Journal of January and February.


Pic from Pinterest.

Hola blogosphere! Rindu sekali menulis tentang hal-hal personal di blog ini πŸ₯² sepertinya terakhir kali bercerita tuh sekitar 4-6 bulan lalu ya? Ah pokoknya udah lama deh 🀣.  Ceritanya lewat tulisan hari ini, aku ingin bercerita tentang life update-ku di bulan Januari dan Februari kemarin. Rencananya tulisan seperti ini akan tayang setiap 2 bulan 1x, namun kembali lagi, manusia hanya bisa berencana, mood-lah yang menentukan *plakk*, jadi mari kita lihat apakah kedepannya bisa konsisten atau tidak, semoga bisa ya πŸ˜‚.


ABOUT LIFE

Ngapain aja Si Peri Kecil selama 2 bulan ini? Nggak banyak hal baru yang terjadi kok πŸ˜‚. Kegiatan di hari-hari biasa dilalui dengan hal-hal normal seperti membaca buku, nonton Youtube atau Netflix, guling-gulingan mager(?) dan kegiatan normal lainnya seperti manusia pada umumnya 🀣. 

Di bulan Februari kemarin, aku sempat isoman selama 10 hari lebih. Nggak bisa bilang secara resmi kena covid atau bukan karena aku hanya melakukan antigen mandiri dan karena hasilnya positif, aku dan keluarga langsung isoman aja di rumah selama 10 hari lebih πŸ˜‚. 

Aku masih ingat betul gejala yang aku rasakan saat itu. Hari pertama diawali dengan tenggorokan rasanya kering seperti ingin radang. Lalu keesokan harinya, suhu badan mulai meningkat dan lemas. Sampai malam dan keesokan harinya, suhu badan naik terus sampai hampir 38 derajat, masih terasa lemas, pusing dan hidung mulai mampet. Setelah berlalu hari ke-3, hidung masih mampet sampai kadang susah untuk nafas, diselingi sedikit batuk-batuk berdahak. Sekitar seminggu lebih sejak awal merasa nggak enak badan, sisa gejalanya adalah batuk ringan yang jarang-jarang muncul dan hidung mampet. Setelah lebih dari 2 minggu sampai sekarang, semua gejala udah hilang total. Selama masa isoman, obat-obat yang aku minum hanya Panadol saat demam dan setelah demam berlalu, aku minum antibiotik sampai 1 strip habis, juga banyak istirahat.

Kalau ada yang tanya bisa tertular darimana? Akupun bingung, tapi yang jelas anggota keluargaku ada yang terpapar duluan dan karena pikirnya hanya batuk pilek biasa, jadi nggak diisolasi hanya pakai masker tapi itu juga kurang ketat, barulah 2 hari kemudian menyebar ke semua anggota πŸ˜‚. Jadi, yeah, covid saat ini gejalanya mirip sekali dengan batuk pilek biasa, jadi kita harus lebih berhati-hati saat berada di luar rumah.


NEW FAVES

Di bulan Januari hingga Februari kemarin, aku senang karena menemukan makanan dan minuman baru yang menjadi favoritku! Yeaaay 😍. 

Si Peri Kecil yang merupakan bayi senja ini selama beberapa bulan terakhir sedang mencari minuman kopi yang “aku banget” gitu. Banyak sih minuman kopi kekinian yang aku suka, tapi belum ada rasanya yang bikin ingin ngomong “SUMPAH INI ENAK BANGET” sambil joget-joget gitu πŸ˜‚ *kebiasaan cewek kalau ketemu makanan/minuman enak pasti joget-joget sendiri, kalian gitu nggak sih? Wkwk*.

Setelah mencoba berbagai brand kopi kekinian dan berbagai rasa, pada akhirnya aku tahu, minuman kopi favoritku tuh yang rasanya creamy, tapi masih terasa agak pahit dan nggak terlalu manis. Memang betul ya, harus banyak eksplorasi agar bisa lebih mengenal diri sendiri πŸ˜†.

Nah, bulan Desember 2021 kemarin, ada toko kopi Fore baru buka di daerah dekat tempat tinggalku. Dari awal Fore buka, aku udah penasaran banget ingin coba minuman Shaken Lattenya karena rekomendasi dari Ci Jane πŸ˜†. 

