

      YAY!! Akhirnya ada yang explore karya Ziggy Z. juga! Finally! πŸ’ƒπŸ»
      Kak Fanny beli buku Ziggy Z. yang mana? Semoga Kakak juga bisa suka dengan karya-karya Ziggy πŸ€—

      Hapus