February Books Recap 2023 Edition.


Photo Credit Here.

It's time of the month!~ Kembali lagi ke postingan rekapan bulanan edisi bulan Februari πŸ₯³. Mood bacaku di bulan Februari ini masih lebih mengarah ke buku-buku fisik dibanding digital. Aku bersyukur sih, karena dengan demikian TBR fisikku semakin menipis (dan bisa beli buku baru lagi, yeay! *ditoyor warga*). Mungkin karena aku sedang lelah kalau berlama-lama lihat handphone, makanya dalam urusan membaca-pun lebih memilih untuk baca buku fisik *kemudian dimusuhi oleh tumpukan TBR digital πŸ˜‚*. Kalau teman-teman gimana? Bulan Februari lebih banyak baca buku fisik atau buku digital?

BOOKS

Bulan Februari ini bacaanku masih campur-campur banget, sebenarnya semua tergantung dengan mood pada saat itu, tapi nggak nyangka ternyata mood malah membawaku untuk membaca beragam genre 🀣.

Ini dia judul-judul buku yang berhasil aku selesaikan di bulan Februari :
Priceless Moment (fiksi)
Hai, Miiko! Vol.35 (manga)
Kokokan Mencari Arumbawangi (fiksi)
Cerita-cerita Bahagia Hampir Seluruhnya (kumcer)
Tempat Terbaik di Dunia (non-fiksi)
Million Faces (non-fiksi)
Honest World (buku ilustrasi, self-improvement)
Watersong (fiksi)
Rumah Kopi Singa Tertawa (kumcer)
Akhir Penjantanan Dunia (non-fiksi, feminism)

Aku cukup puas dengan bacaan-bacaanku di bulan Februari karena hampir semuanya bagus-bagus dan cocok untuk seleraku 😍. Kali ini aku ingin membagikan beberapa judul buku yang ceritanya berkesan sekali untukku, bahkan masih aku ingat sampai hari ini. Mau tahu nggak buku apa saja yang aku maksud? (please bilang mau 🀣). 

  • Kokokan Mencari Arumbawangi


Kalau teman-teman aktif di Twitter pasti kalian sudah familiar dengan buku yang satu ini karena belakangan sering banget muncul di timeline sebagai salah satu buku yang bagus banget. Seperti biasa, karena aku kepo banget tiap lihat ada buku yang katanya bagus dan kebetulan sedang beruntung karena dapat buku fisik Kokokan Mencari Arumbawangi dari Bookhive Taman Literasi, akhirnya aku mencoba baca dan ASTAGA! AKU SUKA BANGET SAMA BUKU INI! πŸ€©πŸ’–.

Bercerita tentang sebuah keluarga kecil yang beranggotakan Nanamama (ibu), Kakaputu (kakak) dan Arumbawangi (adik), buku ini akan menceritakan tentang keseharian mereka yang tinggal di sebuah kampung kecil dengan sawah yang luas dan hasil panen yang melimpah. Kita akan diajak untuk melihat kelucuan, keluguan dan interaksi antara mereka bertiga juga dengan Jojo, salah seorang teman yang datang dari kota. Selain itu, kita juga akan diajak untuk melihat bagaimana perjuangan Nanama, Kakaputu dan Arumbawangi dalam mempertahankan rumah dan tanah mereka yang ingin dibeli oleh orang-orang dari perusahaan yang akan membangun villa di kampung mereka. 

Aku suka banget dengan diksi yang digunakan 😍. Diksi khas dongeng yang indah, tapi mudah sekali dimengerti (mengingat genrenya untuk semua usia). Aku juga suka pembentukan para karakter utama serta interaksi mereka. Bikin aku gemas sendiri karena lucu dan hangat. Meski ada juga adegan yang sedih dan bikin kesal 😫. Pokoknya, aku rekomendasiin banget teman-teman untuk baca buku ini dan dibaca dengan pelan-pelan biar lebih mantap πŸ˜†.

Bisa dibaca di: (HANYA TERSEDIA VERSI FISIK) buku fisik beli di Gramedia.