Sebenarnya udah kepoo kuadrat sama minuman ini, tapi baru berani cobain setelah beberapa saat berlalu, karena apa? Karena aku tahu minuman ini mengandung double shot espresso dan sebagai bayi senja yang baru lahir, nyali saya ciut begitu dengar double shot, bestie πŸ˜‚. Tak pikir, one shot aja udah pahit, gimana kalau double shot? Bisa nggak tidur 2 hari nanti aku #lebay. 

Setelah akhirnya memberanikan diri untuk mencoba beli, ternyata SAYA KETAGIHAN WAHAI SAUDARA SEBANGSA DAN SETANAH AIR 😭. NYESEL CYIN baru berani coba setelah sekian lama hiks. 

Waktu pertama cobain tuh, rasanya ingin bilang ke seluruh dunia bahwa aku akhirnya menemukan soulmateku dalam dunia minuman kopi 🀣. Benar-benar Double Shaken Latte Fore ini tuh memiliki semua rasa yang aku cari selama ini *lebaynya kumat*, dari mulai creamy, kopinya terasa tapi nggak sampai pahit banget dan manisnya pas! Wah, pokoknya juara banget lah. Sejauh ini Double Shaken Latte Fore adalah favoritku no.1 diantara varian dan brand minuman kopi lainnya πŸ™ˆ. Hello, hai, Fore! Saya menerima dengan senang hati lho kalau dikasih pasokan Double Shaken Latte selama 1 tahun #NGAREP #HALU 

Selain itu, aku lagi sukaaaaaa pakai banget nget nget sama varian pie baru dari Mcd yang namanya White Choco Strawberry Pie. Sebagai seseorang yang suka warna pink dan segala hal yang bernuansa pink serta strawberry (kenapa aku suka pink? Nggak tahu, pokoknya aku suka aja πŸ€ͺ), begitu lihat varian pie ini, benar-benar nggak sabar banget pengin cobain!! Dan ternyata uenakkkkk, gaessss! Aku suka banget sih dan tekstur pienya beda deh dengan varian lain, yang ini lebih terasa “puff pastry”nya, berlapis-lapis, lebih renyah. Untuk rasa isiannya tuh manis, creamy, mirip isian donat salah satu brand ternama gitu sih kataku hahaha. Pokoknya aku suka sekaleeeeee! Semoga varian ini akan selalu ada di Mcd πŸ˜­πŸ™πŸ». Yang belum cobain, sokkk cobain sekarang sebelum kehabisan 🀣.


BEST BUY

Waktu isoman kemarin, aku random banget cari-cari informasi tentang kopi serta cara mengolahnya. Dan, hasilnya adalah aku pengin beli alat French Press! HAHA.

Motivasiku ingin beli alat seduh kopi adalah akibat dari terlalu sering membeli kopi kekinian ternyata ikin dompet meringis, boend 🀣 *kemana aja, Liii*. Dan, ternyata setelah melihat resep minuman kopi kekinian kayaknya nggak sesusah itu (SOK BEUT), lalu setelah kepikiran 7 hari 7 malam dan menimbang-nimbang ke kiri ke kanan, akhirnya aku memutuskan membeli alat French Press di Ace Hardware. 

Gilssss!~ ini best buy banget kalau untuk personal used. Kualitas French Pressnya tuh kelihatan bagusss, dari mulai fisiknya yang kokoh, sampai saringannya yang benar-benar ampuh menyaring bubuk kopi. Belum tahu sih bisa tahan berapa tahun, tapi kelihatannya ini benda yang cukup awet. Harganya sendiri Rp 130,000,- dengan kapasitas 250ml. Best buy banget lah 😍.

Semenjak punya alat French Press ini, aku hampir selalu bikin minuman kopi sendiri karena aku udah menemukan resep yang pas di lidah dan rasanya nggak beda jauh sama Shaken Latte Fore 😝 *kibas rambut* *halu*. Lumayan ya bestie, dompet jadi terasa lebih ringan nafasnya(?), dan bisa lebih mengontrol takaran gula karena bikin sendiri 😁.

Teman-teman ada rekomendasi bubuk kopi yang enak, kah? Anyway, here is the link to buy or see my french press.


