Sabtu, 29 Agustus 2020



Haiii! Lia lagi di sini. Semoga teman-teman nggak bosan lihat aku yang nongol terus di Reading List Blog kalian ya 😝.
Maklum, mood lagi bagus dan ada aja yang ingin ditulis. Jadi, lebih baik aku tulis aja semua sebelum nanti lupa dan mood hilang 🀣.

Jumat, 28 Agustus 2020


 

Kalau dikatakan aku sangat suka membaca buku, lalu apakah ada buku-buku yang mampu mengubah hidupku hingga seperti sekarang? 
Tentu aja ada dong! 
 
Dan, sepertinya semua orang yang gemar membaca buku pasti mempunyai satu atau dua buku yang menurutnya sangat berdampak hingga mengubah hidupnya seperti hidup yang sekarang ini.

Kamis, 27 Agustus 2020




Hari ini, tiba-tiba teringat akan perjalananku dalam dunia blogging, yang ternyata kalau di-flashback, sebenarnya keberadaanku udah cukup lama di dunia blogging ini. 
 

Selasa, 25 Agustus 2020

 Akhirnya.. Oh.. Akhirnya.. 

Bisa pergi keluar dari sarang dan menghirup udara segar.. 

Adalah salah satu hal yang sudah lama aku nantikan.

 

Jumat, 21 Agustus 2020



Sebagai seseorang yang tidak minum kopi, aku suka bingung harus pesan apa ketika sedang berkunjung ke coffee shop 😭.

 

Selasa, 18 Agustus 2020



Jumat, 14 Agustus 2020



Picture from Canva.

Setelah mendapat dukungan yang manis dari teman-teman di tulisan "Currently on August", aku jadi mempunyai semangat baru untuk menulis suatu hal yang menyenangkan (Ο‹)/♩ 

Terima kasih atas semangat yang diberikan! Teman-teman di dunia blog ini sungguh berharga untukku. Aku bersyukur bertemu kalian! πŸ’›


Rabu, 12 Agustus 2020



Sabtu, 08 Agustus 2020




Aku ingat sekali waktu aku berumur 2 tahun, saat mamaku sedang proses lahiran adikku yang pertama, aku dititipkan di rumah salah satu saudaraku yang lokasinya lumayan jauh dari kota.

Saat aku menginap di rumah saudaraku itu, terjadi lah sesuatu yang membuatku trauma ΰ²₯‿ΰ²₯

Ketika malam hari, saat itu jadwalnya untuk makan jus buah. Karena di rumahku sendiri, aku lebih sering makan buah jeruk, pisang, apel, maka saat harus minum jus buah di rumah tanteku, aku nggak ingin ikutan karena jus yang harus dimakan saat itu adalah jus pepaya ΰ²₯‿ΰ²₯ yang dimana belum pernah aku coba pada saat itu.

Karena aku nggak mau minum jus itu, tanteku memaksa aku untuk minum, sampai aku dipaksa dengan cara dicekokin, yang dipegang mulutnya terus dipaksa masuk itu jus 😭 benar-benar dipaksa sampai aku terpaksa menelan jus-nya sambil nangis-nangis berontak, dan saat itu sedang hujan gledek juga, jadi semakin menambah horror kejadian itu 😭 mana rumahnya jauh dari rumahku, nggak bisa kabur lah aku πŸ˜‚.

Keesokan hari saat papaku datang menjemput, aku langsung ngibrit cepat-cepat naik ke mobil, sampai membuat papaku kaget karena aku minta ingin pulang saat itu juga πŸ˜‚ papaku sampai tanya "kenapa? Ada apa?" Tapi kelanjutan kisahnya aku udah lupa, hanya sepenggal kejadian itu saja yang aku ingat.

Ternyata, kejadian malam itu mengubah hidupku. Aku sampai saat ini, masih belum bisa bersentuhan dengan pepaya, bersentuhan aja nggak mau, apalagi makan atau minum jus buah pepaya πŸ˜…

Selain karena buahnya bau (siapa yang setuju kalau buah pepaya bau?) πŸ˜‚ Dan, memori traumatis itu selalu muncul saat aku melihat buah pepaya. Meskipun bukan trauma yang sampai membuat phobia, tapi kejadian mencekam malam itu masih teringat betul di pikiranku (。οΎ‰Ο‰\。)

Saat ini, kalau dipikir kembali, niat tanteku saat itu baik, tante ingin aku bisa makan banyak varian makanan dan mungkin takut aku kelaparan atau sakit. Tapi, di mataku yang masih berusia 2 tahun itu, tanteku jahat, kayak nenek sihir karena memaksa aku makan makanan yang aku nggak ingin makan (┛✧Π”✧))┛彑┻━┻

Bahkan setelah lepas kejadian itu, aku masih takut bertemu dengan tanteku dan menganggap tanteku galak, walaupun aku sering menginap di rumahnya πŸ˜…

Well, karena perkembangan zaman juga, sepertinya kejadian mencekoki anak makan ini sudah tidak lazim dilakukan pada masa kini ya? Karena sedikit banyak, kejadian memaksa anak makan dengan cara seperti tanteku itu—walaupun dulu terbilang lazim dilakukan, meninggalkan trauma emosional dalam diri anak.

Dan sejujurnya, aku pun masih belum tahu nanti kalau aku punya anak, bagaimana sikap yang benar untuk menghadapi anak yang tidak mau makan suatu makanan. Apakah harus dibiarkan? Dicoba pelan-pelan setiap hari? Atau langsung dipaksa makan dengan embel-embel hadiah? πŸ˜‚

Semoga kelak ketika aku dan teman-teman menjadi orangtua, kita bisa bertindak lebih hati-hati agar tidak meninggalkan trauma dalam diri anak, ya.


Adakah yang pernah mengalami trauma masa kecil yang terbawa hingga sekarang? 


The dreamer.

Selasa, 04 Agustus 2020

Photo by Dids from Pexels


Kemarin temanku bertanya "apa makanan yang pernah kamu makan dan paling berkesan sampai saat ini?" Wow, pertanyaan yang sungguh menarik dan sukses membuat otak jadi berpikir dan memutar ulang sebanyak mungkin makanan-makanan yang pernah aku makan selama ini 🀣
Words of The Dreamer. Theme by STS.