  • Tempat Terbaik di Dunia


Aku udah lamaaa banget memasukan buku ini ke dalam wishlist-ku karena aku tertarik banget dengan judulnya yang bertuliskan "Pengalaman Seorang Antropolog Tinggal di Kawasan Kumuh Jakarta". Buku ini bisa dibilang semacam memoir dari sang penulis, Roanne, yang tinggal selama setahun di pinggiran kali Jakarta untuk meneliti bagaimana kondisi penduduk yang tinggal di sana. 

Buku ini diterjemahkan dengan sangat luwes dan enak untuk dibaca. Bukan tipikal tulisan yang berat, malah tergolong ringan dan bisa dibaca dengan cepat. Setiap cerita yang dituliskan oleh penulis memberikan sudut pandang baru untuk kita yang tidak tinggal di bantaran kali. Aku seperti melihat sisi lain dari dunia yang belum pernah terpikirkan olehku sebelumnya. Buku ini memperlihatkan bagaimana cara pandang orang-orang yang tinggal di sana yang masih sangat polos, bagaimana mereka saling bahu-membahu meski dalam kekurangan dan bagaimana cara mereka tetap bertahan hidup di tengah tempat tinggal yang rawan sekali terkena banjir. 

Menurutku ini salah satu buku yang bagus banget untuk menambah dan membuka sudut pandang baru dari sisi lain kehidupan di Jakarta, juga memberikan sudut pandang lain dari apa yang selama ini hanya kita lihat dari media massa.

Bisa dibaca di: (HANYA TERSEDIA VERSI FISIK) beli di Tokopedia Post Bookshop atau Marjin Kiri. 


  • Akhir Penjantanan Dunia


Buku bagus lainnya yang aku baca di bulan Februari adalah buku Akhir Penjantanan Dunia. Pertama aku mau bilang, sampulnya lucu banget!! Iya kan? kan? πŸ˜†πŸ€£. Anyway, buat teman-teman yang belum familiar dengan penulisnya, Ibu Ester Lianawati, beliau adalah seorang psikolog feminis yang sebelumnya menuliskan buku Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan. Kalau boleh dibilang, aku jauh lebih suka buku terbarunya ini yang berjudul Akhir Penjantanan Dunia karena kepenulisannya lebih ramah, nggak terlalu banyak teori. 

Buku ini membahas tentang akar budaya patriarki yang sekarang dianut oleh masyarakat dunia dan bagaimana budaya ini menimbulkan dampak yang cukup besar bagi perempuan dan juga laki-laki. Setiap contoh yang dijabarkan dalam buku ini sangat akrab di telinga kita karena diangkat dari kejadian-kejadian sehari-hari sehingga nggak jarang bikin geram dan kesal saat membacanya. Di dalam buku ini bukan cuma penjabaran mengenai kerugian yang berdampak pada perempuan dan laki-laki karena budaya patriarki, namun Ibu Ester juga memberikan solusi-solusi praktikal yang bisa kita lakukan untuk membentuk dunia yang lebih ramah bagi perempuan dan laki-laki.

Aku rekomendasiin banget buku ini untuk teman-teman yang ingin tahu dan suka dengan topik femisime dan aku rekomendasiin banget untuk teman-teman pria untuk juga membaca buku ini. 

Bisa dibaca di: (HANYA TERSEDIA VERSI FISIK) beli di Tokopedia Post Bookshop, Republik Fiksi, atau Mojok Store.

✨🧚🏻‍♀️✨

Sampailah kita di penghujung rekapan buku bulan Februari ini. Terima kasih bagi yang sudah membaca sampai sejauh ini! πŸ’—. Dari ketiga buku di atas, ada yang menarik perhatian teman-teman nggak? Apa buku yang paling menarik yang teman-teman baca di bulan Februari? Let me know ya! 

22 komentar

  1. Wahhh semoga mbk lia semakin konsisten membaca bukunya ya setiap bulan.

    Dari daftar buku yang dibaca saya sangat penasaran dengan Bukunya si antropolog. “Tempat terbaik di dunia” beliau memberi judul seperti itu dan membuat saya semaikn penasaran bagaimana sudut pandangnya kondisi masyarakat pinggiran kali.