READ & WATCH

Di bulan Januari dan Februari aku berhasil menyelesaikan beberapa judul buku dan film. Sayangnya, untuk judul film yang aku tonton nggak aku catat sehingga banyak yang terlupa πŸ˜‚. Namun, ini beberapa judul film yang ceritanya lumayan berkesan, jadi masih teringat di kepalaku πŸ™ˆ, judul-judul film yang aku tonton adalah Love and Leashes, The Tinder Swindler, Bad & Crazy (drakor) dan The Wind Rises (anime, Ghibli). Semua filmnya bagus-bagussss, aku puas nontonnya 😁. Oiya, untuk Love and Leashes, pastikan teman-teman udah cukup umur untuk menontonnya ya 🀣.

Perihal buku bacaan, ada beberapa judul yang ceritanya cukup berkesan untukku di 2 bulan awal 2022 ini, yaitu ada It Ends With Us dan Verity by Colleen Hoover, Cursed Bunny by Bora Chung, Cat's Cafe by Matt Tarpley dan Absolute Justice by Akiyoshi Rikako. Kalau teman-teman ada pertanyaan perihal judul-judul di atas, boleh banget tanya ke aku di kolom kometar di bawah 😁.

✨🧚🏻‍♀️✨

Hiyaa~ akhirnya setelah tertunda beberapa hari, selesai juga menulis postingan yang cukup panjang ini πŸ™ˆ. Terima kasih untuk teman-teman yang udah membaca sampai akhir! πŸ₯°. Gimana bulan Januari dan Februari kalian? Ada hal menarik apa yang terjadi? Let me know!

21 komentar

  1. Liaaaa syukurlah udah sehat yaaaa πŸ€—.. aku sendiri rasanya blm pernah lagi kena si COVID ini, trakhir Agustus 2020, pas msh varian Awal. Cuma kalo ngerasain efek booster kemarin, rasanya aku JD tau gimana kalo kena omicron. Soalnya badan demam, ngilu seluruh tulang, dan memang ga enak bgt. Itu baru efek si booster, gimana kena beneran Yaa...

    Semoga kita jauh2 dari penyakit ini yaaa.

    Fore memang enak! Tapi aku udh lamaaa bgt ga minum ini. Cuma kdg suka ga konsisten kalo belinya di tempwt2 beda hahahahaha. Baristanya ga semua enak ngeracik 🀣. Tapi blm coba nih yg shaken latte. Siiiip, ntr harus aku coba li.

    Eh awalnya dulu double shot espresso juga bikin aku keder. Tapi setelah nyoba, ternyata malah enak. Nah kalo pesen di Starbucks, aku selaluuuuuu minta Green tea latte with double shot espresso kalo ngantuk banget, atau single shot espresso kalo cuma pengen ngopi doang.

    Itu enaaaaakkkkk, sukaaaaaa. Menu starbucsk yg aku paling suka ya itu doang 🀣. Sisanya mah cuma icip punya suami, tapi ga ada yg bikin berkesan kayak green tea latte with espresso nya.

    Eh samaaaa akupun pengen beli French press. Soalnya pas di Bali kemarin, di hotel trakhir mereka sediain kopi bubuk Bali dan alat kopi French press ituuuuu. Tapi aku ga bikin, Krn cuma semalam, takut ga bisa tidur hahahahah. Kopinya aja yg aku ambil utk minum di rumah. Tapi beneran JD pengen beli alat nya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Fanny, terima kasih πŸ€— syukur sekarang udah sehat semuaa. Jangan sampai kena lagi, Kak, amiiin amiin semoga kita semua dijauhkan dari virus covid ini πŸ™πŸ»πŸ™πŸ». Nggak enak banget terutama waktu hidung mampet, tidurnya jadi susah karena diapain aja nggak mempan 🀧.
      Wow, Kak Fanny kebagian efek samping booster yang besar 😱. Berlangsung berapa lama itu, Kak?

      Penyakit rasa kopi yang nggak konsisten ini juga aku rasakan 🀣 dan hampir semua brand kalau beda lokasi, rasa kopinya beda deh πŸ˜‚. Pernah cobain Mcd Latte di tempat yang berbeda dan rasanya beda banget dong πŸ˜‚

      Wkwk setuju! Double shot kalau di Fore ternyata nggak sesadis perkiraan πŸ˜‚, entah kalau di coffee shop lain gimana 🀣. Btw, aku jadi ingin cobain menu andalan Kakak di Sbuck 🀀 soalnya aku juga suka banget sama greentea latte mereka 😍. Penasaran deh kalau dicampur espresso rasanya akan gimana hahaha. Terima kasih Kakak atas racun tersembunyinya 😝 nanti kalau aku udah cobain, aku bilang bilang ke Kakak deh hiahahaha

      Kakkk, French Press yang aku beli bagus lhooo. Ada juga yang harganya sedikit lebih mahal, tapi bodynya lebih bagus lagi, kaca tebal gitu. Coba Kak Fanny ceki-ceki ke web Ace Hardware aja, nanti bisa dikirim langsung ke rumah atau pick-up in store dekat Ace rumah Kakak 😁

      Hapus
  2. Widihhhh, ternyata bayi senja diam-diam udah punya french press lho di rumah. Mau donggg dibuatkan kopi ugha. Pesan satu kopi susu gula aren panas, ya! Tolong dikirim ke Bogor sekarang juga 🀣 Btw, udah eksplor resep kopi apa aja, Lii? Kamu pakai kopi apakah? :D

    Bulan lalu aku juga kebanyakan di rumah aja, terus iseng subscribe Disney Hot Star karena kepengen nonton ulang Cruella, ahahaha. Akhirnya malah rewatch banyak film lama di sana, seneng banget, hihi. Terus akhirnya namatin Juvenile Justice juga! Yaampun da best series so far tahun ini (setelah Manifest) 😭 Aku lagi racunin papaku nonton juga, Lii. Kemarin sih ada nanya, nggak tau udah mulai nonton apa belom, wkwkwk.

    As I said before, dua bulan pertama 2022 aku sangat sibuk non produktif, wkwkwk. Taunya tiap kali mau bobo malem tuh capek aja, draining out aja 😞 Untungnya masuk Maret mulai terarah lagi. Jaga kesehatan yaaa buat kita semuaaa ✨

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tadinya ingin langsung espresso machine tapi harganya nggak nahan, jadi melipir ke French Press aja dulu (cukup jauh ya melipirnya πŸ€ͺ). Kopsus gula aren panas siap meluncurrr 🦸🏻
      Aku baru coba latte sama shaken latte aja nih, Ci πŸ˜‚ belum beli syrup-syrup-an wkwk. Nahh, akutu lebih eksplor ke rasa kopinya gituu, pengin coba-coba jenis kopi A/B/C kalau dicampur susu jenis A gimana rasanya πŸ™ˆ. So far baru coba yang Excelso jenis Arabica Gold, Java Arabica, Toraja sama Robusta Gold. Susunya sendiri, aku pakai yang susu evaporasi jadi lebih creamy gitu πŸ™ˆ. Cici ada rekomendasi bubuk kopi?

      Apakah Cici nonton How I Met Your Mother di Disney+? πŸ‘€
      Huaaaaa Juvenile Justice emang dabest banget sih! Aku juga sukaaaa ❤️. Semoga Papa Cici nonton dan suka juga ya πŸ™ˆ. Ayo nonton, Om! Seruuu + bagus ceritanyaaa *ceritanya ikut ngeracunin

      Huaa Cici jangan terlalu capekkk, coba ambil waktu me time di luar mungkin? Biar feeling refresh 😁. Take care juga Cici dan keluargaaa! Sehat selalu ❤️

      Hapus
    2. Sekarang ada how i met your father kak..di hotstar..Lengkap father mother..

      Hapus
  3. Halo, Mba Lia. Apa kabar? Lama nggak main ke sini.

    Lho, sempat isoman? Semoga sehat selalu utk Mba Lia dan keluarga.

    Bulan Februari saya kecapekan, Mba. Pak suami positif covid dan isoman 10 hari. Lanjut anak2 yg sakit dan juga asisten.

    Saya nggak terlalu suka kopi. Pas pak suami pulang dari Sulawesi pernah bawa robusta. Kopi buat ngumpul bapak2 sih. Saya dikasih bubuk kopinya setoples Skippy ama tetangga. Kopinya enak dan kuat banget. Saya coba bikin pake gula aren. Malemnya ga bisa tidur.πŸ˜‚ Sisanya saya kasih ke asisten krn nggak terlalu suka.