    Untuk Buku Akhir Penjantanan Dunia, dari sampulnya saja sudah membuat mbk lia ketiwi-tiwi “Pertama aku mau bilang, sampulnya lucu banget!! Iya kan? kan? πŸ˜†πŸ€£”. Karena buku tersebut dari seorang pesikolog pastilah tak jauh-jauh dari pendidikan mental.

    Terima kasih mbk lia atas postingan kali ini. Bertambah lagi daftar target baca saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin. Terima kasih untuk semangatnya, Kak Nuhid 😊

      Buku antropolog tersebut memang menarik sekali! Recommended banget untuk dibaca. Kalau suatu hari nanti Kak Nuhid baca buku ini dan suka isinya, info ke aku yaa hahaha

      Hapus
    2. Siap nanti aku infokan. 🫑

      Hapus
  2. Februari jauh lebih baik daripada Januari untuk aku pribadi, kalo Januari cuma berhasil baca 2 buku, Februari ini berhasil baca 12 buku πŸŽ‰ emang sih di zona comfort zone semua tapi lumayan untuk membangun semangat baca lagi yang sempet kendor banget 🀣

    dari semua buku yang Lia sebutin paling penasaran yang Kokokan Mencari Arumbawangi, banyak banget yang kasih rating bagus jadi makin penasaran buat baca apalagi ini tipe buku yang heartwarming gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. HUAAA senang sekali aku dengarnya, Kak Tikaa! Congrats ya πŸ₯³ ayo bikin wrap-upnya di blog! Ditunggu yaπŸ˜†

      Bukunya heartwarming banget!! Dan diksinya bagus banget! Recommended sangaaat untuk dibaca hahaha. Ayo ayo baca jugaaa! Aku ingin tahu pendapat Kak Tika atas buku ini πŸ˜†

      Hapus
  3. Wah akhir perjantanan dunia adalah wishlist akuuu. Jadi fix mau beli deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Kak Mila!~ ayo ayo baca Akhir Penjantanan Dunia! Ini bagus bangett lhooo! Aku tunggu review dari Kak Mila yaa 😍

      Hapus
  4. Liii aku juga lagi banyak baca buku fisik, biar nggak makin tinggi tumpukannya, hahaha. Kemarin masih ada sebelas buku tapi malah beli lagi. xD Buku-buku digital yang aku baca akhir-akhir banyakan yang bergambar, karena lagi males banget baca buku digital yang tulisannya banyak, wkwk. Dari semua buku yang sudah kamu baca aku tertarik dengan Akhir Penjantanan Dunia. Patriarki tidak hanya merugikan perempuan tapi juga laki-laki gak sih sebenernya. xD Anyway, aku udah selesai baca Hai, Miiko! 35 nih tapi masih belum ada mood buat ngereview. xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Endah, kok kita bisa samaan sih? Jangan-jangan kita...jodoh? #gubraks
      Sama kali lah seperti diriku :( udah tinggal 6 buku lagi, eh malah beli baru lagi dan yang baru malah dibaca duluan πŸ˜‚
      Betul banget! Tanpa sadar sebenarnya laki-laki juga banyak dirugikan karena budaya patriarki ini. Kayaknya buku ini cocok untuk Kak Endah, apalagi Kakak juga suka baca buku-buku non-fiksi kan~
      HUAAAA GIMANA KESANNYA SETELAH BACA MIIKO 35?! Nggak apa kalau belum mood sekarang, aku akan menungggu review dari Kakak!! Nggak sabar ihhh nunggunya πŸ˜†

      Hapus
    2. kak Endah pinjem dong bukunya, buku fisikku dah pada abis nih makanya baca ebook melulu.

      Hapus
  5. Sepertinya yg warna pink menarik hati Lia..apalagi kalau ceritanya menjabarkan kehidupan sehari", seperti berkaca...ini loh...tapi moga"aja ga bikin saya jadi ngerasa kayak di perbudak budaya patriarki yang kadang laki"merasa lebih segalanya dari perempuan,jadi sok berkuasaπŸ˜πŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha tenang, Kak Henny, bukunya lebih menjabarkan masalah-masalah yang timbul akibat budaya patriarki saja, jadi nggak akan bikin seperti yang Kakak khawatirkan πŸ˜†

      Hapus
  6. Seperti biasa, setiap bulan bisa banyak lebih dari lima buku...hahahaha

    Kalau ditanya dari 3 buku yang dibahas mana yang menarik perhatian? Tentu saja Lia sudah tahu jawabannya. Yup, betul banget, aku bakal pilih buku yang kedua..hahahaa

    Aku bulan lalu lihat buku ini juga. Sedikit baca ulasannya dan bilang kalau buku ini bagus. Tapi emang belum dibeli.