    Seneng ya kalau punya alat baru untuk eksperimen. Nggak coba bikin kue sendiri buat temen ngopi, nih? Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Pipit!~ kabar baik 😁 terima kasih ya udah bertanya dan mampir ke sini ❤️

      Iya kemarin itu sempat isoman juga huhuhu. Semoga kita sekeluarga dijauhkan dari covid ke depannya ya, Kak πŸ˜‚πŸ™πŸ» hidung mampetnya itu yang bikin nggak nyaman banget sampai susah tidur πŸ˜‚

      Robusta kopi bapak-bapak banget 🀣, aku juga nyerah kalau Robusta, Kak wkwk. Kalau dicampur pakai susu, rasanya lebih tolerable walaupun pahitnya masih lumayan kencang. Mungkin nanti Kak Pipit bisa coba campur susu kalau dapet kopi Robusta lagi hahahaha.

      Pengin!! Cuma kalau bikin kue, waktunya yang nggak ada, harus nunggu agak banyak waktu luang πŸ˜‚. Kak Pipit ada ide kue apa yang cocok jadi temen ngopi? πŸ˜†

      Hapus
  4. jadi sampe sekarang aku belum cobain Fore dong, soalnya di Jember kayaknya ga ada deh hahahha
    terus racun pie Mcd nya kemarin sukses bikin aku penasaran dan meluncur ke Mcd juga uhuk uhuk

    baidewei, sekarang udah baikan ya badannya dan udah bisa apdet blog lagi, Iya nih aku sendiri bingung gejala yang omicron sekarang, temen kantorku awalnya sakit tenggorokan, sebenernya radang, tapi syarat untuk balik masuk kantor lagi kudu PCR dan ternyata positif. Mungkin masih reaktif, meskipun selnya udah mati. Bingung

    alat french press gini, biasanya aku temuin di rumah temen aku yang buka cafe hahaha, kalau nginep rumahnya requestku minta dibuatkan capucino, rasanya udah sama kayak yg dicafe-cafe
    aku bingung namanya, kayaknya bukan french press, tapi yang bentukannya mirip glinder itu, apaan ya, hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sabar ya, Kak Inun 😒. Kalau nanti aku ada berita soal Fore buka di Jember, aku infokan ke Kakak ya 😁. Strawberry pie sih juara banget ya! Ini pie satu-satunya dari Mcd yang aku suka 🀣

      Nahh, itu dia kenapa PCR setelah isolasi itu katanya nggak wajib soalnya bisa jadi masih reaktif walaupun udah nggak bisa nularin πŸ˜‚ cuma aku kurang paham juga sih wkwk. Teman Kakak sekarang udah kembali kerja?

      Kayaknyaa yang Kakak maksud tuh Moka Pot, iya bukan? Yang buat masak kopi dan ditaruh di atas kompor kayak teko. Iya kah? πŸ‘€

      Hapus
  5. Kak Liaaa~~ huhu lama banget dari terakhir aku baca post-nya kakak.

    AAA gejala yang kakak alamin sama bangetttt kayak aku bulan kemarinnn�� di hari yang sama aku dapet booster AZ bener-bener lgsg tumbang; kurasa bukan penyakit biasa jg soalnya tulang sampe linu-linu hahaha tp aku gak sempat tes krn badan gak kuat�� yg di rumah jg pada sakit jadi waktu itu bener2 sepi blas rumah������

    Aku suka bikin kopi di rumah jugaa kak, tp pake Nescafe aja. Sebutannya "baristan" cenah~ alias "barista kopi instan"��

    Tempo hari aku baru nonton Ghibli jugaa~ yang The Grave of Fireflies. Kak Lia udah nonton kah? Menyayat hati betul film satu itu hikssss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haaaaiii Sasyaaaa!! Lama sekali nggak ketemu Sasya di dunia blog πŸ˜‚. Sasya sibuk apa sekarang?

      Haaaa jadi sakit covid + sensasi habis booster bersamaan gitu maksudnya? 😱 Itu nggak kebayang bagaimana rasanyaaa 😭. Lantas gimana dengan kondisi Sasya dan keluarga sekarang? Udah merasa baikkan?

      Woaaa keren!! Nescafe aku nggak kuat minumnya lho 🀣 terlalu kencang kopinya wkwk. Biasa Sasya raciknya seperti apa? Campur susu kah? Siapa tahu resep dari Sasya bisa bikin aku jadi suka Nescafe πŸ˜†

      Udah nonton donggg!! Nonton sampai 2x dan keduanya bikin banjir air mata 😭 bahkan sekarang kalau ingat adegan endingnya masih berasa sedihnya 😭. Menyayat banget betul 😭😫
      Sasya udah nonton Ponyo? Yang ini lebih fun, cocok untuk mengobati kesedihan sehabis menonton GOF πŸ˜‚

      Hapus
  6. Ahh copid tuh emang.. menyebalkan.. nyebarnya wuzz gtu tuh kaya nggk dikasih buat narik nafas. Wkwk 🀣🀣🀣🀣.. tapi ikut snang klau Lia dan sekeluarga udah syembuhh...

    Btw, aku baru tahu kalau ada alat kopi bernama French Press 🀣🀣 aku tahunya yg bentuk tabung itu, yg punya Toni bisa dibawa kemana2 yg harus diputer2 biar tekanannya tinggi.. πŸ˜†

    Btw, knapa racunnya harus Fore sih Li... kan aku yg teracuni nggak bisa apa2 selain membayangkan rasanya 🀭🀭 dan berdoa semoga Fore buka cabang di sini. Wkwk 🀣🀣

    Kalau Pie Strawberry.. Yesss setuju sama Lia.. enak banget yaaa.. aku sendiri ngerasa Puffnya lebih ngepuff sih.. 😁

    Liaaa you should watch Turning Red di Disney.. udah nnton belumm?? 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menyebalkan sekali, betul 😀. Udah menyebarnya mudah, nggak pergi-pergi pula hiksss. Semoga kita dijauhkan dari per-coronaan ini ya, Bay πŸ™πŸ»

      Wah, punya Toni lebih keren itu wkwkwk. Kalau nggak salah itu untuk bikin espresso ya? Kalau aku cuma alat buat nyaring aja sebenarnya sih cuma bahasanya aja yang keren 🀣

      Maafkan akooohhh karena racunnya Fore terus!! πŸ˜‚ Soalnya emang rasanya enak gituuu *malah makin bikin ngiler
      Kapan kalau Bayu ke Jakarta, mungkin bisa cobain Fore jika seandainya Fore belum buka di daerah sana πŸ˜‚

      Setuju!! Aku juga merasa si Strawberry pie ini puffnya lebih puff dan renyah. Bikin nagih deh makannya πŸ˜‚. Duh, jadi pengin sekarang!! Wkwkwk

      Udah nonton dong dan berkat racun dari Bayu lho 😝. Suka banget sama Turning Red! Nggak bisa berhenti mikirin film ini sepanjang hari ini dan lagunya bikin terngiang-ngiang terus 🀣

      Hapus
  7. Huaa Lia.. Ternyata dirimu S.Cov juga tohh! Gejalanya mirip dengan yang aku rasakan!
    Puji Tuhan Lia dan keluarga sekarang sudah sehat kembali ya.

    Aku kalo nemu makanan enak ga sampe joget-joget sih, paling manggut-manggut aja sambil bilang enak wkwkw

    Waaah akhirnya Lia nemuin juga ya resep kopi yang okeee.. Temenku ada bikin kopi sendiri juga dengan campur gula aren dan susu almond. Tapi sedihnya, belum sempat dia coba, botol kopi bikinannya pecah berantakan. Hiks. Sudah mana seebeel bersihin tumpahan dan pecahan botolnya, ngenes juga karena kopinya belum sempat diminum sama sekali...

    Absolute Justice crime pembunuhan gitu bukan ya? Sepertinya vibesnya mirip-mirip Holy Mother yak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lemes + mampet juga hidung Cici? Syukurlah kita semua sekarang udah sembuh ya, Ci Fris. Jangan sampai kena lagi deh, nggak nyaman banget 😫

      Wkwk apakah ini artinya aku yang terlalu heboh sampai joget-joget kalau kena makanan enak? 🀣 Kayaknya iya sih 🀣

      Astagaaa kasihan banget temen Cici πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ mana susu almond mahal pula, makin ngenes dengernyaaa πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Akhirnya coba bikin lagi atau nggak?