    Kalau aku emang baca buku fisk Lii...ga pernah baca ebook dengan halaman yang banyak. Lebih nyaman baca buku fisik sih.
    Bulan februari aku menyelesaikan buku Gol A gong dan buku antologi berjudul storycation. Salah dua penulisnya dalah temanku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu karena mood baca lagi bagus, Kak wkwk. Bulan ini kayaknya nggak sampai 5 buku karena moodnya lagi drop πŸ˜‚

      Buku kedua kayaknya cocok banget untuk Kak Rivai! Nanti kalau udah baca, ditunggu reviewnya~

      Setuju sih, Kak. Buku fisik memang lebih nyaman dan ramah juga untuk mata. Kalau di atas 400 hal aku juga lebih sreg baca buku fisiknya. Tapi ebook enak juga karena bisa dibaca sambil rebahan 🀣
      Keren sekali teman-teman Kak Rivai menerbitkan buku! Semoga laris manis bukunyaa ya πŸ˜†

      Hapus
  7. penasaran sama buku Kokokan mencari Arumbawangi, judulnya bagusss.
    Dari reviewnya Lia, emang pas kalau baca buku Arumbawangi ini kalau pas nyantai gitu ya
    nggak terlalu berat juga temanya, ada lucunya, ada sedihnya. Bikin penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya bagus dan isinya nggak kalah bagus lho, Kak Inun! :D
      Kalau nanti udah cobain, let me know your opinion about that ya!

      Hapus
  8. wah, buku yang judulnya Tempat Terbaik di Dunia kayanya menarik bangettt. seneng nemu blog yang isinya ulasan soal buku xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Kak Lina! Salam kenal dan terima kasih udah berkunjung ke sini πŸ’–πŸ’–πŸ’–
      Tempat Terbaik di Dunia menarik banget! Dari judulnya aja udah bikin penasaran kan? 🀣 Isinya bagus pulaaa, menawarkan sudut pandang baru, worth to try pokoknyaa πŸ™ˆ

      Hapus
  9. Liii kangen BW di sini nih maap baru datang lagi.
    Rajin bner ngerekap daftar bacaan.
    Dulu pernah bikin list kek gini juga tapi tapii jaman dulu banget pas ngeblog di multiply.

    Kalo ga ada list gini atau akun goodreads emang lupa ya jadinya pernah baca apa.

    sudah kuduga buku yg pink bisa dibeli di Mojok store. Uhuk, aku jamaah Mojokiyah soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak Vina, kangen lihat Kak Vina di kolom komentar πŸ™ˆ
      Hahaha rajinnya angot-angotan nih. Buktinya sekarang aku belum rekap lagi untuk bulan Maret πŸ˜‚
      Benar sekali! Makanya aku suka buat rekapan seperti ini baik di Goodreads atau notes di hp, biar ingat udah pernah baca buku apa aja dan jadi gampang kalau mau rekomendasiin buku ke orang (meskipun jarang rekomendasiin sih πŸ˜‚)

      Wahhh, rupanya Kak Vina member Mojokclub nih πŸ™ˆ. Buku Mojok bagus-bagus sih, Kak. Aku suka deh yang genrenya serupa di atas. Buku fiksinya juga bagus-bagus sih dan harganya ramah di kantong hahaha

      Hapus
  10. saya kalau baca buku digital itu kayak puyeng, mending baca fisik sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak apa kalau lebih cocok baca buku fisik, Kak :D
      Kadang saya kalau udah kelamaan baca digital juga pusing, jadi hal tsb normal adanya hahaha.

      Hapus

Words of The Dreamer. Theme by STS.
My Melody Is Cute