      Yes! Absolute Justice itu crime pembunuhan juga, tapi itu bukan plot utamanya, Ci. Plot utamanya lebih ke salah satu karakter yang "aneh" banget lah hidupnya sampai bikin pembaca dilematis akan tindakannya πŸ˜‚. Kalau lagi ingin marah-marah, aku saranin baca untuk baca buku ini huahahaha.
      Nggak mirip sama Holy Mother, tapi genrenya sama dan ceritanya pakai multiple POV gitu, jadi kita dapat cerita dari POV setiap karakter yang ada. Greget sih bukunya πŸ˜‚

      Hapus
    2. Iya sempet lemes dan hidung mampet. Wah sulit napas daaahhh. Amin. Amin. Jangan sampe kita kena lagi yaak.

      WKWKWK gpp Lia kalo lebih ekspresif hehehe

      Betullll aku yang denger ceritanya dan liat foto kejadiannya sih berasa kasiaaan. Udah cape bersihin, duit buat beli itu kan juga lumayan.. 1 Liter loh hiks

      WKWKWk bukunya bikin marah-marah ya Li.. Hmm menarik-menarik pake ganti2 POV gini. Berasa jadi beberapa karakter gitu yak..

      Hapus
  8. Yang ngaku bayi senja tapi tau-tau udah punya French Press sendiri mantaapp πŸ‘πŸ‘πŸ‘ Lia udah cobain Fore yang pandan latte belum?? Ya ampun aku tiap ngomongin Fore pasti langsung rekomendasiin pandan latte, karena memang sesuka itu πŸ˜‚

    Oh iya aku pernah dikirimin Mba Fanny kopi bubuk dari JJ Royal Coffee (kalo ga salah ada tokonya di tokped) yang paling aku suka tuh yang Aceh Gayo sama Lampung, enak dan wangiii 😍 Sama di Bandung dulu ada namanya Kopi Aroma, ini juga ada tokonya di tokped, kopinya enak dan ampasnya ga banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap sekali memang bayi senja yang satu ini 🀣. Apa sekarang aku udah tidak layak disebut bayi senja? Apa aku sekarang udah bisa disebut batita senja? 🀣.
      Huahahaha udah dong!! Enakk juga itu Fore Pandan Latte πŸ˜†. Kalau lagi bosan sama yang gula aren, boleh lari ke Pandan Latte hiahahaha.

      Kaaak yang Aceh Gayo rasanya mirip kopi di Point nggak? Lumayan pahit atau pahit banget? πŸ˜‚. JJ Royal ini sering lihat di Supermarket, tapi belum berani beli wkwkwk
      Kayaknya yang Kopi Aroma aku pernah lihat di Tokped πŸ˜†. Kak Eya ada rekomendasi varian yang enak dari Kopi Aroma?

      Hapus
  9. Liii ya ampun syukurlah udah pulih lagi. Semoga habis ini nggak ada lah ini covid-covid lagi astagaaa capek. πŸ™‚

    Akhirnya bisa baca tulisan review jajanan dari kamu lagi, walaupun nggak paham-paham banget kopi-kopian atau jajanan yang lagi banyak yang suka, aku seneng bisa dapat referensi baru hahahaha.

    Eh iya aku pingin nonton Love and Leashes, Seohyun SNSD kan ya yang cewek. Dulu ada yang ngetwit kalau Yonghwa bisa nangis kalau nonton film itu wkwkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AMIN KAK ENDAH AMINN πŸ™πŸ»πŸ™πŸ» capek banget dengar kasus covid yang nggak selesai-selesai ini 😒. Semoga kita dijauhkan dari sakit penyakit ya, Kak!! Amin!!

      Huahahaha terima kasih Kak Endah udah sempetin membaca 😍. Barangkali suatu hari nanti jadi suka kopi, bisalah menengok ke postingan ini kalau ingin cari racun πŸ™ˆ.

      Wkwkwk Seohyun di Love and Leashes beda bangettt! Badass gitu. Bener sih, Yonghwa auto nangis kayaknya kalau lihat 🀣🀣. Ayo Kak Endah nonton dan aku ingin lihat kesan Kakak setelah nonton seperti apa wkwkwk. Siap-siapp shock ya 😝

      Hapus

Words of The Dreamer. Theme by STS.